Claim Missing Document
Check
Articles

Found 2 Documents
Search

THE CORRELATION BETWEEN IgM/IgG DENGUE SEROLOGICAL TEST AND THROMBOCYTE HEMATOCRIT COUNT ON DHF PEDIATRIC PATIENTS AT UNS HOSPITAL Maulani, Utiya Nabila; Hanafi, Muchtar; Mashuri, Yusuf Ari; Kamenyangan Sari, Maria Galuh
Placentum: Jurnal Ilmiah Kesehatan dan Aplikasinya Vol 11, No 2 (2023): August
Publisher : Program Studi Kebidanan Fakultas Kedokteran Universitas Sebelas Maret

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.20961/placentum.v11i2.66559

Abstract

Background: Dengue hemorrhagic fever (DHF) is an infectious disease transmitted by the Aedes aegepty mosquito and mostly occurs during the rainy season. This disease can affect all age groups but the occurrence was quite high in children. Supporting examinations and complete blood counts are required to establish the diagnosis of DHF. This study aims to determine the correlation between the results of IgM/IgG dengue serological test and thrombocyte hematocrit count.Methods: This cross-sectional study was conducted in the UNS Hospital from November to December 2020 and obtained 134 samples that match the inclusion and exclusion criteria. Secondary data were obtained from the medical records of DHF child patients who met the criteria of inclusion and exclusion. Thrombocyte and hematocrit counts were analyzed using chi-square test and Fisher exact test.Result: This study showed no significant correlation between the serologic test of IgM/IgG dengue and thrombocyte with a value p = 0.451 (p>0.05). There was also no significant correlation between the serologic test of IgM/IgG dengue and hematocrit (p= 0156, p>0.05) on DHF pediatric patients at UNS Hospital.Conclusion: Thus the serologic test of IgM/IgG of dengue had no correlation with thrombocyte and hematocrit count on DHF pediatric patients at UNS Hospital.
Pelatihan Manajemen Stunting pada Anak Baduta dan Peranan Pangan Kebutuhan Medis Khusus (PKMK) bagi Perawat Kamenyangan Sari, Maria Galuh; Indriani, Astri Tantri; Landiasari, Debby Andina; Dyanneza, Frieska; Novitasari, Ririn Kartika; Kadafi, Muamar; Riyansari, Septina
SEMAR (Jurnal Ilmu Pengetahuan, Teknologi, dan Seni bagi Masyarakat) Vol 12, No 2 (2023): November
Publisher : LPPM UNS

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.20961/semar.v12i2.67782

Abstract

Stunting adalah masalah kurang gizi kronis yang berakibat gangguan pertumbuhan pada anak yakni tinggi badan anak lebih rendah dari standar usianya. Kondisi tubuh anak yang pendek seringkali dikaitkan sebagai faktor keturunan (genetik) dari kedua orang tuanya, sehingga masyarakat banyak yang hanya menerima tanpa berbuat apa-apa untuk mencegahnya.Pencegahan stunting merupakan salah satu fokus pemerintah yang bertujuan agar anak-anak Indonesia dapat bertumbuh dan berkembang secara optimal dan menjadi generasi masa depan yang berkualitas. Perawat merupakan salah satu komponen tenaga kesehatan yang mempunyai peranan penting dalam hal pencegahan stunting, baik mengenai pengkajian risiko penyebab stunting maupun tatalaksananya. Tujuan pengabdian masyarakat ini adalah untuk meningkatkan kemampuan manajemen stunting bagi anak usia dibawah 2 tahun bagi perawat. Pengabdian ini kami wujudkan dalam bentuk pelatihan dengan susunan materi yang berkaitan dengan manajemen stunting dan peran PKMK dalam mengatasi stunting. Mitra kegiatan pengabdian ini adalah PPNI RS UNS.Subjek kegiatan pengabdian ini adalah 65 perawat Rumah Sakit UNS. Hasil evaluasi menunjukkan peningkatan pemahaman dan kesadaran para perawat terkait pentingnya stunting dan penatalaksanaannya pada anak sebelum 2 tahun dibandingkan sebelum penyuluhan.  Secara bertahap akan kami selenggarakan pelatihan bagi Dokter Umum Rumah Sakit UNS, Dokter Umum dan Perawat-perawat di Puskesmas maupun Klinik Pratama yang berada di sekitar RS UNS, juga nantinya kami berharap akan menyentuh masyarakat awan di lingkungan Sukoharjo pada khususnya dan masyarakat luas di luar lingkungan Kabupaten Sukoharjo.  Semua usaha tersebut kami lakukan sebagai wujud komitmen besar Rumah Sakit UNS untuk memberantas stunting dan menjadi bagian dari pencetak generasi penerus yang lebih baik.