Claim Missing Document
Check
Articles

Found 3 Documents
Search

Partnership For The Goals: Utang, Investasi, dan Bantuan Luar Negeri (Kontroversi dan Peluang) Islah Sahbana Kudadiri; Rahmi Sekar Andhini; Syarifah Hannum Pohan
Journal of Golden Generation Economic Vol. 1 No. 2 (2025): Desember : Journal of Golden Generation Economic
Publisher : PT. Lembaga Penerbit Penelitian Nusantara

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.65244/jggeconomic.v2i1.323

Abstract

Penelitian ini membahas tentang Partnership for the Goals, yaitu Tujuan Pembangunan Berkelanjutan ke-17, dengan fokus pada peran utang dari luar negeri, investasi asing, dan bantuan dari luar negeri dalam mendukung pembangunan berkelanjutan di Indonesia. Ketiga instrumen tersebut berfungsi sebagai sumber dana dan saluran kerja sama internasional, tetapi juga bisa menyebabkan ketergantungan ekonomi serta ketidakseimbangan kekuasaan antara negara pemberi bantuan dan negara penerima. Penelitian ini menggunakan pendekatan kuantitatif deskriptif dengan mengirimkan kuesioner kepada 23 responden di Kota Medan yang memahami isu kemitraan global, pembangunan, dan ekonomi. Hasil penelitian menunjukkan bahwa mayoritas responden melihat utang luar negeri, investasi asing, dan bantuan luar negeri sebagai alat penting untuk mempercepat pembangunan, selama dikelola secara transparan, bermanfaat, dan sesuai dengan kepentingan negara. Responden juga menekankan pentingnya menjaga keseimbangan antara manfaat dan risiko ketiga instrumen tersebut agar tidak menyebabkan ketergantungan ekonomi yang terlalu lama. Selain itu, persepsi responden terhadap kemitraan global (SDG 17) menunjukkan sikap positif terhadap kerja sama internasional yang fokus pada transfer teknologi, inovasi, dan pertumbuhan yang inklusif, namun tetap menekankan pentingnya kemandirian ekonomi nasional. Dengan demikian, penelitian ini menyatakan bahwa Partnership for the Goals hanya akan berhasil jika dilaksanakan dalam kerangka tata kelola yang baik, prinsip kesetaraan, serta komitmen bersama untuk mencapai pembangunan yang adil dan berkelanjutan.
Persepsi Masyarakat terhadap Transparansi Anggaran dan Akuntabilitas Pemerintah Kota Medan Ahmad Wahyudi Zein; Sri Wahyuni; Sapna Maharani Saragih; Rahmi Sekar Andhini; Khairunnisa Khairunnisa
OPTIMAL Jurnal Ekonomi dan Manajemen Vol. 5 No. 1 (2025): Jurnal Ekonomi dan Manajemen
Publisher : Lembaga Pengembangan Kinerja Dosen

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.55606/optimal.v5i1.5891

Abstract

Using a literature review approach, this research looks at how the public views the accountability and openness of the Medan City Government's budget. The foundation of this research is the idea that openness and responsibility are cornerstones of effective leadership that may boost confidence in government. Finding out how people feel about government transparency and accountability in handling regional budgets is the main goal of the research. An analysis of pertinent literature, documents, and prior research is carried out as part of the methodology, which is known as a literature review. According to the study's results, budget transparency is crucial for establishing public confidence and engagement since it shows how openly the government provides information and the accountability systems are operating. The study's findings highlight the need of holding governments more responsible and transparent in order to foster more responsive and accountable leadership and, by extension, to increase public engagement in tracking how regional funds are being used.
Dinamika Pernikahan Usia Dini dan Aksentuasi Risiko Stunting: Analisis Multidimensional Perspektif Kesehatan, Hukum, Sosial-Ekonomi, dan Pendidikan di Desa Ndeskati Khairunnisa Khairunnisa; Muhammad Ramadhana; Raja Albar Pandapotan Simatupang; Rahmi Sekar Andhini; Lusi Febriani
Natural: Jurnal Pelaksanaan Pengabdian Bergerak bersama Masyarakat. Vol. 4 No. 3 (2026): August : Natural: Jurnal Pelaksanaan Pengabdian Bergerak bersama Masyarakat
Publisher : Asosiasi Riset Ilmu Kesehatan Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.61132/natural.v4i3.2535

Abstract

Child marriage is a multidimensional issue that has serious impacts on reproductive health, socio-economic conditions, law, and education in rural areas. This study aims to analyze in depth the phenomenon of child marriage in Ndeskati Village, Karo Regency, and its impact on the risk of toddler stunting and family resilience. The research method used is descriptive qualitative with data collection techniques through in-depth interviews with the Ndeskati Village Midwife as the key informant, field observation, and documentation study. The results showed that early pregnancy causes fatal medical impacts on adolescent mothers due to reproductive organ immaturity, such as the risk of postpartum hemorrhage to maternal paralysis, and is directly proportional to the high precipitation of toddler stunting cases due to nutritional and parenting unpreparedness. From a legal aspect, although Law No. 16 of 2019 has been massively disseminated by health agencies, child marriage practices continue due to high requests for marriage dispensation and unregistered marriages. The main driver of this phenomenon in Ndeskati Village is the prevalence of free association leading to unplanned pregnancies, which results in intergenerational poverty traps and financial dependence. Conversely, participation in secondary/higher education is proven to be the most effective protective barrier in delaying marriage age. This study recommends a multisystemic approach involving synergy between health workers, educational institutions, religious/customary figures, and parental supervision to reduce child marriage rates.