Muhammad Aprendi
Universitas Islam Negeri Raden Fatah Palembang

Published : 2 Documents Claim Missing Document
Claim Missing Document
Check
Articles

Found 2 Documents
Search

Model-Model Pembelajaran Mardiah Astuti; Siti Halima Tusya'diyah NST; Bagas Saputra; Dea Salsabilla; Muhammad Aprendi; Aditiya Rahmatullah
Arus Jurnal Psikologi dan Pendidikan Vol 5 No 2: Juni (2026)
Publisher : Arden Jaya Publisher

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.57250/ajpp.v5i2.2899

Abstract

Model pembelajaran merupakan suatu rencana atau cara yang disusun secara sistematis untuk mengatur pengalaman belajar guna mencapai tujuan pendidikan secara efektif dan efisien. Secara konseptual, model dipahami sebagai representasi atau penyederhanaan dari realitas. Dalam konteks pendidikan, model pembelajaran berfungsi sebagai pedoman dalam penyusunan kurikulum, pengembangan materi ajar, serta pelaksanaan proses pembelajaran di kelas. Model pembelajaran memiliki beberapa komponen utama, yaitu sintaks, prinsip reaksi, sistem sosial, sistem pendukung, dampak pembelajaran, dan dampak pengiring. Berdasarkan klasifikasinya, model pembelajaran dapat dikelompokkan menjadi model pemrosesan informasi, model personal, model sosial, dan model perilaku. Selain itu, terdapat berbagai jenis model pembelajaran yang diterapkan dalam kegiatan belajar mengajar, seperti inquiry, kontekstual, ekspositori, problem based learning, kooperatif, project based learning, PAIKEM, quantum learning, pembelajaran terpadu, dan tematik. Setiap model pembelajaran memiliki karakteristik yang didasarkan pada teori belajar tertentu, tujuan yang jelas, prosedur yang sistematis, serta dampak langsung maupun tidak langsung terhadap hasil belajar siswa. Dengan demikian, pemilihan dan penerapan model pembelajaran yang tepat sangat penting untuk meningkatkan kualitas proses dan hasil pembelajaran.
Efektivitas Kolaborasi Media Visual Berbasis Teknologi dalam Meningkatkan Hasil Belajar Siswa pada Pembelajaran PAI Sri Maryati; Dea Salsabilla; Airin Mey Lestari; Siti Halima Tusya’diyah NST; Muhammad Aprendi; Farel Zahardi; Andika Andika; Iqbal Ramadhan; Muhammad Riyadh
Sulawesi Tenggara Educational Journal Vol 6 No 1: April (2026)
Publisher : Fakultas Keguruan dan Ilmu Pendidikan Universitas Sulawesi Tenggara

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.54297/seduj.v6i1.1464

Abstract

Perkembangan teknologi digital yang semakin pesat telah membawa transformasi signifikan dalam berbagai aspek kehidupan, termasuk dalam dunia pendidikan. Perubahan ini menuntut adanya inovasi dalam proses pembelajaran agar lebih adaptif, kreatif, dan relevan dengan kebutuhan peserta didik di era modern. Salah satu pendekatan yang semakin mendapat perhatian adalah kolaborasi antara media visual dan teknologi dalam pembelajaran. Integrasi ini tidak hanya berfungsi sebagai alat bantu, tetapi juga sebagai strategi pembelajaran yang mampu menciptakan pengalaman belajar yang lebih interaktif, kontekstual, dan berpusat pada siswa.Artikel ini bertujuan untuk menganalisis peran serta efektivitas kolaborasi visual dan teknologi dalam menunjang keberhasilan pembelajaran. Metode yang digunakan adalah studi literatur dengan mengkaji berbagai sumber ilmiah terkait pemanfaatan media visual dan teknologi dalam pendidikan. Hasil kajian menunjukkan bahwa penggunaan media visual berbasis teknologi, seperti video pembelajaran, animasi, infografis, serta platform digital interaktif, mampu meningkatkan pemahaman konsep, terutama pada materi yang bersifat abstrak dan kompleks. Selain itu, integrasi ini juga berkontribusi dalam meningkatkan motivasi dan minat belajar siswa, karena penyajian materi menjadi lebih menarik dan mudah diakses.Lebih lanjut, kolaborasi visual dan teknologi terbukti mampu meningkatkan keterlibatan aktif siswa dalam proses pembelajaran melalui berbagai aktivitas interaktif, seperti diskusi daring, kuis digital, dan simulasi pembelajaran. Hal ini tidak hanya berdampak pada peningkatan hasil belajar, tetapi juga pada pengembangan keterampilan abad ke-21, seperti berpikir kritis, kreativitas, kolaborasi, dan literasi digital.