Putu Agus Mayuni
Universitas Pendidikan Ganesha, Bali, Indonesia

Published : 9 Documents Claim Missing Document
Claim Missing Document
Check
Articles

Found 9 Documents
Search

MODIFIKASI TATA RIAS PENGANTIN SOLO PUTRI DI DILA WEDDING ORGANIZER Melisa Hazlin; Putu Agus Mayuni; Made Diah Angendari
Jurnal BOSAPARIS: Pendidikan Kesejahteraan Keluarga Vol. 17 No. 1 (2026)
Publisher : Universitas Pendidikan Ganesha

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.23887/jppkk.v17i1.110058

Abstract

Perkembangan zaman yang pesat mempengaruhi berbagai aspek kehidupan, termasuk dalam tradisi tata rias pengantin Solo Putri, khususnya pada pengantin Muslim untuk merespon tuntutan estetika modern dan perubahan sosial yang terjadi. Penelitian ini bertujuan untuk (1) mendeskripsikan hasil modifikasi tata rias pengantin Solo Putri; dan (2) langkah-langkah modifikasi tata rias pengantin Solo Putri. Penelitian ini merupakan penelitian deskriptif kualitatif. Teknik pengumpulan data yaitu observasi, wawancara, dan dokumentasi dari narasumber penata rias di Dila Wedding Organizer. Data yang telah diperoleh akan dianalisis secara kualitatif serta diuraikan dalam bentuk deskriptif. Hasil penelitian menunjukkan (1) modifikasi tata rias pengantin Solo Putri terlihat dalam beberapa aspek seperti aksesoris, busana, tata rias sanggul/kepala, dan tata rias wajah. Modifikasi dapat dilihat pada empat aspek utama modifikasi yaitu warna, bentuk, teknik dan bahan. Modifikasi yang terlihat terkesan lebih praktis namun tetap mempertahankan unsur-unsur tradisional. Penyesuaian tata rias pengantin Solo Putri di Dila Wedding Organizer mencerminkan upaya untuk menjaga keseimbangan antara nilai budaya dan kebutuhan pengantin masa kini. Hasilnya, tata rias pengantin menjadi lebih sederhana dan minimalis, tetapi tetap mempertahankan simbolisme dan filosofi budaya yang mendalam. (2) Langkah-langkah modifikasi tata rias pengantin Solo Putri yaitu a) tata rias wajah; b) busana; c) tata rias sanggul/kepala; dan d) aksesoris. Skripsi ini menunjukkan bahwa modifikasi tata rias pengantin Solo Putri merupakan solusi untuk menghadapi dampak perkembangan zaman yang terus berubah, sehingga tradisi tetap relevan dan diterima oleh generasi muda.
PENGEMBANGAN MEDIA PEMBELAJARAN VIDEO TUTORIAL TATA RIAS KARAKTER ORANG TUA PADA ELEMEN RIAS WAJAH Ni Ketut Eva Intan Rahayu; Putu Agus Mayuni; Made Diah Angendari
Jurnal BOSAPARIS: Pendidikan Kesejahteraan Keluarga Vol. 17 No. 1 (2026)
Publisher : Universitas Pendidikan Ganesha

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.23887/jppkk.v17i1.110063

Abstract

Penelitian ini bertujuan mendeskripsikan pengembangan media pembelajaran berupa video tutorial tata rias karakter orang tua pada elemen rias wajah di SMK Negeri 1 Amlapura. Metode yang digunakan adalah Research and Development (R&D) dengan model ADDIE yang mencakup tahap Analyze, Design, Development, Implementation, dan Evaluation. Subjek penelitian terdiri atas dua ahli materi, dua ahli media, serta dua belas siswa pada uji coba kelompok kecil. Hasil tahap Analyze menunjukkan perlunya media pembelajaran yang lebih menarik, visual, dan mampu menjelaskan langkah-langkah tata rias secara jelas. Tahap Design menghasilkan storyboard, naskah, serta rancangan visual dan audio yang terstruktur. Pada tahap Development, video tutorial diproduksi dan divalidasi oleh para ahli. Validasi ahli materi memperoleh skor rata-rata 90,5% (Sangat Baik), sedangkan validasi ahli media memperoleh skor rata-rata 97,6% (Sangat Baik). Uji coba kelompok kecil menghasilkan skor 84,9% (Sangat Baik), menunjukkan bahwa media mudah dipahami dan layak digunakan. Tahap Implementation menunjukkan bahwa video dapat dimanfaatkan dalam pembelajaran kelas maupun secara mandiri melalui platform digital. Pada tahap Evaluation, media dinyatakan efektif mendukung pemahaman dan minat belajar siswa. Secara keseluruhan, video tutorial tata rias karakter orang tua dinyatakan valid, layak, dan efektif sebagai media pembelajaran di SMK Negeri 1 Amlapura.
PENGEMBANGAN BUSANA CASUAL BERBASIS KEARIFAN LOKAL DENGAN TEKNIK PATCHWORK DAN SULAMAN SASHIKO Ni Kadek Feby Diantari; Ni Ketut Widiartini; Putu Agus Mayuni
Jurnal BOSAPARIS: Pendidikan Kesejahteraan Keluarga Vol. 17 No. 1 (2026)
Publisher : Universitas Pendidikan Ganesha

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.23887/jppkk.v17i1.110527

Abstract

Penelitian ini bertujuan mengembangkan busana casual dengan memanfaatkan teknik patchwork dan sulaman sashiko berbahan kearifan lokal melalui model PPE (Perencanaan, Produksi, Evaluasi). Pada tahap perencanaan, fokus diarahkan pada penciptaan konsep busana yang sederhana, nyaman, relevan dengan tren mode kontemporer, sekaligus mempertahankan nilai budaya. Tahap produksi menghasilkan busana dengan detail patchwork dari potongan kain lokal serta sulaman sashiko yang rapi dan artistik, sehingga tidak hanya menonjolkan estetika tetapi juga menghadirkan narasi budaya dan prinsip keberlanjutan. Tahap evaluasi dilakukan melalui pengujian produk oleh dua ahli busana serta presentasi di depan subjek uji coba. Subjek penelitian terdiri atas dua orang ahli berpengalaman dalam pengembangan busana. Hasil uji menunjukkan bahwa produk memiliki kualitas baik dengan persentase 89,5%, menegaskan potensi besar untuk dikembangkan lebih lanjut. Kualitas ini tercermin dari aspek kesatuan melalui perpaduan warna, tekstur, desain, patchwork, dan sulaman sashiko yang serasi. Keseimbangan teknik, hiasan, serta visual antara atasan dan bawahan. Irama yang konsisten dalam susunan motif dan penerapan teknik. Proporsi busana yang seimbang dan sesuai tubuh pemakai. Harmoni antara tekstur, motif, warna, dan bentuk desain. Serta aksen patchwork dan sulaman sashiko yang ditempatkan strategis sebagai titik fokus visual. Secara keseluruhan, busana tampak proporsional, selaras, dan memiliki daya tarik estetis yang kuat, sekaligus memperlihatkan potensi pengembangan produk berbasis budaya lokal yang berkelanjutan.
PENGEMBANGAN MEDIA PEMBELAJARAN MENGGAMBAR PROPORSI TUBUH WANITA BERBASIS VIDEO ANIMASI UNTUK MATA KULIAH ILUSTRASI BUSANA Ni Ketut Eriska Arinta Putri; Ni Ketut Widiartini; Putu Agus Mayuni
Jurnal BOSAPARIS: Pendidikan Kesejahteraan Keluarga Vol. 17 No. 1 (2026)
Publisher : Universitas Pendidikan Ganesha

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.23887/jppkk.v17i1.111945

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan langkah-langkah pengembangan serta menguji kualitas media video pembelajaran animasi pada materi menggambar proporsi tubuh wanita bagi mahasiswa Program Studi Tata Busana di Universitas Pendidikan Ganesha. Kurangnya media visual yang dinamis dalam perkuliahan Ilustrasi Busana menjadi latar belakang utama dilaksanakannya penelitian ini. Jenis penelitian yang digunakan adalah Research and Development (R&D) dengan menerapkan model pengembangan ADDIE yang terdiri dari lima tahapan sistematis, yaitu: Analyze (Analisis), Design (Perancangan), Development (Pengembangan), Implementation (Implementasi), dan Evaluation (Evaluasi). Subjek penelitian melibatkan 2 orang ahli media, 2 orang ahli materi, serta 6 orang mahasiswa Tata Busana yang telah menempuh mata kuliah Ilustrasi Busana untuk uji coba kelompok kecil. Instrumen pengumpulan data menggunakan kuesioner yang menghasilkan data kualitatif dan kuantitatif. Hasil penelitian menunjukkan bahwa pada tahap development, media dinyatakan sangat baik berdasarkan hasil validasi para ahli.Penilaian dari ahli materi memperoleh rata-rata skor 96% yang ditinjau dari aspek tujuan pembelajaran, penyampaian, relevansi, dan pemilihan materi. Penilaian dari ahli media memperoleh rata-rata skor 98% yang mencakup aspek tampilan, bahasa, tipografi, audio, kemanfaatan, dan pemrograman. Selanjutnya, hasil uji coba kelompok kecil memperoleh skor rata-rata 98% berdasarkan aspek materi, tampilan, pengoperasian, dan manfaat. Berdasarkan hasil perolehan tersebut, dapat disimpulkan bahwa produk video animasi menggambar proporsi tubuh wanita media dinyatakan sangat baik dan sesuai dengan kebutuhan pembelajaran dalam mata kuliah Ilustrasi Busana.
IMPLEMTASI TATA RIAS PENGANTIN PAYAS ABRA GIANYAR DI SALON RUMPI Ni Luh Putu Testya Novianti; Putu Agus Mayuni; Made Diah Angendari
Jurnal BOSAPARIS: Pendidikan Kesejahteraan Keluarga Vol. 17 No. 1 (2026)
Publisher : Universitas Pendidikan Ganesha

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.23887/jppkk.v17i1.112419

Abstract

Penelitian ini dilatarbelakangi oleh adanya dinamika antara pelestarian pakem tradisional dan tuntutan estetika modern dalam implementasi Tata Rias Pengantin Payas Abra Gianyar di Salon Rumpi. Penelitian bertujuan untuk mendeskripsikan secara komprehensif implementasi tata rias, bagian-bagian yang dikembangkan, serta faktor-faktor yang memengaruhi pengembangannya pada pengantin pria dan wanita. Metode yang digunakan adalah deskriptif kualitatif dengan teknik pengumpulan data melalui observasi dan wawancara terhadap pemilik salon sebagai informan utama. Analisis data dilakukan menggunakan model Miles dan Huberman yang meliputi reduksi data, penyajian data, dan penarikan kesimpulan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa implementasi Payas Abra Gianyar mencakup tata rias wajah, tata rias rambut, busana, dan aksesoris yang tetap mempertahankan struktur dan makna simbolisnya. Pengembangan terjadi pada teknik pembentukan alis dan eyeshadow yang lebih natural dan fotogenik, modifikasi bunga kemerak dan semi mopong dengan teknik modern, penggunaan kamben songket menggantikan prada, variasi warna ules bahu, perubahan desain beskap, serta penggantian tampel pelengan berbahan daun sirih menjadi tatahan emas dan penambahan badong sebagai elemen estetis. Faktor yang memengaruhi pengembangan meliputi preferensi konsumen, tren kecantikan, ketersediaan bahan, efisiensi kerja, pertimbangan komersial, serta kebutuhan dokumentasi visual. Penelitian ini menunjukkan bahwa inovasi dalam tata rias tradisional dapat dilakukan secara adaptif tanpa menghilangkan identitas dan nilai filosofis, sehingga memperkaya praktik estetika budaya dalam konteks industri jasa kecantikan lokal.
PENGEMBANGAN BUSANA PESTA SIANG DENGAN SUMBER IDE RUMAH ADAT TONGKONAN TORAJA Yulia Safitri; Putu Agus Mayuni; Ida Ayu Reviena Damasanti
Jurnal BOSAPARIS: Pendidikan Kesejahteraan Keluarga Vol. 17 No. 2 (2026)
Publisher : Universitas Pendidikan Ganesha

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.23887/jppkk.v17i2.114299

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui proses pembuatan dan kualitas hasil pengembangan busana pesta dengan sumber ide Rumah Adat Tongkonan Toraja. Menggunakan metode Research and Development (R&D) dengan model pengembangan PPE, penelitian ini melalui tiga tahapan utama yaitu Perencanaan (Planning), Produksi (Production), dan Evaluasi (Evaluation). Data dalam penelitian terdiri dari data kuantitatif dan kualitatif dengan subjek dua orang ahli busana. Hasil penelitian menunjukkan bahwa pada tahap Planning, dilakukan proses penentuan konsep, pembuatan kolase atau moodboard sebagai acuan pedoman, pembuatan desain sketsa, analisis desain, pemilihan model peraga, serta pembuatan pola. Selanjutnya, pada tahap Production, dilakukan proses pengembangan busana sesuai rancangan tahap Planning yang menghasilkan busana terdiri dari 4 piece (bagian) yaitu kemeja, vest, oby belt, dan rok A-Line. Pada tahap Evaluation, dilakukan evaluasi terhadap busana yang telah dikembangkan oleh dua orang ahli busana. Berdasarkan hasil persentase penilaian oleh kedua orang ahli tersebut, kualitas hasil pengembangan busana pesta dengan sumber ide Rumah Adat Tongkonan Toraja memperoleh tingkat persentase 95,4% dengan kualifikasi Sangat Baik. Hasil ini menunjukkan bahwa busana pesta dapat tampil modern dan menarik dengan mengadaptasi unsur budaya dari Rumah Adat Tongkonan Toraja itu sendiri.  
PENGEMBANGAN BUSANA ANAK KESEMPATAN REKREASI BERBAHAN DASAR KAIN SHIBORI DI BRAND PAGI MOTLEY Katerina; I Dewa Ayu Made Budhyani; Putu Agus Mayuni
Jurnal BOSAPARIS: Pendidikan Kesejahteraan Keluarga Vol. 17 No. 2 (2026)
Publisher : Universitas Pendidikan Ganesha

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.23887/jppkk.v17i2.116081

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui proses dan kualitas pengembangan busana anak kesempatan rekreasi perempuan usia 7-9 tahun berbahan dasar kain shibori di brand Pagi Motley. Penelitian ini menggunakan metode Research and Development (R&D) dengan model PPE (Planning, Production, Evaluation). Tahap planning dilakukan dengan menyusun konsep desain busana rekreasi anak yang nyaman, estetis, dan ramah lingkungan sesuai karakter brand Pagi Motley, meliputi penyusunan moodboard, pembuatan sketsa desain, analisis desain, pemilihan bahan, serta pembuatan pola busana. Tahap production meliputi proses pemotongan bahan, penjahitan, pengepasan busana pada model anak, hingga proses finishing produk. Tahap evaluation dilakukan melalui uji kualitas produk oleh dua orang ahli busana menggunakan instrumen yang telah divalidasi. Teknik analisis data yang digunakan yaitu deskriptif kuantitatif dan kualitatif. Hasil penelitian menunjukkan bahwa pengembangan busana rekreasi anak berbahan dasar kain shibori menghasilkan produk yang nyaman, estetis, dan sesuai dengan konsep sustainable fashion. Produk memperoleh rata-rata persentase penilaian sebesar 92,2% dengan kategori sangat baik. Dengan demikian, pengembangan busana anak berbahan kain shibori di brand Pagi Motley dinilai layak sebagai inovasi produk fashion anak yang ramah lingkungan dan berkelanjutan.
PENGEMBANGAN BUSANA PESTA MALAM DENGAN SUMBER IDE BUNGA DANDELION Mirta Arsela Pitaloka; Ni Ketut Widiartini; Putu Agus Mayuni
Jurnal BOSAPARIS: Pendidikan Kesejahteraan Keluarga Vol. 16 No. 3 (2025)
Publisher : Universitas Pendidikan Ganesha

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.23887/jppkk.v16i3.104863

Abstract

Penelitian ini bertujuan: 1)  Mengetahui proses pengembangan busana pesta malam dengan sumber ide bunga dandelion; 2) Mengetahui kualitas hasil busana pesta malam dengan sumber ide bunga dandelion. Penelitian ini merupakan penelitian pengembangan Research and Development (R&D) dengan menggunakan model PPE. Proses pengembangan model PPE terdiri dari tiga tahapan penelitian yakni: perencanaan (planning), produksi (production), evaluasi (evaluation). Metode penelitian yang digunakan dalam pengumpulan data adalah lembar kuisioner 16 butir yang telah diuji validitasnya oleh ahli instrumen. Hasil yang diperoleh dari penilaian kedua responden ahli busana, kemudian hasil penelitian dianalisis menggunakan teknik deskriptif kuantitatif. Hasil penelitian ini adalah: 1) Proses pembuatan busana pesta malam dengan sumber ide bunga dandelion. Tahapan pertama perencanaan meliputi proses analisis konsep busana pesta malam. Kemudian, proses pembuatan rancangan desain busana dan rancangan bahan busana pesta malam. Selanjutnya, tahap produksi meliputi proses memotong bahan, menjahit busana pesta malam, dan melakukan evaluasi hingga tahap finishing. Selanjutnya, tahap evaluasi yakni tahap kualitas hasil pengembangan busana pesta malam yang dilakukan dengan uji produk melalui penilaian dua orang ahli busana; 2) Kualitas produk busana pesta malam dari ahli busana mendapatkan hasil rata-rata presentase 87,5%. Hal ini menunjukkan bahwa pengembangan busana pesta malam dengan sumber ide bunga dandelion termasuk dalam kualitas yang baik.
IDENTIFIKASI TATA RIAS WAJAH, BUSANA, DAN AKSESORIS TARI TRUNAJAYA DI KABUPATEN BULELENG KOTA SINGARAJA Ni Putu Rina Maharani; Putu Agus Mayuni; Ni Ketut Widiartini
Jurnal BOSAPARIS: Pendidikan Kesejahteraan Keluarga Vol. 16 No. 3 (2025)
Publisher : Universitas Pendidikan Ganesha

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.23887/jppkk.v16i3.105025

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengidentifikasi ciri khas tata rias wajah, busana, dan aksesoris pada Tari Trunajaya di Kabupaten Buleleng, serta menggali makna yang terkandung di dalamnya. Latar belakang penelitian ini didasarkan atas masih kurangnya pemahaman penari dan perias terhadap keaslian elemen-elemen tersebut dalam pertunjukan Tari Trunajaya, yang merupakan warisan budaya penting Bali. Penelitian menggunakan metode observasi, wawancara, dan dokumentasi, dengan narasumber utama ahli tari dan penata rias yang berpengalaman. Hasil penelitian menunjukkan bahwa tata rias wajah Tari Trunajaya memiliki keunikan berupa perpaduan riasan wajah putra dan putri, yang menonjolkan karakter keras, lincah, dan dinamis. Riasan menggunakan kombinasi warna biru, merah, kuning, dan putih pada area mata, serta penambahan gecek putih di dahi dan alis sebagai simbol kebebasan dari ikatan sosial. Busana Tari Trunajaya didominasi oleh kain prada, prada ungu bermotif wajik pada udeng sebagai lambang kewibawaan dan tujuan hidup. Aksesoris seperti bunga sandat emas, gelang kana, dan rumbing memperkuat identitas budaya dan memperindah penampilan penari. Penelitian ini mempertegas pentingnya pelestarian keaslian tata rias, busana, dan aksesoris dalam menjaga eksistensi Tari Trunajaya di tengah tantangan globalisasi dan perubahan sosial budaya.