Claim Missing Document
Check
Articles

Found 2 Documents
Search

Mazhab Tafsir Falsafi: Kelahiran, Perkembangan, Sumber, Metode, Karakteristik, Tokoh, Dan Karyanya Fitri A; Muhammad Hafizh; Akhmad Dasuki
Journal of Golden Generation Multidisciplinary Vol. 2 No. 3 (2026): Juni : Journal of Golden Generation Multidisciplinary
Publisher : PT. Lembaga Penerbit Penelitian Nusantara

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.65244/jggm.v2i3.730

Abstract

Mazhab tafsir falsafi adalah corak penafsiran Al-Qur'an yang memadukan filsafat dan rasionalitas. Ia lahir dan berkembang seiring menguatnya tradisi rasional dalam peradaban Islam, terutama setelah penerjemahan karya-karya Yunani. Pertanyaan utama dalam kajian ini meliputi: bagaimana kelahiran dan perkembangannya, sumber serta metode yang digunakan, serta karakteristik dan tokoh pentingnya. Penelitian ini menggunakan metode kepustakaan kualitatif deskriptif dengan menganalisis literatur primer dan sekunder. Hasilnya menunjukkan bahwa tafsir falsafi bersumber pada Al-Qur'an, hadis, serta argumentasi logis dan metafisis. Metode yang dipakai adalah filosofis-analitis yang menekankan harmonisasi wahyu dan akal. Karakteristik utamanya terlihat pada penalaran spekulatif, pendekatan konseptual, serta upaya membuktikan kesesuaian antara iman dan rasio. Tokoh-tokoh penting mazhab ini antara lain Al-Farabi, Ibnu Sina, Al-Ghazali (dalam beberapa karyanya), dan Ibnu Rusyd. Karya-karya mereka seperti Tahafut al-Falasifah, Fusus al-Hikam, dan tafsir-tafsir bercorak isyari-filosofis menjadi identitas mazhab. Simpulannya, tafsir falsafi berkontribusi signifikan dalam memperkaya khazanah tafsir Islam, meskipun kajian ini terbatas pada analisis literatur tanpa penelitian lapangan.
Analisis Komparatif Kitab Shafwah al-Tafāsīr dan Al-Wasīṭ: Telaah Sejarah, Sumber, Manhaj, Mazhab, dan Distingsi Corak Penafsiran Sholihudin Amin; Fitri A; Akhmad Dasuki
Jurnal Studi Ilmu Alquran dan Tafsir Vol. 2 No. 2 (2026): January
Publisher : Indonesian Journal Publisher

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.47134/jsiat.v2i2.275

Abstract

Artikel ini mengkaji secara komparatif dua karya tafsir modern yang berpengaruh, yaitu Shafwah al-Tafāsīr karya Muḥammad ‘Alī ash-Ṣābūnī dan al-Tafsīr al-Wasīṭ karya Muḥammad Sayyid al-Ṭanṭāwī. Keduanya hadir sebagai respons atas kebutuhan umat Islam modern terhadap penafsiran Al-Qur’an yang sistematis, ringkas, dan kontekstual, namun dibangun di atas manhaj dan orientasi keilmuan yang berbeda. Penelitian ini menggunakan metode library research dengan pendekatan kualitatif-deskriptif dan analisis komparatif, dengan menelaah aspek sejarah penulisan, sumber penafsiran, manhaj metodologis, kecenderungan mazhab, serta distingsi corak penafsiran masing-masing mufassir. Hasil kajian menunjukkan bahwa Shafwah al-Tafāsīr bercorak tahlīlī dengan kecenderungan ijmālī dan fokus kuat pada ayat-ayat hukum (fiqhiyyah), serta berupaya merangkum otoritas tafsir klasik secara sistematis. Sementara itu, al-Wasīṭ menampilkan pendekatan adabī-ijtima‘ī dengan penekanan pada analisis kebahasaan, rasionalitas moderat, dan kontekstualisasi sosial yang mencerminkan tradisi intelektual al-Azhar. Studi ini menegaskan bahwa perbedaan manhaj kedua tafsir tersebut tidak bersifat kontradiktif, melainkan saling melengkapi dalam memperkaya khazanah metodologi tafsir kontemporer.