Claim Missing Document
Check
Articles

Found 39 Documents
Search

TINJAUAN BAHAN MATERIAL RAMAH ANAK DI RUANG PUBLIK KABUPATEN GROBOGAN SEBAGAI PENERAPAN KOTA LAYAK ANAK hendarti, Lely; irnawan, dody
Jurnal Arsitektur dan Perencanaan (JUARA) Vol 2, No 2 (2019): September (Jurnal Arsitektur dan Perencanaan)
Publisher : Universitas Aisyiyah Yogyakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31101/juara.v2i2.997

Abstract

At the moment Grobogan Regency is in the midst of constructing a Green Park and Open Space. Grobogan Regency with its motto BERSEMI will beautify yourself besides being clean and green and shady. An informal playing environment, although not specifically designed, is also a concern for adult humans. Children can experience serious injuries while playing on the playground, which can occur in a variety of different ways. Causes of injury in children's playgrounds include falling, hit by moving equipment, running in balance equipment, sharp boundaries, bumps on the tool, pinched, hot equipment surfaces, and the collapse of game equipment. The main types of damage suffered by patients are fractures, bruises, blisters, sprains, and brain vinegar.However, whatever happened was a problem that occurred in Grobogan District. This research review is descriptive-qualitative. To provide comfort and safety to the playroom for children, it is done with the help of a questionnaire to the parents of visitors. The results obtained state that some materials in some children's games do not use standard materials.  
PERANCANGAN RUSUNAWA PUTRI CEMPO DENGAN KONSEP BANGUNAN HEMAT ENERGI DI SURAKARTA YohanesEudes AbitabiraMahardika Putra; dody irnawan; Dwi Ely Wardani
Jurnal Arsitektur GRID Vol 3, No 1 (2021): Juni
Publisher : Program Studi Arsitektur

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.52429/grid.v3i1.516

Abstract

Laju Pertumbuhan Penduduk Indonesia yang sangat tinggi memicu meningkatnya kebutuhan pemukiman yang mampu menyediakan tempat tinggal. Akibatnya berimbas pada Kota Surakarta yang banyak dijumpai disfungsi lahan. Berdasarkan fenomena kepadatan pemukiman yang terjadi, maka pembangunan rusunawa dianggap dapat menjawab permasalahan tersebut. Selain itu kegiatan pembangunan di Indonesia mengarah kepada industrialisasi sehingga energi menjadi isu utama dan penting dalam kerangka menunjang model pembangunan.Penelitian dengan judul “Perancangan Rusunawa Putri Cempo Dengan Konsep Bangunan Hemat Energi di Surakarta” bertujuan mengetahui dan memperkaya pengetahuan tentang rusunawa dengan konsep hemat energi di Surakarta. Sedangkan metode yang digunakan adalah melalui pengumpulan sumber data, diantaranya studi literatur, wawancara, survey lapangan dan dokumentasi yang kemudian dianalisis dan diolah sehingga diperoleh hasil penelitian.Berdasarkan analisis data yang dilakukan, diperoleh kesimpulan bahwa rusunawa ini menenerapkan arsitektur hemat energi, yang pada prosesnya memiliki sistem hemat energi listrik dengan menerapkan pencahayaan dan penghawaan alami yang baik, pengelolaan air dengan memanfaatkan sisa pemakaian dan pemanenan air hujan dan sistem pengolahan sampah menjadi bahan bermanfaat.
KAJIAN UKURAN SERBUK KOMPOSIT LIMBAH CANGKANG TELUR TERHADAP KETANGGUHAN IMPAK Dody Irnawan
Jurnal Arsitektur GRID Vol 1, No 2 (2019): Desember
Publisher : Jurnal Arsitektur GRID

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.52429/grid.v1i2.339

Abstract

Limbah cangkang telur akan memiliki nilai ekonomi tinggi setelah melalui sentuhan teknologi kreatif sehingga menghasilkan produk baru yang bernilai jual. Tujuan penelitian ini untuk mengetahui pengaruh ukuran penguat serbuk terhadap ketangguhan impak. Metode penelitian ini diawali dengan menyiapkan bahan penelitian serbuk cangkang telur ayam, resin BQTN 157. Alat yang digunakan pengaduk, mesh 80, mesh 100, mesh 120, mesh 180, blender, gelas ukur, cetakan, oven listrik, mesin bending dan mesin bending izod. Prosedur yang dilakukan dalam pengambilan data variasi ukuran serbuk cangkang telur ayam diayak menggunakan mesh 80, 100, 120 dan 180 di-oven pada temperatur 110 oC selama 45 menit menyisakan kadar air serbuk cangkang telur ayam maksimal 4%. Serbuk cangkang telur ayam yang sudah di-oven ditaruh diwadah dicampur dengan resin BQTN 157 dengan perbandingan 40% serbuk cangkang telur ayam dan 60% resin BQTN 157 diaduk selama 6 menit ditambah katalis 1% diaduk selama 2 menit dituang dicetakan. Tahap pengujian untuk mengetahui impak menggunakan ASTM D-5941 dengan dimensi spesimen panjang 80 ± 0,2 mm, lebar 10 ± 0,2 mm dan tebal 4,0 ± 0,2 mm. Hasil penelitian diketahui bahwa ukuran mesh 180 memiliki nilai ketangguhan impak tertinggi yaitu sebesar 6422,78 J/m². Kesimpulannya, semakin kecil ukuran serbuk cangkang telur ayam, menunjukkan nilai mekanik ketangguhan impak semakin meningkat.
BOYOLALI SHOPPING CENTER DENGAN PENDEKATAN KARYA BJARKE INGELS Reza Setianto; diana kesumasari; Dody Irnawan
Jurnal Arsitektur GRID Vol 1, No 2 (2019): Desember
Publisher : Jurnal Arsitektur GRID

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.52429/grid.v1i2.342

Abstract

Perancangan ini bertujuan untuk memberikan rancangan desain Boyolali Shopping Center dengan pendekatan karya Bjarke Ingels. Obyek perancangan berada di atas bekas lahan Stadion Pandan Arang kota Boyolali. Pengumpulan data dilakukan dengan melakukan survei lapangan, wawancara dan studi pustaka untuk kemudian dilakukan analisis perancangan. Hasil analisa perancangan ini meliputi : 1) analisa aktivitas, 2) analisa perencanaan tapak, 3) analisa bentuk bangunan, 4) analisa bahan bangunan, 5) analisa struktur, serta 6) analisa utilitas. Desain akhir dari Boyolali Shopping Center (BSC) yang menggunakan pendekatan karya Bjarke Ingels (BI), berbentuk seperti karya BI yaitu Hualiance Residence (HR). Tidak sepenuhnya sama, HR diimplementasikan berbentuk pegunungan Taiwan sedangkan BSC berbentuk alur Gunung Merapi Merbabu. Kesamaannya memiliki bentuk yang berbuku-buku. Dari segi bentuk BSC mengadopsi bentuk HR dengan modifikasi penambahan alur Gunung Merapi Merbabu, harapannya bangunan ini bisa menjadi ikon baru di Boyolali dengan ciri khasnya yaitu Merapi Merbabu.
EDUPARK GEMOLONG DENGAN TEMA ARSITEKTUR MODERN Syaiful Rakhman; Ita Dwijayanti; Dody Irnawan
Jurnal Arsitektur GRID Vol 1, No 2 (2019): Desember
Publisher : Jurnal Arsitektur GRID

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.52429/grid.v1i2.343

Abstract

Gemolong adalah salah satu kecamatan yang ada di Kabupaten Sragen. Gemolong merupakan salahsatu kecamatan yang diproyeksikan menjadi kota satelit, dan salah satu target pengembangan kota satelit adalah pembangunan kawasan wisata. Maka dari itu perlu direncanakan pembangunankawasatan wisata yang penulis namakan Edupark Gemolong. Tujuan perancangan EduparkGemolong adalah untuk mendukung Gemolong sebagai kota satelit, untuk menampung tuntutan kebutuhan masyarakat terhadap fasilitas kota yang saat ini belum memadahi, untuk memberikan Landmark baru bagi Kecamatan Gemolong. Untuk melakukan perancangan ini metode yang digunakan adalah dengan mengkombinasikan metode kualitatid dan kuantitatif yang akan menghasilkan perancangan yang lebih inovatif baik dari segi ide, konsep serta hasil akhir berupa bentuk rancangan. Hasil akhir dari perancangan ini adalah suatu solusi desain untuk Edupark Gemolong yang bertema Arsitektur Modern tetapi tidak melupakan ciri khas lokal.
PERANCANGAN DESTINASI SINE DENGAN PENDEKATAN ARSITEKTUR EKOLOGIS Viki Ema Sasongko; Dwi Ely Wardani; Dody Irnawan
Jurnal Arsitektur GRID Vol 3, No 2 (2021): Desember
Publisher : Jurnal Arsitektur GRID

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.52429/grid.v3i2.881

Abstract

Perancangan ini bertujuan untuk merancang serta mengetahui strategi Desa Sine dalammengembangkan desa wisata. Objek penelitian terletak di desa wisata Sine Kecamatan Sragen, Kabupaten Sragen. Pengumpulan data pada penelitiann ini dilakukan dengan dua cara yaitu surveylapangan dan studi pustaka yang nantinya dilakukan analisis perancangan. Hasil penelitian berupa analisis perancangan yang meliputi a) Analisa pelaku meliputi analisa aktivitas, analisa pelakuaktivitas, analisa pola pelaku aktivitas, kebutuhan ruang; b) Analisa tapak meliputi  kondisi tapak, kebisingan, aksesbilitas dan sirkulasi, utilitas, vegetasi, view, orientasi matahari, zoning site; c)Analisa bentuk bangunan; d) Analisa bahan bangunan; e) Analisa struktur; f) Analisa utilitas meliputi penyedian air bersih,penyediaan tempat pengolahan air limbah, penyediaan tempat sampah,penyediaan system kebakaran, penyediaan system keamanan, penyediaan jaringan listrik. Hasil akhir penelitian ini berupa konsep desain destinasi wisata yang menyuguhkan fasilitas wisata sepertidancing fountain, area paintball, offroad dengan pendekatan arsitektur ekologi.
REDESAIN KAWASAN GOR DIPONEGORO DENGAN KONSEP PENDEKATAN ARSITEKTUR HIGH TECH DI SRAGEN Agus Widodo; Dwi Ely Wardani; Dody Irnawan
Jurnal Arsitektur GRID Vol 3, No 2 (2021): Desember
Publisher : Jurnal Arsitektur GRID

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.52429/grid.v3i2.559

Abstract

Perancangan ini bertujuan untuk memberikan konsep rencana dan rancangan Redesain Kawasan Gor Diponegoro dengan Konsep Pendekatan Arsitektur High Tech. Site untuk perancangan ini berada di kawasan GOR sebelumnya yang berada di Kabupaten Sragen. Pengumpulan data dilakukan dengan survei lapangan, wawancara dan kajian literatur untuk kemudian dilakukan pengolahan dan analisis data. Hasil analisis data meliputi: (1) Analisa Peruangan yang meliputi analisa pelaku dan jenis kegiatan, analisa pengelompokan kegiatan, analisa besaran ruang dan hubungan ruang. (2) Analisa Tapak yang meliputi anallisa site, orientasi tapak, analisa sirkulasi, analisa vegetasi, analisa view, analisa zonifikasi serta analisa matahari dan angin. (3) Analisa Tampilan Bangunan yang meliputi analisa bentuk dan fasad bangunan. (4) Analisa Bahan Bangunan (5) Analisa Sistem Struktur yang meliputi struktur bawah, super struktur dan upper struktur. (6) Analisa Sistem Utilitas yang meliputi jaringan listrik, sistem pemipaan, pengolahan sampah dan pengamanan kebakaran dan petir.
PERENCANAAN COTTAGE PANGGUNG DI BALI DENGAN PENDEKATAN ARSITEKTUR TROPIS Alvin Baref Fauzan; Dwi Ely Wardani; Dody Irnawan
Jurnal Arsitektur GRID Vol 3, No 2 (2021): Desember
Publisher : Jurnal Arsitektur GRID

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.52429/grid.v3i2.558

Abstract

Perencanaan  ini  bertujuan  untuk  memberikan  rancangan  desain  Cottage  Panggung  di  Bali  denganPendekatan Arsitektur Tropis. Obyek perancangan berada diatas lahan Kosong di Desa Peliatan, Kecamatan Ubud Kabupaten Gianyar, Bali. Pengumpulan data dengan melakukan survei lapangan, wawancara dan studi pustaka kemudian dilakukan analisis perancangan. Hasil analisis perancangan ini meliputi : (1) Analisis Aktivitas meliputi analisis program aktivitas, analisis pelaku aktivitas, analisis pengelompokan aktivitas, analisis pola aktivitas pelaku, analisis kebutuhan ruang, dan analisis besaran ruangan. (2) Analisis Perencanaan Tapak meliputi orientasi matahari, orientasi sirkulasi, orientasi view, orientasi kebisingan, dan zoning site, (3) Analisis Bentuk Bangunan, (4) Analisis Bahan Bangunan, (5)  Analisis  Struktur meliputi struktur bawah, super struktur, struktur tengah, struktur utama dan struktur atas, serta (6) Analisis Utilitas meliputi penyediaan air bersih, pengelolaan air limbah, jaringan listrik, pemadam kebakaran, sistem keamanan, dan pengolahan  limbah  sampah. Desain akhir Cottage Panggung di Bali menggunakan pendekatan Arsitektur Tropis yang memanfaatkan pencahayaan alami, penghawaan alami, dan lebih banyak menggunakan material lokal setempat
REVITALISASI BENTENG VASTENBURG DENGAN PENDEKATAN ARSITEKTUR MONUMENTAL DI SURAKARTA Mega Ayu Pangestiningrum; Dwi Ely Wardani; Dody Irnawan
Jurnal Arsitektur GRID Vol 3, No 2 (2021): Desember
Publisher : Jurnal Arsitektur GRID

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.52429/grid.v3i2.878

Abstract

Revitalisasi merupakan upaya untuk meningkatkan nilai lahan atau kawasan melalui pembangunan kembalidalam suatu kawasan yang dapat meningkatkan fungsi kawasan sebelumnya.Benteng Vastenburg merupakan satu dari sekian banyak benteng yang dibangun oleh pemerintahan kolonial Belanda. Benteng Vastenburgmerupakan benteng pertahanan yang terkait dengan posisi keraton Surakarta dan rumah Gubernur Belanda. Revitalisasi Benteng Vastenburg sebagai aset peninggalan masa lalu yang bertujuan untuk menghidupkankembali citra Benteng Vastenburg dengan pendekatan Arsitektur Monumental, dimana bangunan atau aset akan dipertahankan sebagai identitas kota dan memberi aktivitas hidup yang bermanfaat bagi masyarakat  sehinggadiperoleh nilai ekonomi yang menjamin bangunan terpelihara dan manfaat penggunaan yang dapat dirasakan oleh masyarakat luas. Beberapa faktor-faktor dasar arsitektur yang dirumuskan dalam Revitalisasi BentengVastenburg ini dimulai dari mempertimbangkan lokasi, orientasi sinar matahari, arah angin, mereduksi kebisingan, adanya pencahayaan dan penghawaan alami, vegetasi serta mitigasi bencana. Dan pada hasilrancangan bangunan dapat terpenuhi fungsi bangunan yang maksimal, sistem struktur dan estetika desain bentuk bangunan yang beradaptasi dengan lingkungan alam sekitarnya
EVALUASI SOFTWARE CAD UNTUK MAHASISWA TEKNIK SIPIL DAN ARSITEKTUR SEBAGAI PEMBUATAN GAMBAR KERJA Dody Irnawan; Silvia Yulita Ratih
Jurnal Informatika Dan Tekonologi Komputer (JITEK) Vol. 1 No. 2 (2021): Juli : Jurnal Informatika dan Teknologi Komputer
Publisher : Pusat Riset dan Inovasi Nasional

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.55606/jitek.v1i2.376

Abstract

The development of science is increasingly rapid, one of which is digital technology as a drawing tool that continues to grow. Building Construction Structure is one of the courses in the Architecture Study Program, at the Faculty of Civil Engineering and Planning, University of Surakarta, the use of computer technology has indeed been applied to one of the courses, namely the Digital Architecture course which teaches about the basics of using the AutoCAD program. with its application to the manufacture of construction drawings, this study tries to make a comparison between AutoCAD and other software that is devoted to the field of architecture and civil engineering or specifically to the construction sector. The ArchiCAD software provides convenience in the form of tools that are already in the form of technical functions on structural elements and building architecture. Students really need to be introduced to ArchiCAD to support the creativity of ideas, designs and complete working drawings that are sustainable so that they are time efficient and support other courses.