Claim Missing Document
Check
Articles

Found 2 Documents
Search

Pelatihan Kitab Ala La Tanalul ‘Ilma illa bi Sittatin bagi Santri-Santri di Pondok Pesantren Darul Hasanain Grogolan Umbulmartani Ngemplak Sleman Yogyakarta Ahmad Sirfi Fatoni Fatoni; Rahmat Rizal; Muhammad Jamil; Muhammad Rifai; Izza Khumayya
MAMMIRI: JURNAL PENGABDIAN MASYARAKAT Vol. 3 No. 2 (2026): Juni 2026
Publisher : Education and Talent Development Center Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.51574/mammiri.v3i2.5176

Abstract

Program pengabdian ini dilatar belakangi oleh kemampuan dan wawasan santri-santri di Pondok Pesantren Darul Hasanain, Grogolan, Umbulmartani, Ngemplak, Sleman, Yogyakarta terkait pemahaman dan implementasi ilmu akhlak yang masih awam, khususnya di kelas Ula. Penanaman akhlak harus dilakukan secara gradual dan konsisten. Banyak anak yang tahu perbuatan itu baik, tetapi masih sulit untuk melakukannya. Demikian juga sebaliknya, mereka sudah tahu perbuatan itu buruk, akan tetapi masih dilakukan dengan mengedepankan hawa nafsu. Dari fenomena itulah, pengabdi tertarik untuk mengadakan program pengabdian dengan memanfaatkan kitab Ala La Tanalul ‘Ilma illa bi Sittatin sebagai rujukan utama. Adapun metode pengabdian yang digunakan meliputi 2 tahap yaitu: Tahap Persiapan dan Tahap Pelaksanaan. Dalam tahap persiapan mencakup beberapa hal diantaranya: Persiapan proposal pengabdian, Persiapan bahan ajar, dan Persiapan sarana dan prasarana pelatihan. Adapun pada tahap pelaksanaan meliputi: Tahap pengenalan awal terkait program dan aturannya, Tahap Permulaan dalam pelatihan, Tahap evaluasi, dan Tahap pendampingan. Adapun hasil pengabdian dari program ini ialah adanya peningkatan kemampuan dan wawasan para santri pondok pesantren Darul Hasanain, dari nilai rata-rata yang dicapai sebelumnya yaitu 78,08 pada saat pre-test, lalu pada saat post-test nilai rata-rata mereka berubah menjadi 96,08. Harapan dari program ini ialah semoga akhlak para santri di ponpes tersebut semakin baik dan tetap mempertahankan akhlak yang baik sepanjang hayat.
Penguatan Pendidikan Karakter Melalui Pelatihan Kitab Al-Akhlak Li Al-Banin Juz I Bagi Para Santri Di Pondok Pesantren Ahmad Sirfi Fatoni Fatoni; Rahmat Rizal; Achmad Romadin; Muhammad Jamil; Muhammad Rifai
LITERA ABDI: Jurnal Pengabdian Masyarakat Vol. 3 No. 2 (2026): LITERA ABDI: Jurnal Pengabdian Masyarakat
Publisher : PT. Mediatama Zayna Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.59734/lajpm.v3i2.342

Abstract

This community service programme was prompted by the situation faced by students at the Darul Hasanain Islamic Boarding School in Grogolan, Umbulmartani, Ngemplak, Sleman, Yogyakarta, regarding their limited understanding of ethics, particularly among those in the Ula class. The cultivation of ethical values must be carried out gradually and consistently. Most of them still find it difficult to read Arabic texts and interpret them using Javanese. It is this situation that prompted the volunteers to organise a community service programme, utilising the book “Al-Akhlak li Al-Banin Juz I” by Syekh Umar bin Ahmad Barja’ as the primary reference. The community service method employed comprises two stages: the Preparation Stage and the Implementation Stage. The preparation stage covers several aspects, including: preparation of the community service proposal, preparation of materials, and preparation of training facilities and infrastructure. The implementation stage comprises: an initial introduction to the programme and its rules, the commencement of training, the evaluation stage, and the mentoring stage. The findings indicate that the training on the book “Al-Akhlāq li al-Banīn” Volume I for the students at the Darul Hasanain Islamic boarding school has successfully made a significant contribution to enhancing the students’ skills and knowledge regarding the ethics covered in the book. This is evidenced by the students’ pre-test scores, which initially averaged 67,16; following the post-test, their average score rose to 95,75. Another improvement relates to their behaviour and conduct, which have shown a marked improvement following the delivery of this community service programme.