Fara Khansa Azizah
Sekolah Tinggi Ilmu Kesehatan Mamba’ul Ulum Surakarta

Published : 3 Documents Claim Missing Document
Claim Missing Document
Check
Articles

Found 3 Documents
Search

Pengaruh Edukasi Sadari terhadap Peningkatan Pengetahuan dalam Upaya Deteksi Dini Ca Mamae pada Remaja Putri Rohmi Rohmi; Murniati Murniati; Nurliah Nurliah; Fara Khansa Azizah
Journal of Language and Health Vol. 6 No. 4 (2025): Journal of Language and Health: December 2025
Publisher : CV. Global Health Science Group

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.37287/jlh.v6i4.1161

Abstract

Berdasarkan WHO (World Healt Organization), penyakit kanker merupakan penyebab kematian nomor dua sesudah penyakit kardiovaskuler, setiap tahun terdapat 7 juta penderita kanker payudara serta 5 juta orang meninggal disebabkan kanker payudara. Prevalensi Kejadian kanker payudara meningkat dari tahun ke tahun serta terjadi hampir di seluruh dunia. Data Global Cancer Observatory menyebutkan bahwa ada 18,1 juta kasus baru dengan angka kematian semakin tinggi menjadi 9,6 juta setiap tahun. Penelitian ini merupakan penelitian eksperimen menggunakan rancangan Randomized Control Trial (RCT). Variabel bebas pada penelitian ini adalah edukasi secara tata muka serta edukasi melalui whats aps group. Tehnik pengambilan sampel dengan simple random sampling. Populasi dalam penelitian ini adalah semua siswi di SMKN Ngargoyoso Karangnayar sebanyak 178 siswi, dan sampel yang dipergunakan sebanyak 114 siswi. Analisa data memakai uji beda Mann Whitney serta Wilcoxon. Penelitian ini didominasi siswi berusia 18 tahun, di kelas XII, mendapatkan informasi melalui internet, tidak terdapat perbedaan pengetahuan pada kelompok intervensi (p=0,358) serta kelompok kontrol (p=0,347) setelah dilakukan intervensi, tetapi ada perbedaan pengetahuan antara kelompok kontrol serta kelompok internensi dengan nilai p=0,000 < 0,05 dan nilai N-Gain = 40,98. Edukasi melalui Wa Group dinilai tidak efektif terhadap peningkatan pengetahuan remaja putri sebagai Upaya deteksi dini terhadap Ca mamae.
Efektifitas Media Leaflet “Gizi Baduta” terhadap Pengetahuan Ibu Balita dalam Praktik Pemberian Makanan Pendamping ASI untuk Balita Usia 6-24 Bulan Fara Khansa Azizah; Hendra Dwi Kurniawan; Rohmi Rohmi
Journal of Language and Health Vol. 6 No. 4 (2025): Journal of Language and Health: December 2025
Publisher : CV. Global Health Science Group

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.37287/jlh.v6i4.1205

Abstract

Permasalahan gizi anak usia dini menjadi tantangan kesehatan masyarakat global dengan dampak jangka panjang. Laporan UNICEF–WHO–World Bank Joint Child Malnutrition Estimates 2025 menunjukkan sekitar 148 juta anak balita di dunia mengalami stunting dan 45 juta wasting, menandakan dunia belum berada pada jalur pencapaian target SDGs. Usia 6–23 bulan merupakan periode kritis MP-ASI karena kebutuhan gizi meningkat sementara kapasitas konsumsi terbatas. Di Indonesia, prevalensi stunting masih mencapai 19,8% pada tahun 2024. Pengetahuan ibu berperan penting dalam praktik MP-ASI, namun bukti efektivitas media leaflet terstandardisasi masih terbatas, sehingga penelitian ini relevan secara ilmiah dan praktis. Penelitian ini menggunakan metode penelitian menggunakan quasi experimental design pretest–posttest with control group, serta menggunakan uji analisis Paired Sample T-Test. Jumlah sampel 50 Dengan tahap Pretest, Intervensi, Post test. Tujuan : mengevaluasi efektivitas penggunaan media leaflet "Gizi Baduta" terhadap peningkatan pengetahuan ibu balita dalam praktik pemberian makanan pendamping ASI (MP-ASI) untuk anak usia 6–24 bulan. Hasil penelitian menunjukkan terdapat pengaruh yang signifikan ditandai dengan nilai Sig. 0.00 < 0.05, maka dapat disimpulkan bahwa terdapat keefektivitasanLeaflet “Gizi Baduta” terhadap peningkatan pengetahuan ibu balita dalam praktik pemberian makanan pendamping ASI. Penggunaan Leaflet “Gizi Baduta” efektif untuk meningkatkan pengetahuan ibu balita 6-24 bulan dalam praktik pemberian MP-ASI.
Terapi Akupresur sebagai Penatalaksanaan Non Farmakologi untuk Menurunkan Tekanan Darah Penderita Hipertensi: Systematic Review Hendra Dwi Kurniawan; Fara Khansa Azizah; Aris Widiyanto
Journal of Language and Health Vol. 6 No. 4 (2025): Journal of Language and Health: December 2025
Publisher : CV. Global Health Science Group

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.37287/jlh.v6i4.1392

Abstract

Hipertensi adalah masalah kesehatan global yang berisiko tinggi. Terapi farmakologi sering digunakan, namun memiliki efek samping dan biaya tinggi. Akupresur menjadi alternatif non farmakologi yang aman dan mudah dilakukan. Teknik ini menekan titik tubuh tertentu untuk menurunkan tekanan darah. Penelitian ini merupakan systematic review dengan menggunakan diagram PRISMA. Proses pencarian artikel menggunakan 3 data based yaitu PubMed, BASE, ScienceDirect dengan artikel yang dipublikasi dari tahun 2015 – 2025. Kata kunci yang digunakan yaitu acupressure “therapy” OR “acupressure” AND “non farmakologis therapy” AND “bloods pressure” AND “hipertention”. Kriteria inklusi yaitu artikel full paper dan artikel akses terbuka, artikel harus menyatakan bahwa populasinya adalah penderita hipertensi dan hasil yang dianalisis adalah tekanan darah serta berbahasa inggris. PICO dalam penelitian ini yaitu Population : penderita hipertensi, Intervention : acupressure therapy, Comparison : non acupressure therapy, Outcome: bloods pressure. Sebanyak 10 artikel penelitian yang melibatkan 458 penderita hipertensi dipilih untuk analisis systematic review. Hasil penelitian menunjukkan terdapat adanya pengaruh pemberian terapi akupresur terhadap penurunan tekanan darah penderita hipertensi. Terapi akupresur yang diberikan pada pasien hipertensi secara rutin dan teratur dapat menurunkan tekanan darah. Pemberian terapi akupresur dapat menurunkan tekanan darah penderita hipertensi.