Claim Missing Document
Check
Articles

Found 2 Documents
Search

Pengaruh Investasi dan Konsumsi terhadap Pertumbuhan Pendapatan Nasional Nor Amalina; Hendra Riofita
Indonesian Journal of Innovation Multidisipliner Research Vol. 4 No. 2 (2026): April - Juni
Publisher : Institute of Advanced Knowledge and Science

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.69693/ijim.v4i2.1004

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis peran investasi dan konsumsi dalam memengaruhi pertumbuhan pendapatan nasional di Indonesia serta hubungan keduanya dalam mendorong pembangunan ekonomi yang berkelanjutan. Rumusan masalah penelitian meliputi perkembangan investasi di Indonesia, pola konsumsi masyarakat, serta pengaruh investasi dan konsumsi terhadap pertumbuhan ekonomi nasional. Penelitian menggunakan pendekatan kualitatif dengan memanfaatkan data sekunder yang diperoleh dari Badan Pusat Statistik, Bank Indonesia, Kementerian Investasi/BKPM, serta berbagai jurnal dan publikasi ilmiah yang relevan. Teknik pengumpulan data dilakukan melalui studi kepustakaan, sedangkan analisis data menggunakan metode deskriptif kualitatif. Hasil penelitian menunjukkan bahwa investasi berperan penting dalam meningkatkan kapasitas produksi, memperluas kesempatan kerja, mendorong transfer teknologi, serta memperkuat pembangunan infrastruktur yang mendukung pertumbuhan ekonomi jangka panjang. Sementara itu, konsumsi rumah tangga merupakan komponen terbesar dalam Produk Domestik Bruto dan menjadi penggerak utama aktivitas ekonomi melalui peningkatan permintaan barang dan jasa. Hubungan antara investasi dan konsumsi bersifat saling mendukung, di mana investasi meningkatkan pendapatan dan daya beli masyarakat, sedangkan konsumsi yang tinggi mendorong peningkatan investasi. Dengan demikian, keseimbangan antara investasi dan konsumsi menjadi faktor penting dalam menjaga stabilitas serta keberlanjutan pertumbuhan ekonomi nasional secara berkelanjutan dan inklusif bagi seluruh lapisan masyarakat. Temuan ini menegaskan pentingnya kebijakan yang mendukung investasi produktif dan konsumsi secara seimbang berkelanjutan.  
Pengaruh Investasi Asing Terhadap Ketergantungan Ekonomi di Negara Berkembang: Indonesia Jechika Chitayana; Nor Amalina; Nora Octavia S; Ansharullah Ansharullah
Indonesian Journal of Innovation Multidisipliner Research Vol. 4 No. 3 (2026): Juli - September
Publisher : Institute of Advanced Knowledge and Science

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.69693/ijim.v4i3.1166

Abstract

Penelitian ini bertujuan menganalisis pengaruh investasi asing langsung (FDI) terhadap ketergantungan ekonomi Indonesia sebagai negara berkembang. FDI diketahui mendorong pertumbuhan melalui penyediaan modal, penciptaan lapangan kerja, dan transfer teknologi, namun sekaligus berisiko menimbulkan ketidakseimbangan struktural—isu relevan dalam fase pemulihan pasca pandemi. Kebaruan penelitian ini terletak pada eksplorasi pola ketergantungan FDI khususnya pada sektor sumber daya alam, menggunakan data terbaru hingga 2025 yang belum banyak dikaji sebelumnya. Pendekatan penelitian bersifat kualitatif melalui studi literatur dan analisis data sekunder dari BKPM dan BPS periode 2020–2025. Hasil analisis empiris mengungkapkan bahwa realisasi FDI mencapai Rp900,9 triliun pada 2025, setara dengan 46,6% dari total investasi nasional, dengan dominasi investasi pada sektor sumber daya alam (BKPM, 2025). Pola ini memperkuat ketergantungan ekonomi pada modal dan teknologi asing, serta menimbulkan kerentanan terhadap fluktuasi harga komoditas, hambatan untuk pengembangan rantai nilai domestik, dan keterbatasan transfer teknologi yang berkelanjutan. Berdasarkan temuan, penelitian merekomendasikan kebijakan strategis untuk mengoptimalkan manfaat FDI sambil mengurangi risiko ketergantungan: mempercepat diversifikasi sektor ekonomi, memperkuat kapasitas domestik melalui kebijakan isi lokal dan insentif transfer teknologi, serta memperkuat kedaulatan ekonomi melalui pengembangan industri berorientasi nilai tambah.