Ariel Abenaya Simarmata
Universitas Sumatera Utara

Published : 2 Documents Claim Missing Document
Claim Missing Document
Check
Articles

Found 2 Documents
Search

Normalizing hostility: TikTok netizens and hate speech on Ahmad Sahroni Muhammad Syafiq; Ariel Abenaya Simarmata; Tulus Maruli Purba; Johan Wilfridus Pane; Hadlinten Josua Tumanggor; Dian Marisha Putri
Journal Albion : Journal of English Literature, Language, and Culture Vol. 8 No. 1 (2026): Issue 1
Publisher : Universitas Pakuan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33751/albion.v8i1.29

Abstract

This study examines hate speech in the comment sections of TikTok news accounts discussing Ahmad Sahroni, a prominent Indonesian political figure. As social media increasingly shapes public opinion and political discourse, understanding how hostile language is produced and circulated online has become essential. The objective of this research is to analyze the linguistic, discursive, and ideological features of hate speech using Fairclough’s (1995) Critical Discourse Analysis framework supported by van Dijk’s (2008) socio-cognitive approach. Data were collected from five major TikTok news accounts, with twenty-five top-liked comments selected for analysis. The findings show that hate speech appears through insults, negative labeling, sarcasm, accusations, and mockery, while some comments reinforce broader narratives of public distrust toward political elites. These results highlight how TikTok’s algorithm and user interaction patterns contribute to the visibility and normalization of hostile discourse. The study provides insights that can support digital literacy efforts and inform policy discussions.
Morphological Stylistics And Literary Devices In Uptown Funk's Mark Ronson Song Lyric Kevindo Silalahi; Ariel Abenaya Simarmata; Aditiya Mulya Syarif; Rahmadsyah Rangkuti
Arus Jurnal Psikologi dan Pendidikan Vol 5 No 2: Juni (2026)
Publisher : Arden Jaya Publisher

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.57250/ajpp.v5i2.2645

Abstract

PPenelitian ini berfokus pada karakteristik stilistika morfologis serta teknik-teknik sastra yang digunakan dalam lirik lagu “Uptown Funk” karya Mark Ronson dan Bruno Mars. Lirik lagu merupakan bentuk ekspresi linguistik yang khas karena memadukan unsur struktural dan estetis secara bersamaan. Meskipun penelitian sebelumnya telah mengkaji ciri-ciri stilistika dalam genre musik populer, masih terdapat keterbatasan penelitian yang secara sistematis membahas keterkaitan antara proses morfologis dan perangkat sastra dalam komposisi musik kontemporer. Oleh karena itu, penelitian ini bertujuan untuk mengidentifikasi karakteristik stilistika morfologis yang muncul dalam lirik lagu serta menganalisis bagaimana karakteristik tersebut bekerja bersama perangkat sastra dalam menghasilkan efek stilistika tertentu. Penelitian ini menggunakan metode deskriptif kualitatif dengan lirik lagu sebagai korpus utama analisis. Pendekatan yang digunakan adalah analisis stilistika, yang menelaah proses pembentukan kata, termasuk singkatan, pelesapan bunyi atau huruf (elision), bentuk-bentuk tidak konvensional, dan kreasi kata inovatif, serta perangkat retoris seperti repetisi, ungkapan imperatif, aliterasi, dan hiperbola. Hasil penelitian menunjukkan bahwa lirik lagu tersebut memperlihatkan penggunaan karakteristik morfologis yang cukup dominan, khususnya singkatan dan elision, yang menciptakan nuansa informal, ritmis, dan ekspresif. Penggunaan perangkat sastra juga memperkuat kualitas musikal teks, menegaskan tema-tema utama, serta meningkatkan keterlibatan pendengar. Penelitian ini menyimpulkan bahwa karakteristik morfologis dan perangkat sastra saling berkaitan secara erat dan bersama-sama membentuk kekhasan stilistika lagu tersebut.