Claim Missing Document
Check
Articles

Found 3 Documents
Search

POTENSI EKONOMI PENGOLAHAN SAMPAH ORGANIK MENJADI POC EM4 DAN ECO ENZYME BERBASIS EKONOMI SYARIAH Arora Yuliani; Rifati Rifati; Uswatun Hasanah
KENDALI: Economics and Social Humanities Vol. 4 No. 3 (2026): KENDALI: Economics and Social Sciences Humanities, Maret 2026
Publisher : ASIAN PUBLISHER

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.58738/kendali.v4i3.1437

Abstract

Permasalahan sampah organik di Indonesia terus meningkat seiring dengan pertumbuhan penduduk dan aktivitas konsumsi masyarakat. Sampah organik yang tidak dikelola secara optimal tidak hanya menimbulkan pencemaran lingkungan, tetapi juga menghilangkan potensi nilai ekonomi yang dapat dimanfaatkan. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis potensi ekonomi pengolahan sampah organik menjadi pupuk organik cair (POC) berbasis EM4 dan Eco Enzyme dalam perspektif ekonomi syariah. Metode yang digunakan adalah pendekatan kualitatif deskriptif dengan studi literatur dan analisis empiris sederhana berbasis simulasi usaha. Hasil penelitian menunjukkan bahwa pengolahan sampah organik dengan EM4 mampu menghasilkan POC berkualitas dalam waktu relatif singkat, sedangkan Eco Enzyme memiliki nilai tambah sebagai produk multifungsi yang dapat digunakan sebagai pupuk, pembersih alami, dan bioaktivator. Dari sisi ekonomi, usaha ini memiliki biaya produksi rendah dengan potensi margin keuntungan yang cukup tinggi. Dalam perspektif ekonomi syariah, kegiatan ini mencerminkan prinsip maslahah, keberlanjutan, dan keadilan ekonomi serta bebas dari unsur riba, gharar, dan maisir. Penelitian ini menyimpulkan bahwa pengolahan sampah organik menjadi POC dan Eco Enzyme berpotensi besar sebagai model usaha berbasis ekonomi sirkular yang sejalan dengan prinsip ekonomi syariah dan pemberdayaan masyarakat.
Pemberdayaan Ekonomi Masyarakat Melalui Pendampingan Pengembangan Produk Unggulan Bank Sampah Hidayah Kota Bengkulu Putri Maryani; Fadilah Nurul Fauziah; Dimaz Agung Bhagaskara; Arora Yuliani; Rael Mayunja; Arya Gunawan; Rifati; Triana Dian Permata; Muthi’ ‘Adilah Bahril; Yulia Suparti
PUBLICA: Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat Vol. 4 No. 2 (2026): PUBLICA: Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat, April 2026
Publisher : ASIAN PUBLISHER

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.58738/publica.v4i2.98

Abstract

Pemberdayaan ekonomi masyarakat merupakan salah satu strategi pembangunan yang bertujuan meningkatkan kesejahteraan masyarakat melalui penguatan kapasitas, keterampilan, dan pemanfaatan potensi lokal secara optimal. Bank Sampah Hidayah Kota Bengkulu merupakan lembaga berbasis masyarakat yang tidak hanya berfokus pada pengelolaan sampah, tetapi juga mengembangkan berbagai produk unggulan berbasis ekonomi sirkular dan sumber daya lokal. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis pelaksanaan pendampingan pengembangan produk unggulan serta dampaknya terhadap pemberdayaan ekonomi masyarakat di Bank Sampah Hidayah Kota Bengkulu. Metode penelitian yang digunakan adalah deskriptif kualitatif dengan teknik pengumpulan data melalui observasi, wawancara, dokumentasi, dan partisipasi langsung dalam kegiatan pendampingan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa pendampingan mampu meningkatkan kemampuan masyarakat dalam mengolah sampah organik menjadi eco enzyme, EM4, pupuk organik cair, dan pupuk perangsang buah, serta mengolah sampah anorganik menjadi berbagai produk kerajinan seperti keranjang dan tempat penyimpanan gelas air mineral. Selain itu, Bank Sampah Hidayah juga berhasil mengembangkan berbagai produk unggulan berbasis pangan dan herbal seperti madu trigona, jahe merah, kunyit hitam, kunyit putih, serai, minyak sacha inchi, Virgin Coconut Oil (VCO), kacang sacha inchi, beras organik, sirup markisa, minyak sumber waras, kerupuk tulang tenggiri, dan tepung ganyong. Program pendampingan tidak hanya meningkatkan kualitas produk, tetapi juga memperkuat aspek pengemasan, pelabelan, dan pemasaran digital. Temuan penelitian menunjukkan bahwa pengembangan produk unggulan berbasis ekonomi sirkular mampu menciptakan nilai tambah ekonomi, membuka peluang usaha baru, meningkatkan pendapatan masyarakat, serta mendukung keberlanjutan lingkungan.
Inovasi Produk dan Pemberdayaan Masyarakat sebagai Strategi Pengembangan Kewirausahaan Umkm Berbasis Lingkungan (Studi pada Bank Sampah Hidayah Kota Bengkulu) Putri Maryani; Fadilah Nurul Fauziah; Arora Yuliani; Triana Dian Permata; Dimaz Agung Bhagaskara; Muhammad Zaki Rael Mayunja; Arya Gunawan; Ripati Ripati
RIGGS: Journal of Artificial Intelligence and Digital Business Vol. 5 No. 2 (2026): Mei-Juli
Publisher : Prodi Bisnis Digital Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/riggs.v5i2.10809

Abstract

Kewirausahaan merupakan salah satu faktor penting dalam meningkatkan kesejahteraan masyarakat melalui pengembangan usaha yang kreatif, inovatif, dan berkelanjutan. Permasalahan sampah yang terus meningkat di Indonesia mendorong munculnya model kewirausahaan berbasis lingkungan yang memadukan pengelolaan sampah dengan penciptaan nilai ekonomi bagi masyarakat sekitar. Salah satu bentuk penerapan kewirausahaan berbasis masyarakat dapat ditemukan pada Bank Sampah Hidayah yang tidak hanya berfokus pada pengelolaan sampah, tetapi juga mengembangkan berbagai produk yang memiliki nilai ekonomi. Artikel ini bertujuan untuk menganalisis secara mendalam peran inovasi produk dan pemberdayaan masyarakat dalam pengembangan kewirausahaan UMKM berbasis lingkungan, serta mengidentifikasi tantangan dan peluang yang dihadapi dalam proses pengembangannya. Metode yang digunakan adalah observasi, wawancara, dan dokumentasi selama pelaksanaan Kuliah Kerja Nyata Tematik (KKNT) dengan pendekatan deskriptif kualitatif. Hasil pengamatan menunjukkan bahwa Bank Sampah Hidayah berhasil mengembangkan berbagai produk seperti pupuk organik cair, pupuk perangsang buah, EM4, Eco Enzyme, sirup markisa, serbuk jahe, serbuk kunyit, bawang hitam, dan kerupuk tulang tenggiri. Selain itu, keterlibatan masyarakat, dukungan lembaga pembina, dan pendampingan mahasiswa KKNT turut berkontribusi dalam meningkatkan kapasitas usaha kelompok, termasuk melalui digitalisasi transaksi dan penguatan label produk. Inovasi produk dan pemberdayaan masyarakat terbukti menjadi strategi yang efektif dalam menciptakan nilai tambah ekonomi sekaligus mendukung keberlanjutan lingkungan bagi generasi mendatang.