Claim Missing Document
Check
Articles

Found 2 Documents
Search

Correlation between Obesity and Pregnancy Outcomes, Miscarriage, and Mode of Delivery Nurinasari, Hafi; Fathimatuzzahrah, Hanifah; Pradipta, Ghazy Wira; Octaviany, Frisca Fadhilah; Anggraeni, Asih; -, Soetrisno
Smart Medical Journal Vol 7, No 1 (2024): April
Publisher : Faculty of Medicine Universitas Sebelas Maret

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.13057/smj.v7i1.85856

Abstract

Introduction: The obesity pandemic is a source of problems in both developed countries. The obesity is associated with complications before and during pregnancy and even infant death. The study aims to find out the issue of obesity among women of reproductive age, particularly concerning its impact on maternal and fetal outcomes during pregnancy.Methods: This is a cross-sectional observational study using secondary data with medical records taken at Sebelas Maret University Hospital (UNS Hospital). Subjects were obese pregnant women who gave birth at UNS Hospital. Data from 284 single births were added maternal parameters, obstetric parameters, and newborn parameters were taken and then analyzed univariately, and bivariate analysis was carried out using the Kruskall-Wallis test and the Spearman test for comparison and correlation of each variable.Results: This study finds lower incidences of postdate pregnancy and instrumental deliveries among obese mothers, but a higher rate of emergency cesarean sections. Newborn anthropometric measurements increase with maternal BMI, indicating a direct association between maternal obesity and newborn health (p = 0.001), while APGAR scores show no significant differences among maternal BMI groups. The findings underscore the importance of addressing maternal obesity to improve both maternal and newborn health outcomes.Conclusion: The research indicates a correlation between maternal BMI, maternal obstetric characteristics, newborn anthropometric measurements, and APGAR scores. This suggests that interventions aimed at promoting healthy maternal BMI, beginning before conception, continuing throughout pregnancy, and extending into the post-pregnancy period, could potentially improve newborn health outcomes and give long-term health benefits.
Pengaruh Pemberian Edukasi Mengenai Persiapan Menghadapi Menopause di RS Universitas Sebelas Maret Nurinasari, Hafi; Anggraeni, Asih; Wisdayanti, Syah Rini; Rahmi, Elita; -, Soetrisno
Smart Society Empowerment Journal Vol 4, No 1 (2024): Maret
Publisher : Faculty of Medicine, Universitas Sebelas Maret

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.20961/ssej.v4i1.80689

Abstract

Pendahuluan: Kesehatan reproduksi merupakan aset penting dan berharga yang harus dijaga di era globalisasi termasuk kesehatan pada usia lanjut (lansia) diantaranya menopause. Menopause adalah berakhirnya siklus menstruasi secara alami terjadi pada wanita usia 45 hingga 55 tahun dan tidak mengalami menstruasi lagi minimal 12 bulan. Program kesehatan terkait dengan menopause belum mendapatkan perhatian khusus. Rumah Sakit Universitas Sebelas Maret mengapresiasi hari Menopause Dunia dengan mengadakan pengabdian masyarakat berupa penyuluhan kesehatan mengenai menopause untuk pasien yang datang saat kontrol ke RS dan bertujuan untuk meningkatkan pengetahuan mengenai menopause, gejala yang terjadi dan bagaimana supaya wanita tetap aktif dan produktif menjelang menopause.Metode: Rancangan penelitian berupa penyuluhan dan edukasi mengenai menopause dan bagaimana supaya tetap produktif menjelang dan saat menopause, diberikan secara tatap muka dengan media bantu berupa Power Point dengan sebelum dan sesudahnya diberikan pre dan post-test. Lokasi penelitian di ruang tunggu lantai 2 poliklinik Rumah Sakit UNS. Metode analisis data dinilai adanya peningkatan nilai pre-test ke post-test secara signifikan (p<0,05) diukur dengan menggunakan uji statistik t-berpasangan.Hasil dan pembahasan: Penyuluhan diikuti oleh 27 peserta. Tingkat pengetahuan peserta pre-test rata-rata 43,33 sedangkan post-test didapatkan 77,03 sehingga terdapat peningkatan nilai yang bermakna sebesar 33,70 (18,00) dengan nilai p < 0,001.Kesimpulan: Kegiatan penyuluhan dirasakan berhasil dalam upaya meningkatkan pengetahuan wanita saat menghadapi gejala menjelang dan saat menopause dengan adanya perubahan tingkat pengetahuan diukur melalui pre dan post-test sebesar 33,70 (18,00) dengan nilai p sebesar < 0,001.Kata Kunci: menopause; edukasi; persiapan.