Claim Missing Document
Check
Articles

Found 2 Documents
Search

Evaluasi Sumatif Matematika Sebagai Jembatan: Menuju Standar Akademik Yang Lebih Tinggi Di SMPN 244 Jakarta Utara Iwan Koerniawan; Hendro Prasetyono
Indonesian Journal of Innovation Multidisipliner Research Vol. 4 No. 2 (2026): April - Juni
Publisher : Institute of Advanced Knowledge and Science

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.69693/ijim.v4i2.704

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis fungsi evaluasi sumatif dalam pembelajaran matematika sebagai instrumen peningkatan standar akademik di Sekolah Menengah Pertama Negeri 244 Jakarta Utara. Penelitian dilatarbelakangi oleh rendahnya pemanfaatan hasil evaluasi sumatif yang selama ini hanya digunakan sebagai alat penilaian akhir dan belum dimanfaatkan secara optimal untuk memperbaiki proses pembelajaran. Penelitian menggunakan metode studi kasus dengan pendekatan kualitatif deskriptif yang diperkuat analisis kuantitatif sederhana agar hasil penelitian lebih objektif dan terukur. Subjek penelitian ini adalah siswa kelas VIII. Teknik pengumpulan data dilakukan melalui observasi pembelajaran matematika, wawancara dengan guru dan peserta didik, serta analisis dokumen hasil evaluasi sumatif, perangkat pembelajaran, dan program tindak lanjut pembelajaran. Keabsahan data diuji menggunakan triangulasi sumber, teknik, dan waktu. Hasil penelitian menunjukkan bahwa pemanfaatan evaluasi sumatif secara sistematis mampu meningkatkan efektivitas pembelajaran matematika dan membantu guru memetakan kompetensi peserta didik secara lebih akurat. Berdasarkan analisis hasil evaluasi, guru menerapkan remedial, pengayaan, pembelajaran diferensiasi, dan penggunaan metode pembelajaran yang lebih inovatif sesuai kebutuhan siswa. Sebanyak 78% peserta didik mengalami peningkatan hasil belajar dengan kenaikan nilai rata-rata kelas dari 72,4 menjadi 78,6. Selain itu, kemampuan literasi numerasi siswa meningkat sebesar 21% setelah dilakukan perbaikan strategi pembelajaran. Penelitian ini juga menunjukkan bahwa evaluasi sumatif membantu guru memperbaiki metode pembelajaran, meningkatkan kualitas perangkat ajar, serta mendukung pengembangan kurikulum berbasis capaian hasil belajar. Dengan demikian, evaluasi sumatif berfungsi sebagai instrumen strategis dalam meningkatkan mutu pembelajaran matematika dan standar akademik sekolah secara berkelanjutan.
Kajian Sistematis Literatur: Efektivitas Model Problem-Based Learning (PBL) Dalam Meningkatkan Kemampuan Berpikir Kritis Siswa Pada Pembelajaran MIPA Maman Maman; Cristiana Dewi; Tito Adi Dewanto; Nina Husna; Iwan Koerniawan; Dina Astuty; Tri Budi Angantyo; Yuli Yulianti; Andri Suryana
Indonesian Journal of Innovation Multidisipliner Research Vol. 4 No. 3 (2026): Juli - September
Publisher : Institute of Advanced Knowledge and Science

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.69693/ijim.v4i3.1297

Abstract

Kemampuan berpikir kritis merupakan salah satu kompetensi penting yang perlu dikembangkan dalam pembelajaran Matematika dan Ilmu Pengetahuan Alam untuk menghadapi tuntutan pembelajaran abad ke-21. Beberapa penelitian menunjukkan bahwa kemampuan berpikir kritis siswa masih berada pada kategori yang perlu ditingkatkan karena proses pembelajaran cenderung berpusat pada guru dan kurang memberikan kesempatan kepada siswa untuk menganalisis serta memecahkan masalah secara mandiri. Kajian sistematis literatur ini bertujuan untuk menganalisis efektivitas model Pembelajaran Berbasis Masalah dalam meningkatkan kemampuan berpikir kritis siswa pada pembelajaran Matematika dan Ilmu Pengetahuan Alam. Metode yang digunakan adalah kajian sistematis literatur dengan menganalisis 24 artikel penelitian terdiri dari 18 artikel di jurnal nasional terideks sinta 1-6 dan 8 artikel di jurnal internasional terindeks scopus yang diterbitkan pada periode 2022–2026. Artikel dipilih berdasarkan relevansi topik, kualitas publikasi, dan kesesuaian dengan fokus penelitian. Data dianalisis melalui proses identifikasi, seleksi, evaluasi, dan sintesis temuan penelitian. Hasil kajian menunjukkan bahwa model Pembelajaran Berbasis Masalah secara konsisten memberikan dampak positif terhadap peningkatan kemampuan berpikir kritis siswa pada berbagai jenjang pendidikan dan bidang kajian, termasuk ilmu pengetahuan alam, ilmu pengetahuan alam dan sosial, fisika, matematika, serta pendidikan sains. Selain meningkatkan kemampuan berpikir kritis, model ini juga berkontribusi terhadap peningkatan kemampuan pemecahan masalah, literasi sains, literasi matematika, pemahaman konsep, keterampilan kolaborasi, dan kemampuan komunikasi. Efektivitas model semakin meningkat ketika diintegrasikan dengan teknologi digital dan media pembelajaran interaktif. Dengan demikian, model Pembelajaran Berbasis Masalah dapat direkomendasikan sebagai pendekatan pembelajaran yang efektif untuk mengembangkan kemampuan berpikir kritis siswa dalam pembelajaran Matematika dan Ilmu Pengetahuan Alam.