Ajeng Putri Wulan Guritno
Universitas Swadaya Gunung Jati, Cirebon, Indonesia

Published : 2 Documents Claim Missing Document
Claim Missing Document
Check
Articles

Found 2 Documents
Search

INOVASI LAYANAN SKCK BAGI EKS WARGA BINAAN MELALUI APLIKASI POLRI SUPER APP Ajeng Putri Wulan Guritno; Siti Khumayah
PAPATUNG: Jurnal Ilmu Administrasi Publik, Pemerintahan dan Politik Vol 9 No 3 (2026): PAPATUNG Volume 9 Nomor 3 Tahun 2026
Publisher : GoAcademica Research dan Publishing

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.54783/japp.v9i3.1817

Abstract

Penelitian ini bertujuan mengkaji pelaksanaan E-Government pada layanan Surat Keterangan Catatan Kepolisian bagi eks warga binaan melalui Aplikasi Polri Super App di Polres Cirebon Kota dan mengidentifikasi faktor penghambatnya. Menggunakan pendekatan kualitatif deskriptif, hasil penelitian menunjukkan bahwa pelaksanaan E-Government tersebut didukung oleh dasar hukum yang jelas, komitmen digitalisasi pelayanan publik dan sosialisasi menyeluruh. Ketersediaan sumber daya finansial, teknologi, dan manusia sudah memadai. Manfaat yang dirasakan petugas berupa berkurangnya beban kerja, sementara eks warga binaan merasakan kemudahan akses, proses cepat, dan berkurangnya rasa sungkan akibat beban psikologis. Hambatan yang ditemukan meliputi rendahnya literasi digital eks warga binaan, ketergantungan pada server pusat, dan masih adanya tindakan residivisme. Inovasi layanan ini terletak pada digitalisasi proses layanan yang fleksibel, aman, dan terintegrasi dengan Dinas Kependudukan dan Pencatatan Sipil serta Direktorat Jenderal Pemasyarakatan. Bagi eks warga binaan, terdapat perbedaan yang terletak pada mekanisme pengisian pernyataan perjanjian, mekanisme verifikasi, persyaratan administrasi, dan hasil akhir dokumen Surat Keterangan Catatan Kepolisian.
Membangun Identitas dan Potensi Melalui Media Sosial: Branding Desa Kedungbokor, Kabupaten Brebes Leni Rohida; Prian Praesti; Ajeng Putri Wulan Guritno; Muhammad Zainal Mutaqqin; Urfah Markhumah; Tegar Apriansyah Wismajaya; Devi Devi; Putri Amalia; Dewi Anjelina; Abi Nurohman; Muhammad Naufal Ashifuddin; Nita Priyanti; Imam Andika Saputra; Erry Arfian; Eva Retno Nur Hazizah
Jurnal Penyuluhan dan Pemberdayaan Masyarakat Vol. 4 No. 3 (2025): Jurnal Penyuluhan dan Pemberdayaan Masyarakat (September)
Publisher : CV. Era Digital Nusantara

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.59066/jppm.v4i3.1573

Abstract

Tujuan dari program pengabdian kepada masyarakat ini adalah untuk menciptakan identitas dan meningkatkan potensi Desa Kedungbokor, Kabupaten Brebes, melalui penggunaan media sosial sebagai sarana branding. Latar belakang kegiatan ini berasal dari kurangnya promosi potensi desa seperti wisata alam, kuliner khas, dan produk manufaktur kecil dan menengah (UMKM), yang menyebabkan akses ekonomi masyarakat terbatas. Untuk mencapai hal ini, dibutuhkan pendekatan branding digital yang efektif dan sesuai dengan budaya desa. Survei awal melibatkan 50 orang yang terdiri dari perangkat desa, pelaku UMKM, dan pemuda lokal. Hal-hal yang dibahas termasuk mengelola akun media sosial resmi desa, memberikan pelatihan literasi digital, dan memberikan bantuan dalam membuat konten kreatif. Selama tiga bulan setelah pelaksanaan, partisipasi masyarakat dan keterjangkauan konten (reach) dinilai. Hasil kegiatan menunjukkan peningkatan literasi digital sebesar 75% dan peningkatan jumlah pengunjung akun media sosial desa dari nol menjadi 1.500 pengikut aktif dalam waktu dua bulan. Hasilnya menunjukkan bahwa branding di media sosial dapat meningkatkan identitas desa dan membuka peluang ekonomi yang bergantung pada potensi lokal. Aktivitas ini penting karena memberikan model pemberdayaan masyarakat yang dapat digunakan di era digital dan dapat digunakan di tempat lain dalam situasi yang sama.