Aprilia Puji
Universitas Anwar Medika

Published : 2 Documents Claim Missing Document
Claim Missing Document
Check
Articles

Found 2 Documents
Search

CPOB Sediaan Steril Dewi Rahmawati; Dzakiya Zhihrotulwida; M. Fitrul Mubarak; Ismatun Maulidiyah; Elsa Saqila; Aprilia Puji; Ika Hepi; Silvi Novita Permatasari
Calory Journal Medical Laboratory Journal Vol. 2 No. 4 (2024): December : Medical Laboratory Journal
Publisher : LPPM STIKES KESETIAKAWANAN SOSIAL INDONESIA

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.57213/caloryjournal.v2i4.507

Abstract

The importance of Good Manufacturing Practices (GMP) in the pharmaceutical industry to ensure the quality and safety of drug products. GMP aims to ensure that all pharmaceutical preparations, including sterile drugs such as infusions and injections, meet strict quality standards. Sterility testing is an important aspect even though it has limitations, such as long incubation times and low probability of detecting contamination. Therefore, any sterility test results that do not meet the requirements must be further investigated to find the cause, either from laboratory errors or contamination in the production process. In addition, the implementation of technical and managerial aspects in accordance with GMP, such as temperature and humidity control, is very important to maintain product quality. This article also highlights the use of modern technologies, such as Service Oriented Architecture (SOA), to improve efficiency and transparency in the drug production process, so that it can meet all the provisions set.
SKRINNING PERILAKU IBU BALITA DI POSYANDU X KECAMATAN WRINGINANOM SEBAGAI UPAYA PENCEGAHAN STUNTING Safanda Tiara; Marselinus Seran; Magdalena Kasmin; Natalia Abuk; Cantika Putri; Aprilia Puji; Nadiya Kamiliya; Anisya San; Shabrina Putri; Maria Fransiska; Kurrota Ayyun; Bella Fevi Aristia
JUAN: Jurnal Pengabdian Nusantara Vol. 1 No. 4 (2024): October 2024
Publisher : CV Sentra Nusa Connection

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.63545/juan.v1.i4.66

Abstract

Indonesia memiliki masalah gizi triple burden yaitu masalah gizi kurang, gizi lebih dan kekurangan gizi mikro. Pada daerah Kabupaten Gresik, 23% mendekati angka prevalensi stunting di Jawa Timur sebesar 23,5%. Tujuan dari pengabdian masyarakat ini yaitu untuk mengetahui  perilaku ibu balita yang berhubungan dengan faktor resiko yang menyebabkan stunting. Metode yang digunakan yaitu kegiatan ini dilakukan dengan melakukan skrinning pada ibu balita di Posyandu X di kecamatan Wringinanom, dimana jumlah sample yang terlibat adalah 30 orang, serta memberikan edukasi untuk meningkatkan pengetahuan ibu balita tentang kebutuhan gizi seimbang untuk mencegah stunting. Hasil masih banyak perilaku ibu balita yang kurang, dan pengetahuan ibu balita tentang stunting juga kurang. Kurangnya pengetahuan dan perilaku dalam kehidupan sehari-hari dapat mengakibatkan kurang maksimalnya dalam memberikan asupan gizi kepada anak. Dapat disimpulkan bahwa perlunya edukasi sedari sebelum nikah atau bisa diadakan kelas catin dengan materi yang mendasari kesiapan pengantin, kesiapan hamil pada perempuan dan kesehatan reproduksi, serta penyakit infeksi menular, agar sedari sebelum menikah lebih melek dalam hal kesiapan menjadi ibu terutama.