p-Index From 2021 - 2026
0.444
P-Index
This Author published in this journals
All Journal HUMANIORASAINS
Claim Missing Document
Check
Articles

Found 2 Documents
Search

KHITAN PEREMPUAN DALAM TRADISI BUGIS (MAKKATTE’) PERSPEKTIF HUKUM ISLAM DAN HUKUM ADAT Fitri Sri Ramadhani M; Elsa Dwi Aryana Ramadhani; Kurniati
Jurnal Humaniora & Sosial Sains Vol 1 No 3 (2024)
Publisher : Pojok Publisher

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Praktik khitan perempuan, yang dikenal dalam tradisi Bugis sebagai Makkatte’, dalam konteks hukum Islam dan budaya lokal. Latar belakang penelitian ini berfokus pada pentingnya memahami tradisi Makkatte’ yang telah menjadi bagian integral dari identitas masyarakat Bugis, meskipun terdapat kontroversi terkait dengan kesehatan dan hak asasi perempuan. Tujuan penelitian adalah untuk mengeksplorasi alasan di balik pelaksanaan khitan perempuan, serta konsekuensi sosial dan kesehatan yang mungkin ditimbulkannya. Metodologi yang digunakan adalah pendekatan kualitatif dengan wawancara mendalam terhadap tokoh masyarakat untuk menggali perspektif mereka mengenai praktik ini. Temuan penelitian menunjukkan bahwa meskipun masyarakat Bugis menganggap Makkatte’ sebagai ritual pengislaman yang penting, terdapat kekhawatiran terkait pelaksanaan khitan oleh sanro yang tidak menjamin kesterilan alat. Penelitian ini juga mengungkapkan adanya perbedaan pendapat di kalangan ulama mengenai status hukum khitan perempuan, dengan beberapa menganggapnya wajib dan lainnya hanya sebagai sunah. Hasilnya menekankan perlunya kolaborasi antara pelestarian tradisi dan penerapan standar kesehatan yang lebih baik untuk melindungi hak-hak individu, terutama perempuan, dalam menjalankan praktik budaya mereka.
Optimalisasi pendataan sertifikat wakaf upaya kecematan ujung pandang dalam menjaga legalitas dan keberkahan tanah wakaf Fitri Sri Ramadhani M; Suriyati; Alda Risma; Muh. Fakhri Rawatib; M. Husni Mubarak
Jurnal Humaniora & Sosial Sains Vol 2 No 2 (2025)
Publisher : Pojok Publisher

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Waqf is an act of worship with social and economic dimensions that plays a vital role in supporting the welfare of the community. In Indonesia, the concept of waqf has been known since the 13th century and is generally understood based on the Shafi'i school of thought, which emphasizes the eternal nature of waqf. However, administrative issues, particularly regarding the legality of waqf land, remain a challenge, including in Ujung Pandang District. This study aims to examine the data collection and certification process for waqf land carried out by the Ujung Pandang District Office of Religious Affairs (KUA), using a descriptive qualitative approach through direct observation of mosques and interviews with mosque administrators. The results show that of the nine plots of waqf land covering 0.68 hectares in the area, only one plot has been certified, while the rest lack formal legal status. The main obstacles include a lack of understanding of legal procedures, limited funding, and suboptimal assistance from the authorities. The Ujung Pandang Office of Religious Affairs (KUA) plays an active role in addressing these obstacles through systematic data collection and the preparation of reports as a basis for further policymaking. This study emphasizes the importance of optimizing data collection and certification of waqf land as an effort to maintain the blessings and sustainability of the socio-economic function of waqf, as well as the need for synergy between the KUA, the community, and related institutions to realize the legality and sustainable legal protection of waqf assets.