Claim Missing Document
Check
Articles

Found 1 Documents
Search

Pengaruh Ekstrak Jahe Merah (Zingiber officinale var. rubrum) Terhadap Penurunan Kadar Asam Urat Pada Mencit Hiperurisemia Rahmad Puja Safitransyah; Olvie Syennie Datu; Imam Jayanto
Jurnal Farmasi Medica/Pharmacy Medical Journal (PMJ) Vol. 9 No. 1 (2026): Jurnal Farmasi Medika/Pharmacy Medical Journal
Publisher : Sam Ratulangi University

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.35799/pmj.v9i1.64665

Abstract

Hiperurisemia merupakan gangguan metabolik dengan meningkatnya kadar asam urat dalam darah. Jahe merah (Zingiber officinale var. rubrum) memiliki kandungan bioaktif yang dapat menurunkan asam urat darah. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh ekstrak jahe merah dalam menurunkan kadar asam urat mencit hiperurisemia. Jenis penelitian ini menggunakan eksperimental pre and post test controlled group pada mencit jantan sebagai hewan coba. Terdapat 5 kelompok perlakuan yaitu kontrol positif diberikan Allopurinol 0,26 mg/20gBB, kontrol negatif diberikan Na-CMC 1% dan ekstrak jahe merah dengan dosis 2,9 mg/20gBB, 5,8 mg/20gBB dan 11,6 mg/20gBB selama 5 hari. Hasil uji statistik menggunakan one way ANOVA menunjukkan adanya perbedaan signifikan dengan nilai (p <0,05) sehingga terdapat pengaruh dosis ekstrak jahe merah dan uji LSD menunjukkan variasi dosis ekstrak jahe merah yang diberikan berpengaruh tidak berbeda signifikan. Dapat disimpulkan bahwa pemberian ekstrak jahe merah berpengaruh terhadap penurunan kadar asam urat mencit hiperurisemia.