Claim Missing Document
Check
Articles

Found 3 Documents
Search

Penyuluhan tentang Pentingnya Pemeriksaan USG pada Ibu Hamil di Desa Tanjung Kurung Kabupaten PALI Wahyu Ernawati; Ratna Dewi; Lutfia Rahma Dewi Putri; Aditya Pirmansyah; Sinta Livia; Siti Juliana; Yusi Sulistyorini; Yuli Hastuti; Amanda Sakira; Selvia Handyani
JURNAL LENTERA ILMIAH PENGABDIAN MASYARAKAT Vol. 2 No. 2 (2025): Jurnal Lentera Ilmiah Pengabdian Masyarakat (JLIPM)
Publisher : CV. Q2 Lantera Ilmiah Institut

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.52120/jlipm.v2i2.94

Abstract

Penting ultrasonografi (USG) dalam mengoptimalkan pelayanan antenatal (ANC) bagi ibu hamil di Desa Tanjung Kurung, sekaligus menekankan pentingnya dalam memantau kesehatan janin. Organisasi Kesehatan Dunia (WHO) merekomendasikan setidaknya satu pemeriksaan USG sebelum 24 minggu kehamilan untuk memberikan informasi penting tentang usia kehamilan, anomali kongenital, dan kesehatan janin. Namun, hanya sekitar 30% ibu hamil di Indonesia yang menjalani USG karena rendahnya kesadaran dan keterbatasan biaya, sehingga meningkatkan risiko komplikasi selama kehamilan dan persalinan. Untuk mengatasi hal ini, inisiatif perawatan kesehatan telah ditetapkan untuk menyediakan layanan ANC, memastikan ibu hamil menerima pemantauan yang tepat. Program pengabdian masyarakat yang dilaksanakan pada bulan Februari 2025 bertujuan untuk meningkatkan kewaspadaan terhadap USG, yang melibatkan diskusi edukatif yang mendorong partisipasi aktif. Hasilnya menunjukkan adanya peningkatan pengetahuan dan pemahaman di kalangan masyarakat, menyoroti sifat interaktif dari sesi-sesi tersebut, termasuk segmen tanya jawab. Temuan tersebut mengungkap bahwa peningkatan pengetahuan tentang USG dapat mengarah pada perilaku mencari layanan kesehatan yang proaktif, yang pada akhirnya berkontribusi pada peningkatan hasil kesehatan ibu dan janin, serta pengurangan angka kesakitan dan kematian yang terkait dengan komplikasi kehamilan
Penyuluhan tentang Pentingnya Pemeriksaan USG pada Ibu Hamil di Desa Tanjung Kurung Kabupaten PALI Wahyu Ernawati; Ratna Dewi; Lutfia Rahma Dewi Putri; Aditya Pirmansyah; Sinta Livia; Siti Juliana; Yusi Sulistyorini; Yuli Hastuti; Amanda Sakira; Selvia Handyani
JURNAL LENTERA ILMIAH PENGABDIAN MASYARAKAT Vol. 2 No. 2 (2025): Jurnal Lentera Ilmiah Pengabdian Masyarakat (JLIPM)
Publisher : CV. Q2 Lantera Ilmiah Institut

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.52120/jlipm.v2i2.94

Abstract

Penting ultrasonografi (USG) dalam mengoptimalkan pelayanan antenatal (ANC) bagi ibu hamil di Desa Tanjung Kurung, sekaligus menekankan pentingnya dalam memantau kesehatan janin. Organisasi Kesehatan Dunia (WHO) merekomendasikan setidaknya satu pemeriksaan USG sebelum 24 minggu kehamilan untuk memberikan informasi penting tentang usia kehamilan, anomali kongenital, dan kesehatan janin. Namun, hanya sekitar 30% ibu hamil di Indonesia yang menjalani USG karena rendahnya kesadaran dan keterbatasan biaya, sehingga meningkatkan risiko komplikasi selama kehamilan dan persalinan. Untuk mengatasi hal ini, inisiatif perawatan kesehatan telah ditetapkan untuk menyediakan layanan ANC, memastikan ibu hamil menerima pemantauan yang tepat. Program pengabdian masyarakat yang dilaksanakan pada bulan Februari 2025 bertujuan untuk meningkatkan kewaspadaan terhadap USG, yang melibatkan diskusi edukatif yang mendorong partisipasi aktif. Hasilnya menunjukkan adanya peningkatan pengetahuan dan pemahaman di kalangan masyarakat, menyoroti sifat interaktif dari sesi-sesi tersebut, termasuk segmen tanya jawab. Temuan tersebut mengungkap bahwa peningkatan pengetahuan tentang USG dapat mengarah pada perilaku mencari layanan kesehatan yang proaktif, yang pada akhirnya berkontribusi pada peningkatan hasil kesehatan ibu dan janin, serta pengurangan angka kesakitan dan kematian yang terkait dengan komplikasi kehamilan
Analisis Faktor yang Berhubungan dengan Kepatuhan Penggunaan Obat Antihipertensi di RSUD Siti Fatimah Sinta Livia; Yovi Pranata; Nia Azzahra; Hilda Muliana
JURNAL LENTERA ILMIAH KESEHATAN Vol. 3 No. 2 (2025): Jurnal Lentera Ilmiah Kesehatan
Publisher : CV. Q2 Lantera Ilmiah Institut

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.52120/3ecg6e18

Abstract

Hipertensi merupakan peningkatan tekanan darah yang menetap di atas 140/90 mmHg dan menjadi salah satu faktor risiko utama penyakit kardiovaskular. Keberhasilan terapi hipertensi sangat ditentukan oleh kepatuhan pasien dalam mengonsumsi obat antihipertensi. Penelitian ini bertujuan mengetahui faktor-faktor yang berhubungan dengan kepatuhan minum obat pada pasien hipertensi rawat jalan di RSUD Siti Fatimah Provinsi Sumatera Selatan. Penelitian ini menggunakan desain deskriptif analitik dengan pendekatan cross sectional pada 139 responden yang memenuhi kriteria inklusi bulan Juli 2025 melalui metode total sampling. Instrumen yang digunakan adalah kuesioner Morisky Medication Adherence Scale (MMAS-8). Analisis dilakukan secara univariat, bivariat (uji Chi-Square), dan simultan (uji ANOVA). Hasil penelitian menunjukkan bahwa sebagian besar responden memiliki tingkat kepatuhan sedang (69,8%). Uji Chi-Square menunjukkan hanya variabel tingkat pendidikan yang berhubungan signifikan dengan kepatuhan minum obat (p=0,026; r=-0,161), sedangkan usia, jenis kelamin, pekerjaan, dan lama menderita hipertensi tidak signifikan. Uji ANOVA menunjukkan bahwa secara simultan, karakteristikresponden tidak berpengaruh signifikan terhadap kepatuhan penggunaan obat antihipertensi (F=1,537; Sig.=0,172 > 0,05). Kesimpulannya, tingkat pendidikan menjadi faktor yang berhubungan dengan kepatuhan pasien hipertensi, dengan kecenderungan semakin tinggi pendidikan justru menurunkan kepatuhan