Claim Missing Document
Check
Articles

Found 2 Documents
Search

Efektivitas Pelayanan Publik pada Penerapan Aplikasi SIAP di DPMPTSP Kabupaten Bulukumba Erwing Yanto; A Fitriani; Sitti Mirsa Siradjuddin; Andi Risma Jaya; Iin Ismayanti
Journal of Governance and Policy Innovation Vol. 6 No. 1 (2026): April 2026, JGPI
Publisher : Unit Publikasi Ilmiah Perkumpulan Intelektual Madani Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.51577/jgpi.v6i1.1019

Abstract

Pelayanan publik di Indonesia masih kerap dinilai lambat, berbelit-belit, dan kurang transparan, sehingga menuntut inovasi berbasis digital. Untuk menjawab tuntutan tersebut, DPMPTSP Kabupaten Bulukumba mengembangkan aplikasi Sistem Informasi Aplikasi Pelayanan (SIAP) pada pelayanan perizinan. Namun, dalam implementasinya aplikasi ini masih menghadapi gangguan teknis serta rendahnya literasi digital sebagian masyarakat. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui efektivitas pelayanan publik pada penerapan aplikasi SIAP di DPMPTSP Kabupaten Bulukumba. Penelitian menggunakan pendekatan deskriptif kualitatif dengan jenis studi kasus. Data dikumpulkan melalui observasi, wawancara mendalam, dan dokumentasi, kemudian dianalisis dengan model interaktif Miles dan Huberman yang meliputi reduksi data, penyajian data, serta penarikan kesimpulan. Efektivitas pelayanan dianalisis menggunakan konsep inovasi sektor publik Mulgan (2014) yang mencakup kreasi gagasan baru, implementasi, dan peningkatan kualitas. Hasil penelitian menunjukkan bahwa penerapan aplikasi SIAP telah meningkatkan efektivitas pelayanan perizinan melalui empat aspek utama, yaitu kemudahan, kecepatan, transparansi, dan efisiensi pelayanan. Meskipun demikian, implementasinya masih menghadapi kendala berupa ketidakstabilan jaringan internet, gangguan teknis pada sistem, serta kesenjangan digital (digital divide) akibat rendahnya literasi digital sebagian masyarakat. Efektivitas aplikasi SIAP sangat ditopang oleh kesiapan infrastruktur, komitmen aparatur, serta pendampingan petugas di Mal Pelayanan Publik.
KOLABORASI MULTI STAKEHOLDER PEMERINTAH DALAM MENEKAN ANGKA PERNIKAHAN DINI DI DESA BANTIMURUNG KABUPATEN MAROS Nurmillah Nurmillah; Sudiarti Dewi Kurra; Abdul Rahman; Andi Atrianingsih; Arjang Arjang; Hanafi A Kadir; Rusdin Nawi; A.M. Azhar Aljurida; Ruslimin Ruslimin; Beddu Lahi; Ali Imran Sadiq; Wahyuddin Wahyuddin; Andi Risma Jaya; Henni Zainal; Yusita Indrayanti; Nazira Dahlan; Merry Ayu Mahrita; Ari Eko Saputra; Rusfandi Rusfandi; Saharuddin Saharuddin
GLOBAL ABDIMAS: Jurnal Pengabdian Masyarakat Vol. 6 No. 1 (2026): Mei 2026, GLOBAL ABDIMAS
Publisher : Unit Publikasi Ilmiah Perkumpulan Intelektual Madani Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.51577/globalabdimas.v6i1.1052

Abstract

Program pengabdian kepada Masyarakat di Kecamatan Bantimurung, Kabupaten Maros, dilaksanakan sebagai upaya mendukung kebijakan pembangunan nasional dalam mewujudkan sumber daya manusia yang berkualitas melalui perlindungan hak anak dan penguatan ketahanan keluarga. Kegiatan ini bertujuan meningkatkan pengetahuan, kesadaran, dan kapasitas masyarakat dalam mencegah praktik pernikahan anak melalui pendekatan edukatif, partisipatif, dan kolaboratif yang melibatkan pemerintah kecamatan, pemerintah desa, sekolah, tokoh agama, tokoh masyarakat, orang tua, serta remaja. Metode pelaksanaan meliputi identifikasi permasalahan, sosialisasi mengenai dampak hukum, kesehatan, sosial, dan ekonomi dari pernikahan anak, pelatihan bagi kader dan kelompok remaja, diskusi kelompok terarah, serta pendampingan penyusunan strategi pencegahan berbasis komunitas. Hasil kegiatan menunjukkan adanya peningkatan pemahaman peserta mengenai risiko pernikahan anak, meningkatnya komitmen para pemangku kepentingan dalam melakukan upaya pencegahan, serta terbentuknya jejaring kolaborasi yang mendukung perlindungan anak di tingkat desa dan kecamatan. Selain itu, peserta menunjukkan perubahan sikap yang lebih positif terhadap pentingnya pendidikan, kesehatan reproduksi, dan perencanaan masa depan bagi remaja. Program ini berkontribusi dalam memperkuat peran keluarga, masyarakat, dan pemerintah daerah dalam menciptakan lingkungan yang aman dan kondusif bagi tumbuh kembang anak, sehingga diharapkan mampu menekan angka pernikahan anak secara berkelanjutan di Kecamatan Bantimurung, Kabupaten Maros.