p-Index From 2021 - 2026
0.444
P-Index
This Author published in this journals
All Journal WARTA SEMAR
Claim Missing Document
Check
Articles

Found 2 Documents
Search

Peningkatan Pengetahuan Diet Diabetes, Self Management diabetes dan Penurunan Tingkat Stres Menjalani Diet pada Pasien Diabetes Mellitus Tipe 2 di Rumah Sakit Universitas Sebelas Maret Prabowo, Nurhasan Agung; Ardyanto, Tonang Dwi; Hanafi, Muchtar; Kuncorowati, Niken Dwi Aryani; Dyanneza, Frieska; Apriningsih, Hendrastutik; Indriani, Astri Tantri
WARTA LPM WARTA LPM, Vol. 24, No. 2, April 2021
Publisher : Universitas Muhammadiyah Surakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (466.585 KB) | DOI: 10.23917/warta.v24i2.12515

Abstract

Diabetes Mellitus adalah penyakit kronik yang disebabkan oleh faktor genetik, karena kesalahan pola makan, atau gaya hidup yang tidak sehat. Diet Diabetes dan Self management Diabetes menjadi poin penting pada tata laksana DM tipe 2. Persadia (Perhimpunan Diabetes Indonesia) adalah perkumpulan pasien dan keluarga penderita diabetes di Indonesia yang bertujuan untuk edukasi pada pasien DM tipe 2. Persadia bertujuan meningkatkan kualitas hidup penderita diabetes dan mencegah komplikasi diabetes pada pasien diabetes. Analisis situasi sebelumnya menunjukkan pasien diabetes anggota persadia cabang Surakarta mempunyai keterbatasan dalam pengetahuan tentang diet diabetes, self managemengt diabetes, dan tingkat stres dalam menjalakan diet cukup tinggi. Tujuan pengabdian ini adalah pengabdian untuk meningkatkan pengetahuan diet diabetes, self management diabetes, dan menurunkan tingkat stres pada pasien DM tipe 2 anggota persadia di RS UNS. Metode yang dilakukan adalah dengan pemberian ceramah, diskusi, dan video edukasi. Sebelum dan sesudah pengabdian dilakukan pemberian kuesioner pengetahuan diet diabetes, kuesioner self management diabetes, dan kuesioner tingkat stres dalam menjalankan diet. Hasil pengabdian menunjukkan peningkatan pengetahuan diet diabetes (rerata peningkatan skor pengetahuan diet diabetes adalah 24,5+6,2), self management diabetes (rerata peningkatan skor self management diabetes 8,2+ 4,34), dan penurunan tingkat stres (rerata penurunan skor 14,5+5,32) pada pasien DM tipe 2 anggota persadia di RS UNS. Secara tidak langsung kegiatan pengabdian kepada masyarakat ini akan meningkatkan kualitas hidup dan kesejahteraan pada pasien DM tipe 2 dalam lingkungan persadia RS UNS.
Pelatihan Manajemen Stunting pada Anak Baduta dan Peranan Pangan Kebutuhan Medis Khusus (PKMK) bagi Perawat Kamenyangan Sari, Maria Galuh; Indriani, Astri Tantri; Landiasari, Debby Andina; Dyanneza, Frieska; Novitasari, Ririn Kartika; Kadafi, Muamar; Riyansari, Septina
SEMAR (Jurnal Ilmu Pengetahuan, Teknologi, dan Seni bagi Masyarakat) Vol 12, No 2 (2023): November
Publisher : LPPM UNS

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.20961/semar.v12i2.67782

Abstract

Stunting adalah masalah kurang gizi kronis yang berakibat gangguan pertumbuhan pada anak yakni tinggi badan anak lebih rendah dari standar usianya. Kondisi tubuh anak yang pendek seringkali dikaitkan sebagai faktor keturunan (genetik) dari kedua orang tuanya, sehingga masyarakat banyak yang hanya menerima tanpa berbuat apa-apa untuk mencegahnya.Pencegahan stunting merupakan salah satu fokus pemerintah yang bertujuan agar anak-anak Indonesia dapat bertumbuh dan berkembang secara optimal dan menjadi generasi masa depan yang berkualitas. Perawat merupakan salah satu komponen tenaga kesehatan yang mempunyai peranan penting dalam hal pencegahan stunting, baik mengenai pengkajian risiko penyebab stunting maupun tatalaksananya. Tujuan pengabdian masyarakat ini adalah untuk meningkatkan kemampuan manajemen stunting bagi anak usia dibawah 2 tahun bagi perawat. Pengabdian ini kami wujudkan dalam bentuk pelatihan dengan susunan materi yang berkaitan dengan manajemen stunting dan peran PKMK dalam mengatasi stunting. Mitra kegiatan pengabdian ini adalah PPNI RS UNS.Subjek kegiatan pengabdian ini adalah 65 perawat Rumah Sakit UNS. Hasil evaluasi menunjukkan peningkatan pemahaman dan kesadaran para perawat terkait pentingnya stunting dan penatalaksanaannya pada anak sebelum 2 tahun dibandingkan sebelum penyuluhan.  Secara bertahap akan kami selenggarakan pelatihan bagi Dokter Umum Rumah Sakit UNS, Dokter Umum dan Perawat-perawat di Puskesmas maupun Klinik Pratama yang berada di sekitar RS UNS, juga nantinya kami berharap akan menyentuh masyarakat awan di lingkungan Sukoharjo pada khususnya dan masyarakat luas di luar lingkungan Kabupaten Sukoharjo.  Semua usaha tersebut kami lakukan sebagai wujud komitmen besar Rumah Sakit UNS untuk memberantas stunting dan menjadi bagian dari pencetak generasi penerus yang lebih baik.