Claim Missing Document
Check
Articles

Found 5 Documents
Search

ANALISIS ICOR TERHADAP KEBUTUHAN INVESTASI SEKTOR PERDAGANGAN, HOTEL, DAN RESTORAN DI PROVINSI NUSA TENGGARA BARAT Didi Suwardi; Fitria Permata Cita; Rozzy Aprirachman
Jurnal Ekonomi dan Bisnis Indonesia Vol 11 No 1 (2026): JURNAL EKONOMI DAN BISNIS INDONESIA
Publisher : Fakultas Ekonomi dan Bisnis, Universitas Teknologi Sumbawa

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

This study aims to analyze the investment requirements in the trade, hotel, and restaurant sector to support economic growth in the Province of West Nusa Tenggara (NTB) during 2009–2013. The trade, hotel, and restaurant sector is considered one of the strategic sectors contributing significantly to the Gross Regional Domestic Product (GRDP) of NTB Province and playing an important role in employment absorption and regional economic development. Therefore, appropriate investment planning is required to support regional economic growth targets. This research employs a descriptive research design with a quantitative approach. The data used are secondary data consisting of GRDP data of the trade, hotel, and restaurant sector, economic growth rates, and investment data of Domestic Investment (PMDN) and Foreign Investment (PMA) in NTB Province from 2004 to 2008. The analytical method used in this study is the Incremental Capital Output Ratio (ICOR) method to calculate the investment requirements needed to achieve the economic growth targets in the trade, hotel, and restaurant sector during 2009–2013. The results indicate that the trade, hotel, and restaurant sector plays an important role in the formation of the GRDP of NTB Province. The ICOR value obtained shows that investment requirements in this sector continue to increase along with the economic growth targets established by the regional government. Therefore, effective and efficient investment enhancement is highly needed to support regional economic growth and improve public welfare.
Analisis Pengaruh Investasi Asing Langsung (FDI), Investasi Dalam Negeri dan Tenaga Kerja Terhadap Pertumbuhan Ekonomi Indonesia Jesi Ayulia Putri; Fitria Permata Cita
Jejak digital: Jurnal Ilmiah Multidisiplin Vol. 2 No. 4 (2026): JUNI-JULI
Publisher : INDO PUBLISHING

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.63822/2kfs8e83

Abstract

This study aims to analyze the influence of foreign direct investment (FDI), domestic investment (PMDN), and labor on Indonesia's economic growth. This study uses secondary data sourced from the Indonesian Central Bureau of Statistics (BPS) for 2024. The research method used is a quantitative approach with cross-sectional data regression analysis. To obtain more reliable estimation results and address potential violations of classical assumptions, this study uses the robust standard error method. The results show that, partially, foreign direct investment (FDI) has a positive and significant effect on economic growth, while domestic investment (PMDN) has a significant negative effect. Meanwhile, the labor variable has no significant effect on economic growth. However, simultaneously, the variables FDI, PMDN, and labor are proven to have a significant effect on Indonesia's economic growth. These findings indicate that investment plays a crucial role in driving economic growth, while the labor force requires quality improvement to optimize its contribution.
Pengaruh Pertumbuhan Ekonomi, Partisipasi Tenaga Kerja Dan Pengangguran Terhadap Tingkat Kemiskinan Di Provinsi NTB Periode 2022-2024 Agistha Fadillah; Fitria Permata Cita
Jurnal Ilmu Sosial dan Humaniora Vol. 2 No. 1 (2026): JANUARI-MARET
Publisher : Indo Publishing

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.63822/0nshpx94

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis pengaruh pertumbuhan ekonomi, partisipasi tenaga kerja, dan tingkat pengangguran terhadap tingkat kemiskinan di Provinsi Nusa Tenggara Barat (NTB) selama periode 2022–2024. Penelitian ini menggunakan pendekatan kuantitatif dengan metode regresi data panel yang mencakup sepuluh kabupaten/kota di Provinsi NTB. Data yang digunakan merupakan data sekunder yang diperoleh dari Badan Pusat Statistik (BPS) Provinsi Nusa Tenggara Barat, meliputi data pertumbuhan ekonomi yang diukur melalui Produk Domestik Regional Bruto (PDRB) atas dasar harga konstan, tingkat partisipasi angkatan kerja (TPAK), tingkat pengangguran terbuka (TPT), serta tingkat kemiskinan. Pemilihan model regresi data panel dilakukan melalui uji Chow, uji Hausman, dan uji Lagrange Multiplier. Hasil penelitian menunjukkan bahwa secara parsial pertumbuhan ekonomi dan partisipasi tenaga kerja tidak berpengaruh signifikan terhadap tingkat kemiskinan di Provinsi NTB, sedangkan tingkat pengangguran terbuka berpengaruh positif dan signifikan terhadap tingkat kemiskinan. Namun demikian, secara simultan pertumbuhan ekonomi, partisipasi tenaga kerja, dan tingkat pengangguran terbuka berpengaruh signifikan terhadap tingkat kemiskinan. Temuan ini mengindikasikan bahwa peningkatan pertumbuhan ekonomi dan partisipasi tenaga kerja belum sepenuhnya mampu menurunkan kemiskinan apabila tidak diikuti dengan penyerapan tenaga kerja yang optimal dan penciptaan lapangan kerja yang berkualitas. Oleh karena itu, diperlukan kebijakan pembangunan yang terintegrasi, berorientasi pada penciptaan lapangan kerja, peningkatan kualitas sumber daya manusia, serta pemerataan hasil pembangunan guna menurunkan tingkat kemiskinan di Provinsi Nusa Tenggara Barat secara berkelanjutan.
Analisis Strategis Pengembangan Parawisata Samawa Seaside Sebagai Penggerak Ekonomi Lokal Menggunakan Quantitative Strategic Planning Matrix (QSPM) Di Kabupaten Sumbawa Fanny Fanny; Fitria Permata Cita
Ekopedia: Jurnal Ilmiah Ekonomi Vol. 2 No. 1 (2026): JANUARI-MARET
Publisher : Indo Publishing

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.63822/10sr3g43

Abstract

Pariwisata merupakan sektor strategis yang berperan penting dalam mendorong pertumbuhan ekonomi, peningkatan pendapatan masyarakat, dan perluasan lapangan kerja. Samawa Seaside di Kabupaten Sumbawa memiliki potensi wisata bahari yang besar, namun pengembangannya masih menghadapi berbagai kendala seperti keterbatasan infrastruktur, promosi digital yang belum optimal, serta kelembagaan pengelolaan yang belum terstruktur dengan baik. Penelitian ini bertujuan untuk merumuskan strategi pengembangan pariwisata Samawa Seaside menggunakan metode Quantitative Strategic Planning Matrix (QSPM) sebagai dasar dalam menentukan strategi prioritas yang paling efektif. Penelitian ini menggunakan pendekatan kuantitatif melalui penyebaran kuesioner kepada 100 responden yang terdiri atas wisatawan, pengelola, dan Dinas parawista. Analisis data dilakukan melalui Matriks IFE, EFE, SWOT, dan QSPM untuk mengidentifikasi kekuatan, kelemahan, peluang, dan ancaman serta menentukan strategi dengan tingkat daya tarik tertinggi. Hasil analisis menunjukkan bahwa nilai total IFE sebesar 3,66 dan EFE sebesar 3,87, yang menempatkan Samawa Seaside pada Kuadran I (growth and development). Berdasarkan hasil perhitungan QSPM, diperoleh tiga strategi prioritas utama, yaitu strategi SO1, strategi SO2, dan strategi ST1, yang masing-masing memiliki nilai Total Attractiveness Score (TAS) tertinggi sebesar 0,93. Strategi tersebut direkomendasikan sebagai dasar pengembangan pariwisata Samawa Seaside secara berkelanjutan dalam rangka meningkatkan daya tarik destinasi dan kontribusinya terhadap ekonomi lokal.
Analisis Faktor-Faktor Yang Mempengaruhi Pendapatan Nelayan Di Daerah Pesisir (Studi Kasus Pulau Bungin) Fiki Alfadani; Fitria Permata Cita
Jejak digital: Jurnal Ilmiah Multidisiplin Vol. 2 No. 1 (2026): JANUARI
Publisher : INDO PUBLISHING

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.63822/6zz37t14

Abstract

nelayan di Desa Pulau Bungin, Kecamatan Alas, Kabupaten Sumbawa. Variabel independen yang diteliti meliputi biaya operasional, jam kerja melaut, dan modernisasi alat tangkap, sedangkan variabel dependen adalah pendapatan nelayan. Penelitian ini menggunakan pendekatan kuantitatif dengan metode asosiatif. Data diperoleh melalui penyebaran kuesioner kepada 90 nelayan yang dipilih menggunakan teknik sampling Slovin. Analisis data dilakukan dengan regresi linier berganda, disertai uji asumsi klasik, uji parsial (uji t), uji simultan (uji F), dan uji koefisien determinasi. Hasil penelitian menunjukkan bahwa secara parsial biaya operasional berpengaruh negatif dan signifikan terhadap pendapatan nelayan, yang mengindikasikan bahwa semakin tinggi biaya yang dikeluarkan, maka pendapatan bersih nelayan cenderung menurun. Sementara itu, jam kerja melaut dan modernisasi alat tangkap berpengaruh positif dan signifikan terhadap pendapatan nelayan, yang berarti peningkatan intensitas kerja serta penggunaan alat tangkap yang lebih modern mampu meningkatkan hasil dan pendapatan nelayan. Secara simultan, biaya operasional, jam kerja melaut, dan modernisasi alat tangkap berpengaruh signifikan terhadap pendapatan nelayan di Pulau Bungin. Penelitian ini diharapkan dapat memberikan kontribusi dalam pengembangan kajian ekonomi perikanan serta menjadi bahan pertimbangan bagi pemerintah daerah dan pemangku kepentingan dalam merumuskan kebijakan pemberdayaan nelayan yang berorientasi pada peningkatan pendapatan dan kesejahteraan masyarakat pesisir secara berkelanjutan.