Arivatu Ni'mati Rahmatika
Universitas KH. A. Wahab Hasbullah

Published : 3 Documents Claim Missing Document
Claim Missing Document
Check
Articles

Found 3 Documents
Search

Pemberdayaan Ibu PKK di Desa Sidomulyo melalui Seminar Berwirausaha Faisol Hidayatulloh; Aufia Aisa; Hurin Innihayatus Sa'adah; Arivatu Ni'mati Rahmatika; Fifin Nur Hidayati; Faiz Zakiyul Fuad; Yusuf Fahmil Hafizh
Jumat Ekonomi: Jurnal Pengabdian Masyarakat Vol. 3 No. 3 (2022): Desember
Publisher : Lembaga Penelitian dan Pengabdian kepada Masyarakat Universitas KH. A. Wahab Hasbullah

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.32764/abdimasekon.v3i3.3153

Abstract

Pada masa sekarang ini, sebagian besar masyarakat di Indonesia gencar mendapatkan ajakan untuk melakukan wirausaha. Desa Sidomulyo terletak di Kecamatan Megaluh Kabupaten Jombang memiliki potensi sumber daya manusia yang tidak begitu tertinggal dengan desa yang ada di sekitarnya. Berkaitan dengan hal tersebut, potensi berwirausaha yang ada di Desa Sidomulyo kurang mendapatkan sentuhan motivasi atau dorongan dalam menumbuhkan pentingnya jiwa berwirausaha. Sebagian besar dari warga dikatakan sudah cukup umur untuk dapat memulai berwirausaha yang nantinya dapat mendongkrak potensi desa yang ada di Desa Sidomulyo. Tujuan dari pengabdian ini untuk memberikan pembinaan dan pembekalan tentang kesadaran berwirausaha dan melakukan sosialisasi kepada ibu – ibu PKK Desa Sidomulyo mengenai motivasi kewirausahaan. Metode pendekatan pada skema pengabdian ini meliputi model pelatihan (ceramah), diskusi, dan pendampingan dalam melakukan wirausaha. Metode yang digunakan adalah sosialisasi dan pendampingan. Melalui kegiatan pelatihan ini diharapkan dapat menyelesaikan permasalahan yang dihadapi oleh pihak mitra. Evaluasi dilakukan sebelum dan sesudah sosialisasi. Pemahaman peserta terhadap materi yang dibahas dan indikator pencapaian dari sosialisasi tersebut adalah peserta memahami tentang bagaimana berwirausaha yang baik dan tolak ukur yang digunakan untuk menyatakan keberhasilan dari kegiatan pengabdian yang dilakukan peserta dibagikan angket dan juga pengabdian kepada masyarakat adalah usaha menyebarkan ilmu pengetahuan yang kami dapatkan kepada masyarakat. Hasil dari angket respon peserta sosialisasi ini diperoleh dari 20 peserta. Hasil presentase rata- rata angket respon peserta sosialisasi sebesar 87,4% dengan kategori sangat baik. Hal ini menunjukkan bahwa sosialisasi pentingnya berwirausaha bagi ibu rumah tangga yang diselenggarakan mampu memberikan pemahaman bagi ibu rumah tangga di desa Sidomulyo.
Pembuatan NIB dan Sertifikasi Halal untuk Meningkatkan Efektifitas Pemasaran Produk UMKM Desa Miagan Bekti Widyaningsih; Arivatu Ni'mati Rahmatika; Khotim Fadhli; Tiara Putri Agustina; Silviana Najuwah
Jumat Ekonomi: Jurnal Pengabdian Masyarakat Vol. 4 No. 3 (2023): Desember
Publisher : Lembaga Penelitian dan Pengabdian kepada Masyarakat Universitas KH. A. Wahab Hasbullah

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.32764/abdimasekon.v4i3.4009

Abstract

Pengabdian Masyarakat ini nertujuan untuk memberikan pemahaman atau tambahan wawasan kepada para pelaku UMKM di Desa Miagan tentang pentingnya sertifikasi halal, melatih, dan membantu bisnis UMKM dalam memperluas pemasaran produknya guna untuk meningkatkan penjualan dan pendapatan dari bisnis UMKM. Pendampingan terhapat masyarakat yang telah memiliki UMKM agar dapat mendaftarkan sertifikat halal sehingga bisa memperkuat produknya di persaingan pemasaran dan ekonomi secara luas. Prioritas persoalan mitra adalah kurangnya pemahaman masyarakat terhadap pentingnya Nomor Induk Berusaha (NIB) dan peminatan dalam membuat label halal pada produk, hingga mengakibatkan sulitnya perluasan pemasaran produk, dan hal ini berpengaruh pada pendapatan mereka. Metode pelaksanaan dalam penelitian ini adalah Community Based Research yaitu penjelasan Narasumber kepada mitra. Metode yang dipakai pada kegiatan ini adalah pertemuan atau tatap muka antara narasumber dengan mitra UMKM yang bertempat di Desa Miagan, dimana narasumber berperan penting dalam menjelaskan materi-materi mengenai cara pembuatan NIB dan pentingnya sertifikasi halal sebuah produk guna memperluas pemasaran pada produk UMKM. Sehingga kegiatan ini ini dapat memberikan kesadaran betapa pentingnya memiliki sertifikat halal pada produk. Produk yang dihasilkan dari pengabdian masyarakat ini ialah Nomor Induk Berusaha (NIB) dan sertifikasi halal pada produk UMKM warga di Desa Miagan. Label halal merupakan suatu bagian dari sebuah produk yang membawa informasi verbal tentang produk atau penjualnya, di mana labelhalal ini dapat membantu pelaku UMKM dalam memperluas pemasaran produknya serta menambah pendapatan bagi para pelaku UMKM. Kata Kunci: NIB, Sertifikat Halal, UMKM
Workshop Digital Marketing dan Legalitas Usage Bagi Pelaku UMKM Desa Sumberagung Arivatu Ni'mati Rahmatika; Bekti Widyaningsih; Imam Mawardi; Mada Restu Putri; Vicki Ade Irawan; Rois Hasyim; Winda Ayu Safitroh
Jumat Ekonomi: Jurnal Pengabdian Masyarakat Vol. 5 No. 1 (2024): April
Publisher : Lembaga Penelitian dan Pengabdian kepada Masyarakat Universitas KH. A. Wahab Hasbullah

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.32764/abdimasekon.v5i1.4387

Abstract

Micro, Small and Medium Enterprises (MSMEs) are an important part of the economy of a region or country. Based on the problems faced by MSME business actors, the aim is to provide additional insight to MSME actors in Sumberagung Village about the 7P marketing mix and the importance of business legality for MSMEs, in order to assist MSME businesses in expanding the marketing of their products in order to increase sales and income from the MSME business. The methodology in this research is the implementation of community service activities in the KKN-PPM program using the Community Based Research method, namely the resource person's explanation to partners. The method used in this activity is a meeting or face-to-face meeting between the resource person and partners located in Sumberagung Village, where the resource person plays an important role in explaining material regarding the 7P marketing mix and business legality for MSMEs. Based on observations, it can be seen that the problem is that many micro and small business owners do not understand the science of the marketing mix and business legality, which has an impact on the difficulty of expanding the marketing of their products. As a result, this affects the way they expand marketing and increase revenue from their products. MSMEs in Sumberagung Village need to be educated about the importance of the marketing mix, trained and assisted in obtaining NIB for marketing purposes, in order to expand markets and income. Apart from that, obtaining business legality and trademarks can help MSMEs become more competitive and competent in the markets.