Claim Missing Document
Check
Articles

Found 7 Documents
Search

Pelatihan pemanfaatan aplikasi assemblr edu untuk optimalisasi keterampilan multiliterasi di SDN Karangpakis 1 Jombang Edy Setiyo Utomo; Chalimah Chalimah; Jauhara Dian Nurul Iffah; Muhammad Iqbal Rizqillah
SELAPARANG: Jurnal Pengabdian Masyarakat Berkemajuan Vol 9, No 4 (2025): Juli
Publisher : Universitas Muhammadiyah Mataram

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31764/jpmb.v9i4.31316

Abstract

AbstrakIntegrasi teknologi dalam pembelajaran mempunyai peran yang signifikan terutama sebagai media pembelajaran yang interaktif dan menarik. Aplikasi assemblr edu merupakan salah satu alternatif bagi guru untuk mewujudkan media pembelajaran yang lebih konkrit untuk siswa. SDN Karangpakis 1 Jombang belum pernah mendapatkan pelatihan pemanfaatan teknologi untuk mendukung konstruksi media pembelajaran serta pemahaman guru tentang multiliterasi yang belum optimal. Tujuan pengabdian ini untuk memberikan pelatihan pemanfaatan aplikasi assemblr edu untuk mengembangkan keterampilan multiliterasi siswa. Kegiatan pengabdian ini dilakukan di SDN Karangpakis 1 yang diikuti 12 guru. Tahapan pengabdian ini terdiri dari persiapan, pelaksanaan dan evaluasi. Hasil kegiatan pengabdian menunjukkan bahwa sebanyak 66,67% yang memberikan respon sangat baik. Sebanyak 33,33% guru yang memberikan respon baik. Sedangkan tidak ada guru yang memberikan respon “Cukup Baik” dan “Kurang Baik”. Secara keseluruhan bahwa hasil yang diperoleh dari pilihan sangat baik dan baik sudah lebih dari 75%, maka kegiatan pengabdian yang dilakukan dapat dikatakan sukses. Diharapkan kegiatan yang bersifat pemanfaatan teknologi untuk menunjang proses pembelajaran dan keterampilan multiliterasi terus dilakukan oleh pihak sekolah yang berkolaborasi dengan perguruan tinggi secara berkelanjutan. Kata kunci: aplikasi assemblr edu; multiliterasi; pelatihan. AbstractTechnology integration in learning has a significant role, especially as an interactive and interesting learning media. The assemblr edu application is an alternative for teachers to create more concrete learning media for students. SDN Karangpakis 1 Jombang has never received training in the use of technology to support the construction of learning media and teachers' understanding of multiliteracy is not optimal. The purpose of this service is to provide training in the use of the assemblr edu application to develop students' multiliteracy skills. This service activity was carried out at SDN Karangpakis 1 which was attended by 12 teachers. The stages of this service consisted of preparation, implementation and evaluation. The results of the service activity showed that 66.67% gave a very good response. As many as 33.33% of teachers gave a good response. While no teachers gave the response "Quite Good" and "Not Good". Overall, the results obtained from the very good and good choices were more than 75%, so the service activity carried out can be said to be successful. It is hoped that activities that utilize technology to support the learning process and multiliteracy skills will continue to be carried out by schools in collaboration with universities on an ongoing basis. Keywords: assemblr edu app; multiliteracy; training.
PENGARUH KEMANDIRIAN BELAJAR DAN PERAN ORANG TUA TERHADAP HASIL BELAJAR MATEMATIKA SISWA SMK TAMANSISWA MOJOAGUNG Nur Wahida Putri; Nova Ergi Ananda; Nurwiani Nurwiani; Jauhara Dian Nurul Iffah; Ama Noor Fikrati
EDU-MAT: Jurnal Pendidikan Matematika Vol 13, No 1 (2025)
Publisher : Universitas Lambung Mangkurat

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.20527/edumat.v13i1.21745

Abstract

Abstrak: Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui ada atau tidaknya pengaruh kemandirian belajar dan peran orang tua secara simultan terhadap hasil belajar matematika. Metode penelitian ini yaitu kuantitatif yang dilakukan pada siswa SMK Tamansiswa Mojoagung, Jombang, Jawa Timur. Peneliti juga menggunakan menggunkan model regresi linier berganda untuk memodelkan nilai hasil belajar siswa (sebagai variabel terikat) yang dipengaruhi oleh pengaruh kemandirian belajar dan peran orang tua (sebagai variabel bebas). Sebanyak 32 siswa XI TKJ SMK Tamansiswa Mojoagung sebagai sampel yang dipilih dengan metode Purposive sampling. Penelitian ini berbentuk regresi linier berganda. Model regresi linier berganda yang robust yaitu model regresi yang memenuhi uji prasyarat normalitas, linieritas, heteroskedastis, multikolinearitas, outlier dan autokorelasi. Pengujian hipotesis pada penelitian ini menggunakan uji t, uji F, adjusted r square dan koefisien determinasi. Hasil penelitian ini menyatakan secara simultan kemandirian belajar dan peran orang tua tidak berpengaruh terhadap hasil belajar matematika siswa SMK Tamansiswa Mojoagung yang didukung oleh rendahnya nilai adjusted r square sebesar 8,4%. Model regresi yang diperoleh yaitu  dengan Y adalah hasil belajar, X1 adalah kemandirian belajar, dan X2 adalah peran orang tua.Kata kunci: kemandirian belajar, peran orang tua, hasil belajar matematika. Abstract: This study aimed to determine whether there is a simultaneous influence of learning independence and parental involvement on students' mathematics learning outcomes. The research was quantitative and conducted at SMK Tamansiswa Mojoagung, Jombang, East Java. The researcher utilized a multiple linear regression model to analyze students' academic performance (as the dependent variable) as influenced by learning independence and parental involvement (as independent variables). A total of 32 students from Grade XI TKJ at SMK Tamansiswa Mojoagung were selected as the sample using purposive sampling. This research employed a multiple linear regression approach. A robust multiple-linear regression model refers to one that meets the assumptions of normality, linearity, homoscedasticity, multicollinearity, absence of outliers, and autocorrelation. Hypothesis testing in this study was conducted using t-tests, F-tests, adjusted R-squared, and the coefficient of determination. The study's results indicate that learning independence and parental involvement do not significantly affect students' mathematics learning outcomes at SMK Tamansiswa Mojoagung. This conclusion is supported by a low adjusted R-squared value of 8.4%. The resulting regression model is Y = 1.545 + 0.062X₁ - 0.066X₂, where Y represents the learning outcome, X₁ denotes learning independence, and X₂ denotes parental involvement. Keywords: learning independence, parental involvement, mathematics learning outcomes.
IMPLEMENTASI MEDIA POWERPOINT DAN QUIZIZZ UNTUKMENANAMKAN PEMAHAMAN KONSEP TEOREMA PYTHAGORAS Muhammad Khoirurrozi; Ryan Nurfizar Alvan; Jauhara Dian Nurul Iffah; Faridatul Masruroh
JP-MAS : Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat Vol 6 No 1 (2024): JP-MAS: Volume 6 Nomor 1 Mei 2024
Publisher : Lembaga Penelitian dan Pengabdian Kepada Masyarakat (LPPM) Universitas PGRI Jombang)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.32682/r964mw80

Abstract

Berdasarkan observasi dan wawancara kepada beberapa mitra didapatakan beberapa permasalahan yang dihadapi, yaitu: masih terdapat beberapa siswa yang belum memahami konsep teorema pythagoras secara komprehensif. Sehingga tidak bisa memberikan solusi ketika dihadapakan dengan permasalahan soal-soal kontekstual yang melibatkan tentang teorema tersebut. Oleh karena itu berdasarkan hasil analisis situasi dan diskusi dengan mitra tersebut dapat dirumuskan beberapa masalah, Penilaian Harian yang masih tergolong rendah, Pembelajaran yang mungkin kurang bermakna, Penggunaan media yang bersifat tradisional dan Minimnya ketertarikan terhadap mata pelajaran matematika,Berdasarkan permasalahan yang dihadapi mitra dan upaya yang telah direncanakan untuk mengatasi permasalahan mitra maka solusi dan luaran dari rencana tersebut adalah Menggunakan metode pembelajaran diskusi dan tanya jawab dan Menggunakan media interaktif PPT dan Quizizz. Subjek penelitian ini adalah siswa kelas VIII SMP Al Chodidjah Kabupaten Jombang yang sudah pernah menerima materi teorema Pythagoras. Model pengabdian ini menggunaan tahapan atau langkah-langkah diantaranya tahap perencanaan, tahap pelaksanaan dan tahapan Evaluasi, Dari hasil belajar siswa pada materi Pythagoras menunjukkan bahwa dari total 11 siswa yang mengikuti ujian, sebanyak 8 siswa berhasil memenuhi kriteria ketuntasan minimal (KKM)  sementara 3 siswa tidak berhasil memenuhi kriteria ketuntasan minimal (KKM). Persentase kriteria ketuntasan minimal (KKM) mencapai 72.7%, sedangkan 27.3% siswa tidak kriteria ketuntasan minimal (KKM). Keberhasilan sebagian besar siswa dalam mencapai kriteria ketuntasan minimal (KKM) mencerminkan dampak positif dari implementasi pembelajaran menggunakan media PowerPoint (PPT) dan Quizziz pada materi tersebut
Pengaruh media pembelajaran GeoAR (Geometry Augmented Reality) dengan pendekatan Problem-Based Learning terhadap hasil belajar bangun ruang siswa SMP kelas IX Defi Putri Aulia; Intan Nur Ro'in Wijayanti; Mohammad Syafiqur Rohman; Jauhara Dian Nurul Iffah; Syarifatul Maf’ulah
Cakrawala Vol 5, No 1 (2026): Juni
Publisher : Institut Teknologi Dirgantara Adisutjipto

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.28989/cakrawala.v5i1.3783

Abstract

Pembelajaran geometri di tingkat SMP membutuhkan kemampuan visualisasi spasial yang baik, sedangkan media dua dimensi konvensional sering kali belum mampu mendukung pemahaman konsep secara optimal. Penelitian ini bertujuan mengetahui pengaruh penggunaan media pembelajaran Geometry Augmented Reality (GeoAR) terhadap hasil belajar siswa pada materi geometri ruang. Penelitian menggunakan pendekatan kuantitatif dengan desain pra-eksperimental tipe one-group pretest-posttest. Subjek penelitian adalah siswa kelas IX-A SMPN 5 Jombang tahun ajaran 2025/2026. Data dikumpulkan melalui tes hasil belajar sebelum dan sesudah penggunaan GeoAR. Analisis data dilakukan menggunakan uji normalitas Shapiro-Wilk dan Uji Peringkat Bertanda Wilcoxon. Hasil penelitian menunjukkan nilai signifikansi Wilcoxon sebesar 0,000 (< 0,05), sehingga terdapat perbedaan signifikan antara hasil belajar sebelum dan sesudah perlakuan. Sebanyak 29 dari 30 siswa mengalami peningkatan nilai setelah menggunakan GeoAR. Temuan ini menunjukkan bahwa GeoAR berdampak positif terhadap hasil belajar geometri ruang dan berpotensi menjadi media pembelajaran inovatif yang interaktif dan bermakna.
Implementasi Papan Statistika (PATIA) Untuk Meningkatkan Hasil Belajar Mean, Modus, Median Dan Kuartil Data Tunggal Siswa Kelas VIII di SMP Negeri 1 Jombang Silvia Lailatunnissa; Farit Dwi Ratnasari; Jauhara Dian Nurul Iffah; Nurwiani Nurwiani; Syarifatul Maf’ulah
Jurnal Pengabdian Masyarakat Vol. 4 No. 2 (2025): Desember 2025
Publisher : Unity Academy

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.70340/japamas.v4i2.260

Abstract

This community service is motivated by the problems experienced by the partners. The partner of this community service is SMP Negeri 1 Jombang. The problems in question are: (1) Students have difficulty understanding statics material, especially in finding the mean, mode, median and quartile of single data. (2) Statistics board learning media (PATIA) has never been applied to statistics material, especially to find the mean, mode, median and quartile of single data. Therefore, the solution that will be implemented by the community service team as a form of community service is to apply PATIA learning media as an effort to strengthen conceptual understanding of statistics material, especially to find the mean, mode, median and quartile of single data for class VIII students at SMP Negeri 1 Jombang. Learning media is a learning media used to convey information related to statistics material, especially to find the mean, mode, median and quartile of single data. PATIA learning media is expected to help make it easier for students to abstract and understand statistics material. The implementation method involves three stages: preparation, implementation, and evaluation. The results of this community service are that the PATIA learning media can strengthen conceptual understanding of statistics materials, especially in finding the mean, mode, median, and quartiles of single data. This community service activity has a positive impact on teachers and students through the use of PATIA learning media in the classroom. Teachers' skills in implementing PATIA learning media and student learning motivation have increased, and this community service activity helps teachers deliver material in a practical and easy-to-understand manner.
Development of Digital Mathematics Teaching Materials Based on GeoGebra and Desmos to Measure Teachers’ Creativity through a Promote Action Approach Farit Dwi Ratnasari; Wiwin Sri Hidayati; Jauhara Dian Nurul Iffah
QALAMUNA: Jurnal Pendidikan, Sosial, dan Agama Vol. 17 No. 2 (2025): Qalamuna - Jurnal Pendidikan, Sosial, dan Agama
Publisher : Lembaga Penerbitan dan Publikasi Ilmiah Program Pascasarjana IAI Sunan Giri Ponorogo

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.37680/qalamuna.v17i2.7998

Abstract

This study aims to develop digital mathematics teaching materials to measure teacher creativity. The study used the ADDIE development model. Respondents were teachers and students of grade XII of SMA Diponegoro and SMA Rijan Mojokerto. The research instruments included teaching material validation sheets, creativity observation sheets, teacher and student response questionnaires, interview guidelines, pre-tests, and post-tests. The results showed that the digital mathematics teaching materials met the criteria of being valid, practical, and effective. Validity was established by two validators, who scored 74 and 78, respectively. Practicality was demonstrated by the results of the analysis of teacher response questionnaires from the two schools, with percentages of 97% and 100%, and student response questionnaires, which yielded percentages of 85% and 87%, both falling within the very practical category. Effectiveness results were obtained by comparing the differences and increases in post-test scores with those from pre-tests. The test results at SMA Rijan showed an average increase of 19.28, and at SMA Diponegoro, 19.57. Meanwhile, the results of measuring teacher creativity, based on the analysis of teacher creativity observation sheets, yielded a score of 4, indicating a very good category. The results of this study show that the teaching materials developed can be used to measure teacher creativity.
PENGARUH MODEL KOOPERATIF TIPE JIGSAW TERHADAP HASIL BELAJAR MATEMATIKA SISWA KELAS X Zahrotul Khoiryyah; Nisa Ari Trinayanti; Jauhara Dian Nurul Iffah; Ama Noor Fikrati; Nurwiani
Edumath : Jurnal Program Studi Pendidikan Matematika Vol 18 No 2 (2026): Volume 18 Nomor 2 Mei 2026
Publisher : Program Studi Pendidikan Matematika Universitas PGRI Jombang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.32682/n3kp5s84

Abstract

Rendahnya hasil belajar matematika pada pelajar Sekolah Menengah Atas di Indonesia masih menjadi kekhawatiran yang signifikan. Metode pengajaran konvensional yang berpusat pada guru sering kali membatasi keterlibatan dan pemahaman pelajar, khususnya dalam mapel yang memerlukan penguasaan konsep yang kompleks, seperti matematika. Menyikapi hal itu, penelitian ini mengkaji pengaruh model pembelajaran kooperatif tipe Jigsaw terhadap hasil belajar matematika pelajar kelas X-N di MAN 4 Jombang. Model pembelajaran Jigsaw merupakan metode pembelajaran kooperatif yang melibatkan pelajar dalam kelompok kecil heterogen, di mana setiap anggota bertanggung jawab atas bagian materi tertentu dan mengajarkannya kepada anggota kelompok lainnya. Penelitian ini memakai pendekatan kuantitatif dengan bentuk desain memakai desain pre-test dan post-test. Hasil penelitian menunjukkan ada pengaruh yang signifikan pada hasil belajar matematika siswa kelas X-N MAN 4 Jombang dengan memakai model Jigsaw dibandingkan dengan pelajar yang diajar memakai metode konvensional. Dengan demikian, model pembelajaran Jigsaw merupakan pendekatan pembelajaran yang efektif untuk meningkatkan pemahaman matematika dan bisa berfungsi sebagai strategi yang berharga dalam mengatasi tantangan saat ini dalam pendidikan matematika sekolah menengah atas di Indonesia.