Claim Missing Document
Check
Articles

Found 3 Documents
Search

PENGARUH PENGGUNAAN GEOBOARD TERHADAP PEMAHAMAN KONSEP SUDUT PADA SISWA SD Cici Hayati Nasution; Safrida Napitupulu; Beta Rapita Silalahi; Sujarwo; Juliandi Siregar
Journal of Golden Generation Education Vol. 2 No. 1 (2026): Februari : Journal of Golden Generation Education
Publisher : PT. LEMBAGA PENERBIT PENELITIAN NUSANTARA

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.65244/jgge.v2i1.544

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengkaji pengaruh penggunaan geoboard terhadap pemahaman konsep sudut pada siswa sekolah dasar. Materi sudut kerap diajarkan secara prosedural sehingga siswa hanya mengenali jenis sudut tanpa memahami bagaimana sudut terbentuk dan apa maknanya. Geoboard dimanfaatkan sebagai media manipulatif agar siswa dapat mengeksplorasi garis dan titik secara langsung, sehingga konsep sudut dipahami melalui pengalaman konkret. Penelitian ini menggunakan desain kuasieksperimen dengan model pretest–posttest pada dua kelompok siswa kelas IV. Instrumen yang digunakan berupa tes pemahaman konsep dan lembar observasi aktivitas belajar. Hasil analisis menunjukkan bahwa siswa yang belajar menggunakan geoboard mengalami peningkatan pemahaman yang lebih signifikan dibandingkan dengan siswa yang belajar melalui metode konvensional. Selain itu, siswa tampak lebih aktif, terlibat dalam diskusi, dan berani mencoba berbagai kemungkinan bentuk sudut. Temuan ini menunjukkan bahwa penggunaan media konkret dapat membantu siswa membangun pemahaman yang lebih mendalam dan tidak sekadar menghafal konsep. 
Pengaruh Model PBL-LKPD Berbantuan Solar System Scope Terhadap Hasil Belajar Peserta Didik Pada Materi Tata Surya Dikelas VII SMP Novi Irmala Sari; Lia Afriyanti Nasution; Khariah Khariah; Juliandi Siregar
JPFT (Jurnal Pendidikan Fisika Tadulako Online) Vol. 14 No. 2 (2026): JPFT (Jurnal Pendidikan Fisika Tadulako Online)
Publisher : Universitas Tadulako

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.22487/jpft.v14i2.6810

Abstract

Penelitian ini berfokus membandingkan capaian hasil belajar tata surya antara siswa kelas VII yang menerapkan model Problem Based Learning (PBL) berbantuan LKPD serta aplikasi Solar System Scope, dengan kelompok yang belajar secara konvensional. Menggunakan pendekatan kuantitatif jenis eksperimen semu (Nonequivalent Control Group Design), sampel diambil secara purposive sampling di SMP Swasta Swadaya Sumberejo, yakni kelas VII-1 (25 siswa) sebagai kelas eksperimen dan kelas VII-2 (26 siswa) sebagai kelas kontrol. Data dikumpulkan melalui 20 butir soal pilihan ganda yang telah dinyatakan valid dan reliabel melalui uji instrumen serta penilaian ahli. Hasil analisis statistik dengan IBM SPSS menunjukkan perbedaan yang sangat signifikan (sig. = 0,000 < 0,05), di mana rata-rata posttest kelas eksperimen mencapai 84,20, sedangkan kelas kontrol hanya memperoleh 63,46. Keunggulan ini diperkuat oleh capaian N-Gain kelas eksperimen yang 29,66% lebih tinggi, serta indeks effect size sebesar 1,82 yang tergolong dalam kategori Sangat Besar. Dari temuan tersebut, dapat disimpulkan bahwa integrasi model PBL dengan aplikasi interaktif Solar System Scope terbukti memberikan pengaruh positif yang sangat kuat dalam mengoptimalkan pemahaman materi tata surya peserta didik.
Pengaruh Model Discovery Learning Berbantuan Media Mobile Learning Qreative Educative Terhadap Hasil Belajar Kognitif Fisika Pada Materi Gelombang Mekanik Hanna Aulia Siregar; Lia Afriyanti Nasution; Rofiqoh Hasan Harahap; Juliandi Siregar; Khairiah Khairiah
JPFT (Jurnal Pendidikan Fisika Tadulako Online) Vol. 14 No. 2 (2026): JPFT (Jurnal Pendidikan Fisika Tadulako Online)
Publisher : Universitas Tadulako

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.22487/jpft.v14i2.6814

Abstract

Penelitian ini berawal dari sebuah tantangan bagaimana cara membuat materi fisika yang abstrak jadi lebih mudah dipahami oleh siswa, sekaligus memanfaatkan teknologi sekolah dengan maksimal. Untuk menjawabnya, penelitian ini menguji coba model Discovery Learning yang dipadukan dengan aplikasi Mobile Learning bernama Qreative Educative pada materi Gelombang Mekanik.Melalui pendekatan kombinasi (explanatory sequential design) pada 18 siswa kelas XI IPA yang dipilih menggunakan teknik Purposive Sampling, instrumen data dikumpulkan melalui tes, observasi, dan wawancara, lalu dianalisis dengan uji statistik N-Gain serta Wilcoxon, hasil belajar mereka dipantau sebelum dan sesudah pembelajaran. Hasilnya sangat menggembirakan Nilai rata-rata siswa melonjak drastis dari 49,44 saat pretest menjadi 79,44 saat posttest. Uji statistik (Wilcoxon) juga memperkuat bahwa peningkatan ini bukan kebetulan semata. Secara nyata, aplikasi ini sukses memvisualisasikan gelombang yang tadinya sulit dibayangkan, sekaligus memberikan koreksi langsung agar siswa tidak salah paham. Kesimpulannya, kolaborasi metode Discovery Learning dan aplikasi Qreative Educative ini terbukti ampuh mendongkrak pemahaman fisika siswa, sehingga pendekatan inovatif ini sangat layak direkomendasikan sebagai salah satu media pembelajaran interaktif yang efektif di dalam kelas.