Khairil Asnan Haedar
Universitas Sipatokkong Mambo Bone, Indonesia

Published : 2 Documents Claim Missing Document
Claim Missing Document
Check
Articles

Found 2 Documents
Search

EDUKASI EKONOMI PAJAK: MENGURAI MISPERSEPSI SEBAGAI PARADOKS MASYARAKAT TERHADAP PAJAK KENDARAAN BERMOTOR DI KOTA MAKASSAR Mira Mira; Khairil Asnan Haedar; Andi Nirma Baya Batara
Barani: Journal of Community Service Learning Vol 1 No 1 (2025): Barani: Journal of Community Service Learning
Publisher : STKIP Darud Da'wah wal Irsyad Pinrang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.58917/barani.v1i1.442

Abstract

Pajak merupakan kewajiban finansial yang harus dipenuhi oleh individu maupun badan usaha kepada negara sebagai bentuk kontribusi dalam pembiayaan pelayanan publik dan menjaga keseimbangan ekonomi nasional. Salah satu jenis pajak yang signifikan di tingkat daerah adalah Pajak Kendaraan Bermotor (PKB). Meski demikian, masih banyak masyarakat yang mengalami mispersepsi sebagai paradoks masyarakat terhadap pajak kendaraan bermotor di Kota Makassar, di mana persepsi yang keliru menyebabkan ketidaksesuaian antara kesadaran membayar pajak dan kenyataan pemenuhan kewajiban. Tujuan penelitian ini adalah: 1) Mengkaji bagaimana mispersepsi terhadap pajak kendaraan bermotor memengaruhi proses pengambilan keputusan dalam kepatuhan pajak kendaraan di Kota Makassar, Sulawesi Selatan; dan 2) Menganalisis bagaimana kesalahan persepsi terhadap regulasi PKB berdampak pada sikap dan perilaku wajib pajak dalam menentukan keputusan kepatuhan terhadap pajak kendaraan bermotor di wilayah tersebut. Penelitian ini merupakan penelitian kualitatif survey dengan menggunakan instrumen penelitian lembar wawancara dan lembar observasi. Hasil wawancara dengan pihak SAMSAT Kabupaten Gowa menunjukkan bahwa meskipun masyarakat secara umum tidak mengalami mispersepsi terkait PKB, potensi mispersepsi masih terdapat pada kelompok usia 21–27 tahun dan perempuan dengan pengalaman terbatas dalam pembayaran pajak. Sementara itu, hasil wawancara dengan mahasiswa Universitas Muhammadiyah Makassar mengindikasikan bahwa mispersepsi mencakup seluruh aspek, mulai dari misinformation hingga faktor demografis seperti usia, jenis kelamin, dan pekerjaan.
PENDAMPINGAN PRAKTIK PENGOLAHAN SAMPAH BERBASIS MAGOT BSF (HERMETIA ILLUCENS) DI PONDOK PUTRI MTs Muhammad Ainurridho; Destiquama Destiquama; Khairil Asnan Haedar
Barani: Journal of Community Service Learning Vol 1 No 1 (2025): Barani: Journal of Community Service Learning
Publisher : STKIP Darud Da'wah wal Irsyad Pinrang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.58917/barani.v1i1.468

Abstract

Permasalahan sampah organik di lingkungan pesantren masih menjadi tantangan serius karena keterbatasan sistem pengelolaan yang efektif, sehingga menimbulkan pencemaran dan risiko kesehatan. Kegiatan pengabdian kepada masyarakat ini bertujuan untuk memperkenalkan dan mendampingi praktik pengolahan sampah berbasis maggot Black Soldier Fly (Hermetia illucens) di Pondok Putri MTs. Metode yang digunakan mengadaptasi pendekatan Community-Based Participatory Action Research (CBPAR) dengan tahapan diagnosis kebutuhan, sosialisasi dan pelatihan, pendirian unit pengolahan, pendampingan operasional, serta evaluasi berkelanjutan. Hasil kegiatan menunjukkan bahwa unit budidaya maggot mampu mengurangi volume sampah organik hingga ±65% dalam satu bulan, menghasilkan larva yang dimanfaatkan sebagai pakan ternak, serta frass sebagai pupuk organik. Selain dampak teknis, kegiatan ini meningkatkan literasi lingkungan, mengubah persepsi santri terhadap maggot, serta memperkuat nilai keagamaan dalam praktik menjaga kelestarian bumi. Program ini membuktikan bahwa inovasi biokonversi berbasis maggot tidak hanya menjadi solusi ekologis, tetapi juga memiliki potensi ekonomi dan edukatif yang relevan untuk direplikasi di pesantren lain.