Claim Missing Document
Check
Articles

Found 2 Documents
Search

ANALISIS PENGARUH PENAMBAHAN ALUM, SODA ASH, DAN FLOKULANT PADA RAW WATER TERHADAP KUALITAS TREATED WATER AIDINA SEISILA YANTI; MIFTAHUL HUSNAH
Papua Journal of Physics Education Vol 6 No 1 (2026): Papua Journal of Physics Education (PJPE)
Publisher : Universitas Cenderawasih

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31957/pjpe.v6i1.5586

Abstract

Kualitas air merupakan faktor penting dalam mendukung proses operasional industri sehingga diperlukan pengolahan yang efektif agar memenuhi standar yang ditetapkan. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis pengaruh penambahan alum, soda ash, dan flokulan terhadap kualitas air dengan parameter pH, Total Dissolved Solids (TDS), dan turbidity (NTU). Metode penelitian dilakukan melalui pengambilan sampel air, pengujian laboratorium, serta analisis data menggunakan perhitungan matematis. Hasil penelitian menunjukkan bahwa nilai pH setelah perlakuan tetap berada pada kondisi netral, yaitu 6,9-7,1. Nilai TDS meningkat dari 20-25 ppm menjadi 44-45 ppm akibat penambahan bahan kimia, namun masih relatif stabil. Sementara itu, nilai kekeruhan menurun signifikan dari 4,62-7,81 NTU menjadi 0,99-1,37 NTU. Hasil tersebut menunjukkan bahwa proses koagulasi dan flokulasi berjalan efektif sehingga penambahan alum, soda ash, dan flokulan mampu meningkatkan kualitas air, terutama dalam menurunkan tingkat kekeruhan.
Analisis Laju Penurunan Suhu Air Pada Termos Vs Wadah Biasa: Studi Komparatif Efisiensi Isolasi Adelyna Oktavia Nasution; Siti Annisa Pulungan; Jiyan Agustin; Elsa Shalsabilla; Arum Lailan Safitri; Fatimah Az Zahra Hanifah Isma; Aidina Seisila Yanti; Triana Adelika; Nurul Fitria Miraza; Indah Mayanisyah Putri Tanjung; Nadila Nadila; Eka Syam Setiawan Lubis; Dedek Sibuea; Anisa Ananda Putri
QISTINA: Jurnal Multidisiplin Indonesia Vol. 4 No. 2 (2025): December 2025
Publisher : CV. Rayyan Dwi Bharata

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.57235/qistina.v4i2.7734

Abstract

Kalor selalu bergerak dari benda dengan suhu lebih tinggi ke benda yang suhunya lebih rendah sesuai dengan Hukum II Termodinamika, kemampuan sebuah wadah untuk menahan laju perpindahan panas sangat penting untuk mempertahankan suhu. Berdasarkan penelitian yang telah dilakukan ini, 250 ml air dengan suhu awal 100°C digunakan untuk memeriksa laju penurunan suhu air panas dalam termos dan wadah plastik dengan pengukuran dilakukan setiap 30 menit selama 180 menit. Menurut hasil pengamatan, suhu air dalam termos menurun lebih lambat dibandingkan dengan suhu air dalam wadah plastik. Suhu air dalam wadah plastik menurun menjadi 44,2°C pada akhir pengamatan, sementara suhu air dalam termos tetap pada 79,5°C. Perbedaan ini menunjukkan bahwa isolasi termos lebih efektif dalam mencegah perpindahan panas. Hasil penelitian kuantitatif, yang menunjukkan bahwa termos kehilangan panas lebih lambat dibandingkan wadah plastik, mendukung hal ini. Menurut konsep sistem tertutup dalam termodinamika, termos lebih efektif dalam menjaga suhu air.