Masyarakat pesisir memiliki potensi ekonomi yang besar melalui pemanfaatan sumber daya kelautan, namun masih menghadapi berbagai kendala seperti rendahnya kapasitas sumber daya manusia, keterbatasan diversifikasi usaha, dan akses pemasaran yang belum optimal. Kondisi tersebut juga dialami oleh masyarakat Desa Lagasa, Kecamatan Duruka, Kabupaten Muna. Kegiatan pengabdian kepada masyarakat ini bertujuan untuk meningkatkan pengetahuan dan kapasitas masyarakat dalam mengembangkan ekonomi berbasis potensi pesisir melalui kegiatan bimbingan teknis. Kegiatan dilaksanakan pada 17 November 2025 dengan melibatkan 17 peserta yang terdiri atas nelayan, pelaku usaha hasil perikanan, aparat desa, dan perwakilan masyarakat. Metode pelaksanaan menggunakan pendekatan partisipatif melalui tahapan persiapan, penyampaian materi, diskusi interaktif, tanya jawab, serta evaluasi menggunakan instrumen pre-test dan post-test. Hasil kegiatan menunjukkan bahwa nilai rata-rata peserta meningkat dari 61,8 pada pre-test menjadi 87,6 pada post-test, atau mengalami peningkatan sebesar 25,8 poin. Selain itu, peserta menunjukkan peningkatan pemahaman mengenai diversifikasi usaha, peningkatan nilai tambah hasil perikanan, strategi pemasaran, serta pentingnya kolaborasi dalam pengembangan ekonomi pesisir. Tingginya partisipasi peserta selama kegiatan menunjukkan bahwa pendekatan bimbingan teknis berbasis partisipatif efektif dalam meningkatkan kapasitas masyarakat. Oleh karena itu, kegiatan serupa perlu dilanjutkan melalui program pendampingan yang berkelanjutan agar peningkatan pengetahuan dapat diimplementasikan menjadi kegiatan ekonomi produktif yang mendukung peningkatan kesejahteraan masyarakat pesisir.