Claim Missing Document
Check
Articles

Found 21 Documents
Search

Perancangan Destinasi Wisata Desa Sidoharjo Dengan Pendekatan Arsitektur Ekologis Muhammad Sigit Maulana; Lidi Wilaha; Binti Karomah
Jurnal Arsitektur GRID: Journal of Architecture and Built Environment Volume 3, Nomor 1 (2021): Juni
Publisher : Program Studi Arsitektur Fakultas Teknik Sipil dan Perencanaan Universitas Surakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.52429/grid.v3i1.31

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk memberikan rancangan desain destinasi wisata Desa Sidoharjo. Obyek penelitian berada di atas lahan Tanah Kas Desa Sidoharjo, Polanharjo, Klaten di mana pengelolaan destinasi wisata ini akan dijalankan oleh Badan Usaha Milik Desa yang akan bekerjasama dengan Pemuda Desa Sidoharjo. Pengumpulan data dilakukan dengan melakukan survei lapangan, wawancara dan studi pustaka untuk kemudian dilakukan analisis perancangan. Hasil penelitian merupakan konsep perancangan meliputi: a) konsep aktivitas meliputi konsep program aktivitas, pelaku aktivitas, pengelompokan aktivitas, pola aktivitas pelaku, kebutuhan ruang, dan besaran ruangan; b) konsep perencanaan tapak meliputi orientasi matahari, sirkulasi, view, kebisingan, dan zoning site; c) konsep bentuk bangunan; d) konsep bahan bangunan; e) konsep struktur meliputi struktur bawah dan atas, serta f) konsep utilitas meliputi penyediaan air bersih, pengelolaan air limbah, jaringan listrik, pemadam kebakaran, sistem keamanan, sistem telekomunikasi dan sound system, penghawaan ruang, dan pengolahan limbah sampah. Hasil akhir penelitian ini berupa konsep desain destinasi wisata yang menyuguhkan fasilitas wisata dan pertunjukan kesenian daerah dengan pendekatan arsitektur ekologis.
Perancangan Sekolah Menengah Kejuruan Berbasis Pondok Pesantren di Cilacap Dengan Pendekatan Green Architecture Amirul Hakim; Dody Irnawan; Lidi Wilaha
Jurnal Arsitektur GRID: Journal of Architecture and Built Environment Volume 4, Nomor 1 (2022): Juni
Publisher : Program Studi Arsitektur Fakultas Teknik Sipil dan Perencanaan Universitas Surakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.52429/grid.v4i1.38

Abstract

Bantarsari merupakan salah satu kecamatan di Kabupaten Cilacap, yang perlu adanya penambahan fasilitas pendidikan terutama pada sekolah menengah kejuruan, dengan menggunakan basis pondok pesantren yang merupakan sarana pendidikan islam, yang merupakan masyoritas agama yang dianut di Kabupaten Cilacap. Green building merupakan suatu konsep pembangunan yang memperhatikan lingkungan dan hemat sumber daya sepanjang siklus hidup bangunan tersebut. Dengan tujuan memenuhi fasilitas pendidikan di kecamatan Bantarsari dengan merancang sekolah menengah kejuruan berbasis pondok pesantren dengan pendekatan green architecture, SMK ini mempunyai dua jurusan yaitu jurusan informatika dan perikanan dengan pondok pesantren sebagai ektrakulikuler wajib keagaman bagi kelas X, XI dan XII yang dilaksanakan setiap hari jumat, sabtu dan minggu.
Perancangan Waterpark Dengan Pendekatan Konsep Arsitektur Ramah Anak di Kecamatan Gondangrejo Karanganyar Anas Maulana Insyani; Dwi Ely Wardani; Lidi Wilaha
Jurnal Arsitektur GRID: Journal of Architecture and Built Environment Volume 4, Nomor 1 (2022): Juni
Publisher : Program Studi Arsitektur Fakultas Teknik Sipil dan Perencanaan Universitas Surakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.52429/grid.v4i1.39

Abstract

Selaras dengan adanya rencana pemerintah Kabupaten Karanganyar terhadap program dorongan pemulihan ekonomi nasional dibidang pariwisata daerah, maka pemerintah daerah Kabupaten Karanganyar berencana membangun sektor wisata disetiap kecamatan yang salah satunya adalah Kecamatan Gondangrejo. Sektor wisata yang akan dikembangkan tersebut berupa wisata alami dan wisata buatan yaitu waterpark. Tujuan pembangunan waterpark bukan hanya sebagai sarana wisata dan arena bermain, tetapi juga sarana edukasi sejak dini pada masyarakat terhadap kelestarian lingkungan yang berkelanjutan dan konservasi air, mengingat Karanganyar memiliki bentang lahan pegunungan dengan curah hujan yang tinggi. Konsep Arsitektur ramah anak dalam perancangan waterpark bertujuan untuk memberikan rasa aman dan nyaman bagi setiap individu dan keluarga pengunjung anak-anak khususnya dan masyarakat pada umumnya. Diharapkan waterpark dengan konsep rancangan Arsitektur Ramah Anak akan mampu mendongkrak ekonomi kawasan serta memberikan edukasi sesuai tumbuh kembang anak.
Model Perhitungan Struktur Talang Beton Rumah Tinggal Lidi Wilaha; Dody Irnawan
Jurnal Arsitektur GRID: Journal of Architecture and Built Environment Volume 5, Nomor 1 (2023): Juni
Publisher : Program Studi Arsitektur Fakultas Teknik Sipil dan Perencanaan Universitas Surakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.52429/grid.v5i1.53

Abstract

Dalam sebuah desain harus memerlukaan proses perancangan yang baik dan benar supaya desain atau kosep sebuah rumah maupun bangunan dapat berguna atau fungsional selain itu juga memiliki ciri khas dari sebuah desain atau rumah yang akan kita buat,di samping itu juga harus tercipta sebuah hasil desaain yang kuat dan kokoh supaya bisa digunakan berkesinambungan. Dalam penelitian dosen ini, digambarkan sebuah desain sebuah rumah tinggal 1 (satu) lantai, digunakan sebagai rumah sewa. Dalam proses perancangan ini harus tercipta suasana nyaman sehingga user (penghuni) dapat nyaman, santai dan melakukan aktivitas sehari hari di rumah dengn lancar. Bukan hanya indah, sebagai tempat tinggal harus tercipta suasana nyaman sehingga pemilik rumah dapat melakukan aktifitas di rumah tersebut dengan lancar dan nyaman serta aman serta mudah dalam maintenance (=pemeliharaan) baik karena faktor manusia maupun alam (iklim). Beberapa hal yang harus diperhatikan dalammerancang desain rumah tinggal yang baik a.l. : fungsional, estetis, berstruktur yang kuat dan tahan akan iklim/cuaca maupun proses proses biologis. Oleh karena itu, para perencana, pemerhati maupun calon kontraktor perumahan haruslah memperhatikan ketiga aspek tersebut.
Perancangan Sirkuit Road Race Ngawi Dengan Pendekatan Arsitektur Fungsionalisme Fendik Setyo Wibowo; Dwi Ely Wardani; Lidi Wilaha
Jurnal Arsitektur GRID: Journal of Architecture and Built Environment Volume 5, Nomor 2 (2023): Desember
Publisher : Program Studi Arsitektur Fakultas Teknik Sipil dan Perencanaan Universitas Surakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.52429/grid.v5i2.58

Abstract

Kabupaten Ngawi adalah sebuah kabupaten yang terletak di provinsi Jawa Timur, yang berbatasan langsung dengan Provinsi Jawa Tengah. Isu dari Bupati Ngawi mengenai pembangunan sirkuit road race di lokasi Taman Candi. Tujuan dari perancangan ini adalah untuk mewadahi dan memfasilitasi kegiatan balap motor di Kabupaten Ngawi, dan untuk mengurangi balap liar yang terjadi di Kabupaten Ngawi. Metode yang digunakan dalam perancangan ini adalah metode primer yang berupa pengumpulan data di lapangan, dan metode sekunder yang berasal dari jurnal-jurnal di internet. Hasil dari perancangan ini adalah desain sirkuit yang menggunakan pendekatan Arsitektur Fungsionalisme yang mencakup (1) Pilotis, (2) Kebebasan merancang denah, (3) Kebebasan merancang fasad, (4) Terdapat roof garden, (5) Terdapat garis horizontal pada jendela.
Perancangan Beach Resort Di Pantai Ketawang Purworejo Dengan Pendekatan Arsitektur Ekologis Handyka Asih Nugroho; Diana Kesumasari; Lidi Wilaha
Jurnal Arsitektur GRID: Journal of Architecture and Built Environment Volume 6, Nomor 1 (2024): Juni
Publisher : Program Studi Arsitektur Fakultas Teknik Sipil dan Perencanaan Universitas Surakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.52429/grid.v6i1.61

Abstract

Desa Patutrejo mempunyai peluang yang cukup prospektif untuk pengembangan industri pariwisata. Desa Patutrejo merupakan bagian wilayah kabupaten Purworejo. Keindahan pantai Ketawang dapat menjadi daya tarik wisatawan yang datang. Tujuan perancangan ini adalah untuk merancang Beach resort di Pantai Ketawang dengan pendekatan Arsitektur Ekologi sebagai fasilitas pendukung wisata pantai agar menarik bagi pengunjung dan dapat mengangkat citra Pantai Ketawang. Metode yang digunakan adalah deskriptif kualitatih dengan data primer melalui metode observasi dan dokumentasi, dan data sekunder melalui metode pustaka. Prosedur perancangan melalui tahapan analisis perancangan, kosep perancangan, transformasi deasin, desain. Oleh karenanya dipilahlah pantai ketawang sebagai tempat pembangunan fasilitas penginapan dengan desain bagunan yang unik seperti segitiga dan banyak bukan. Selain itu unsur ekologis diterapkan dengan menjaga kelestarian alam yang ada.
Redesain Rumah Susun Sederhana Sewa (Rusunawa) Semanggi Di Surakarta Dengan Pendekatan Arsitektur Biophilic Rullyanto Rukmono; Dwi Ely Wardani; Lidi Wilaha
Jurnal Arsitektur GRID: Journal of Architecture and Built Environment Volume 6, Nomor 2 (2024): Desember
Publisher : Program Studi Arsitektur Fakultas Teknik Sipil dan Perencanaan Universitas Surakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.52429/grid.v6i2.68

Abstract

Permukiman kumuh merupakan permasalahan yang selalu ada di Kota dan Perkotaan saat ini, seperti halnya Kota Surakarta dengan jumlah penduduk 522.728 jiwa dan menempati urutan ke-tiga sebagai kota besar di Propinsi Jawa Tengah. Berdasarkan identifikasi kualitas hunian dan penetapan lokasi permukiman kumuh yang telah dilaksanakan oleh pemerintah setempat, Kelurahan Semanggi, Kecamatan Pasar Kliwon menjadi fokus penanganan masalah permukiman kumuh di Kota Surakarta. Rumah Susun Sederhana Sewa (Rusunawa) Semanggi adalah hunian vertical yang dibangun untuk masyarakat ekonomi menengah ke bawah dan mulai berfungsi pada tahun 2010. Karena kondisi bangunan yang sudah tidak layak huni maka dibutuhkan Redesain terhadap Rusunawa Semanggi tersebut, sehingga menjadi layak huni dan sesuai fungsi. Arsitektur Biophilic menjadi pendekatan pada tema redesain Rusunawa karena desaian biophilic menitikberatkan pada perwujudan hubungan positif antara manusia dan alam di tempat-tempat yang memiliki makna budaya dan ekologi yang dapat meningkatkan kesejahteraan fisik dan mental manusia.
Lakey Resort and Beach Club Dengan Pendekatan Arsitektur Neo-Vernakular di Kabupaten Dompu-NTB Hardy Permadi; Lidi Wilaha; Binti Karomah
Jurnal Arsitektur GRID: Journal of Architecture and Built Environment Volume 7, Nomor 1 (2025): Juni
Publisher : Program Studi Arsitektur Fakultas Teknik Sipil dan Perencanaan Universitas Surakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.52429/grid.v7i1.72

Abstract

Kabupaten Dompu merupakan salah satu Kabupaten di Provinsi Nusa Tenggara Barat (NTB), Indonesia, yang terletak di bagian tengah Pulau Sumbawa dengan Ibukotanya adalah Dompu. Lakey-Hu’u mempunyai peluang yang cukup prospektif untuk pengembangan industri pariwisata, khususnya daya tarik wisatawan mancanegara. Destinasi pantai Lakey-Hu’u ini dikenal sebagai salah satu tempat surfing (berselancar) terbaik di Indonesia bahkan dunia, karena memiliki 6 (enam) jenis gelombang yang berbeda-beda yaitu; Lakey Peak, Lakey Pipe, Periscope, Cuplestone, Nangas Doros, dan Nangas. Tujuan perancangan ini adalah untuk merancang Resort and Beach Club di Lakey-Hu’u Kabupaten Dompu-NTB dengan Pendekatan Arsitektur Neo-Vernakular sebagai fasilitas pendukung wisata rekreasi dan hiburan agar menarik bagi pengunjung dan dapat mengangkat citra Kabupaten Dompu-NTB. Prosedur perancangan melalui tahapan analisis perancangan, konsep perancangan, transformasi desain, desain. Oleh karena itu dipilihlah Lakey-Hu’u sebagai tempat pembangunan fasilitas penginapan dan fasilitas pendukung dengan desain bangunan yang unik. Selain itu unsur Arsitektur Neo-Vernakular diterapkan demi menjaga kebudayaan tradisional masyarakat Nusa Tenggara Barat (NTB) khususnya Kabupaten Dompu.
Surakarta Convention Center Dengan Pendekatan Arsitektur Cubism Septian Yahya Kurniawan; Diana Kesumasari; Lidi Wilaha
Jurnal Arsitektur GRID: Journal of Architecture and Built Environment Volume 7, Nomor 2 (2025): Desember
Publisher : Program Studi Arsitektur Fakultas Teknik Sipil dan Perencanaan Universitas Surakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.52429/grid.v7i2.75

Abstract

Surakarta memiliki potensi besar dalam pengembangan sektor MICE (Meeting, Incentive, Convention, Exhibition), namun belum didukung oleh fasilitas khusus yang representatif. Penelitian ini bertujuan merancang Surakarta Convention Center dengan pendekatan Arsitektur Cubism sebagai solusi kebutuhan ruang MICE berskala nasional hingga internasional. Metodologi yang digunakan meliputi pengumpulan data primer dan sekunder, analisis tapak, analisis aktivitas, serta analisis bentuk dan sistem bangunan yang kemudian ditransformasikan ke dalam konsep desain. Hasil perancangan menunjukkan penerapan prinsip Arsitektur Cubism melalui komposisi bentuk geometris, penggunaan material transparan, serta optimalisasi pencahayaan alami yang membentuk kesatuan ruang. Desain ini menghasilkan tata massa dan zonasi yang responsif terhadap kebisingan, sirkulasi, dan orientasi matahari, sehingga mendukung fungsi konvensi dan pameran secara optimal.
Perancangan Pengembangan Rumah Sakit Ortopedi Prof. Dr. R. Soeharso Surakarta Penekanan Pada Fasilitas Sport Health and Sport Injury Centre Krisna Wahyu Adi Sidik; Dwi Ely Wardani; Lidi Wilaha
Jurnal Arsitektur GRID: Journal of Architecture and Built Environment Volume 7, Nomor 2 (2025): Desember
Publisher : Program Studi Arsitektur Fakultas Teknik Sipil dan Perencanaan Universitas Surakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.52429/grid.v7i2.76

Abstract

Rumah Sakit Ortopedi Prof. dr. R. Soeharso Surakarta merupakan rumah sakit khusus yang menyelenggarakan kegiatan rehabilitasi penderita cacat tubuh ortopedi secara medis yang meliputi operasi ortopedi, fisioterapi, okupasi terapi, dan ortotic prostetik. Berdasarkan catatan rekam medis Rumah Sakit Ortopedi kebanyakan kasus yang ada adalah cidera yang diakibatkan karena olah raga sehingga perlu mempertimbangkan perancangan Sport Health and Sport Injury Centre sebagai penunjang utuk rehabilitasi medik. Dalam proses perancangan Sport Health and Sport Injury Centre terdapat beberapa metode. Metode tersebut terbagi menjadi 4 bagian yaitu metode pengumpulan data, pengolahan data, analisis data, dan konsep perancangan. Hasil yang diperoleh dalam proses perancangan Sport Health and Sport Injury Centre adalah sebuah bangunan penunjang rehabilitasi medik yang bisa memberikan solusi bagi kasus cidera olahraga sehingga bisa beraktifitas kembali dalam melakukan olahraga.