Rahmi
Universitas Islam Negeri Sjech M. Djamil Djambek Bukittinggi

Published : 2 Documents Claim Missing Document
Claim Missing Document
Check
Articles

Found 2 Documents
Search

Optimalisasi Potensi Danau Melalui Budidaya Ikan Sistem Keramba Jaring Apung Berbasis Pemberdayaan Masyarakat Lokal Berkelanjutan Fito Patrio; Gestiarani Veronika; Rahmi
Tanmiyah Impact: Islamic Economics & Business Service Journal Vol. 1 No. 1 (2025): Maret 2025
Publisher : Fakultas Ekonomi dan Bisnis Islam

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Pemanfaatan potensi danau melalui budidaya ikan sistem Keramba Jaring Apung (KJA) merupakan kegiatan pengabdian kepada masyarakat yang bertujuan mendukung ketahanan pangan, meningkatkan perekonomian lokal, dan menjaga keberlanjutan ekosistem perairan. Kegiatan ini dilaksanakan במסגרת program Kuliah Kerja Nyata (KKN) dengan pendekatan partisipatif yang melibatkan observasi lapangan, pendampingan masyarakat, serta kegiatan pelatihan. Danau yang digunakan memiliki kondisi ekologis yang mendukung, seperti kedalaman, sirkulasi air, dan kualitas air yang sesuai untuk budidaya ikan. Jenis ikan nila dan ikan mas dipilih karena memiliki daya adaptasi yang baik serta permintaan pasar yang tinggi. Sistem KJA memberikan keuntungan berupa efisiensi pemanfaatan perairan, kemudahan pengelolaan, dan proses panen yang lebih praktis. Partisipasi aktif masyarakat melalui pembentukan kelompok pembudidaya ikan menjadi faktor penting keberhasilan program. Tantangan yang dihadapi meliputi kondisi cuaca, risiko penyakit ikan, dan keterbatasan literasi teknologi. Upaya penanganan dilakukan melalui pengelolaan limbah, pengaturan kepadatan tebar, rotasi panen, dan penerapan teknologi sederhana. Hasil kegiatan menunjukkan bahwa budidaya ikan sistem KJA mampu meningkatkan pendapatan masyarakat sekaligus menjaga kelestarian danau secara berkelanjutan. The utilization of lake potential through floating net cage (Keramba Jaring Apung/KJA) fish farming is a community-based initiative aimed at supporting food security, strengthening the local economy, and maintaining aquatic ecosystem sustainability. This community service activity was implemented as part of a student Community Service Program (KKN) using a participatory approach involving direct observation, community engagement, and training activities. The selected lake exhibited suitable ecological conditions, including adequate water depth, circulation, and water quality to support aquaculture. Tilapia and carp were chosen due to their adaptability and market demand. The KJA system provides advantages such as efficient use of water space, controlled cultivation environments, and easier harvesting. Community participation through capacity-building activities and the formation of fish farmer groups played a crucial role in program success. Challenges encountered included weather variability, fish disease risks, and limited technological literacy. These challenges were addressed through proper waste management, regulation of stocking density, harvest rotation, and basic technology integration. The results demonstrate that KJA-based aquaculture can increase community income while preserving lake ecosystems, making it a sustainable and environmentally responsible model for local aquaculture development
Implementasi Manajemen Bisnis Syariah dalam Pemberdayaan Ekonomi Petani di Data Kampung Dadok Berbasis Komunitas Lokal Vivi Gustri Wahyuni; Rahmi
Tanmiyah Impact: Islamic Economics & Business Service Journal Vol. 1 No. 2 (2025): Juni 2025
Publisher : Fakultas Ekonomi dan Bisnis Islam

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Sektor pertanian di Sumatera Barat, khususnya di wilayah pedesaan seperti Kampung Dadok, memiliki peran strategis dalam mendukung ketahanan pangan dan perekonomian masyarakat. Namun, petani masih menghadapi berbagai tantangan, seperti keterbatasan akses permodalan, ketidakstabilan harga pasar, serta ketergantungan pada praktik pinjaman yang tidak adil. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis implementasi manajemen bisnis syariah dalam pemberdayaan ekonomi petani di Kampung Dadok. Penelitian menggunakan pendekatan kualitatif dengan metode studi kasus. Pengumpulan data dilakukan melalui wawancara mendalam, observasi, dan dokumentasi terhadap petani serta tokoh masyarakat setempat. Hasil penelitian menunjukkan bahwa nilai-nilai manajemen bisnis syariah, seperti keadilan, kemitraan, dan gotong royong, telah secara kultural melekat dalam aktivitas ekonomi petani, meskipun belum terlembagakan secara formal. Petani menunjukkan minat yang kuat terhadap pembentukan koperasi berbasis syariah sebagai alternatif pembiayaan yang lebih adil melalui skema mudharabah dan qardhul hasan. Kendala utama yang dihadapi meliputi rendahnya literasi keuangan syariah, keterbatasan dukungan kelembagaan, dan belum optimalnya pendampingan teknis. The agricultural sector in West Sumatra, particularly in rural areas such as Kampung Dadok, plays a strategic role in supporting food security and community economic development. However, farmers still face various challenges, including limited access to capital, market price instability, and dependence on unfair lending practices. This study aims to analyze the implementation of sharia business management in empowering farmers’ economic activities in Kampung Dadok. The research employed a qualitative approach using a case study method. Data were collected through in-depth interviews, observations, and documentation involving farmers and local community leaders. The results indicate that sharia business principles, such as justice, partnership, and mutual cooperation, are culturally embedded in farmers’ economic activities, although not yet formally institutionalized. Farmers expressed strong interest in establishing sharia-based cooperatives as an alternative for fair financing through mudharabah and qardhul hasan schemes. The main challenges include low sharia financial literacy, limited institutional support, and suboptimal technical assistance