Dea Salsabilla
Universitas Islam Negeri Raden Fatah Palembang

Published : 3 Documents Claim Missing Document
Claim Missing Document
Check
Articles

Found 3 Documents
Search

Model-Model Pembelajaran Mardiah Astuti; Siti Halima Tusya'diyah NST; Bagas Saputra; Dea Salsabilla; Muhammad Aprendi; Aditiya Rahmatullah
Arus Jurnal Psikologi dan Pendidikan Vol 5 No 2: Juni (2026)
Publisher : Arden Jaya Publisher

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.57250/ajpp.v5i2.2899

Abstract

Model pembelajaran merupakan suatu rencana atau cara yang disusun secara sistematis untuk mengatur pengalaman belajar guna mencapai tujuan pendidikan secara efektif dan efisien. Secara konseptual, model dipahami sebagai representasi atau penyederhanaan dari realitas. Dalam konteks pendidikan, model pembelajaran berfungsi sebagai pedoman dalam penyusunan kurikulum, pengembangan materi ajar, serta pelaksanaan proses pembelajaran di kelas. Model pembelajaran memiliki beberapa komponen utama, yaitu sintaks, prinsip reaksi, sistem sosial, sistem pendukung, dampak pembelajaran, dan dampak pengiring. Berdasarkan klasifikasinya, model pembelajaran dapat dikelompokkan menjadi model pemrosesan informasi, model personal, model sosial, dan model perilaku. Selain itu, terdapat berbagai jenis model pembelajaran yang diterapkan dalam kegiatan belajar mengajar, seperti inquiry, kontekstual, ekspositori, problem based learning, kooperatif, project based learning, PAIKEM, quantum learning, pembelajaran terpadu, dan tematik. Setiap model pembelajaran memiliki karakteristik yang didasarkan pada teori belajar tertentu, tujuan yang jelas, prosedur yang sistematis, serta dampak langsung maupun tidak langsung terhadap hasil belajar siswa. Dengan demikian, pemilihan dan penerapan model pembelajaran yang tepat sangat penting untuk meningkatkan kualitas proses dan hasil pembelajaran.
Efektivitas Kolaborasi Media Visual Berbasis Teknologi dalam Meningkatkan Hasil Belajar Siswa pada Pembelajaran PAI Sri Maryati; Dea Salsabilla; Airin Mey Lestari; Siti Halima Tusya’diyah NST; Muhammad Aprendi; Farel Zahardi; Andika Andika; Iqbal Ramadhan; Muhammad Riyadh
Sulawesi Tenggara Educational Journal Vol 6 No 1: April (2026)
Publisher : Fakultas Keguruan dan Ilmu Pendidikan Universitas Sulawesi Tenggara

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.54297/seduj.v6i1.1464

Abstract

Perkembangan teknologi digital yang semakin pesat telah membawa transformasi signifikan dalam berbagai aspek kehidupan, termasuk dalam dunia pendidikan. Perubahan ini menuntut adanya inovasi dalam proses pembelajaran agar lebih adaptif, kreatif, dan relevan dengan kebutuhan peserta didik di era modern. Salah satu pendekatan yang semakin mendapat perhatian adalah kolaborasi antara media visual dan teknologi dalam pembelajaran. Integrasi ini tidak hanya berfungsi sebagai alat bantu, tetapi juga sebagai strategi pembelajaran yang mampu menciptakan pengalaman belajar yang lebih interaktif, kontekstual, dan berpusat pada siswa.Artikel ini bertujuan untuk menganalisis peran serta efektivitas kolaborasi visual dan teknologi dalam menunjang keberhasilan pembelajaran. Metode yang digunakan adalah studi literatur dengan mengkaji berbagai sumber ilmiah terkait pemanfaatan media visual dan teknologi dalam pendidikan. Hasil kajian menunjukkan bahwa penggunaan media visual berbasis teknologi, seperti video pembelajaran, animasi, infografis, serta platform digital interaktif, mampu meningkatkan pemahaman konsep, terutama pada materi yang bersifat abstrak dan kompleks. Selain itu, integrasi ini juga berkontribusi dalam meningkatkan motivasi dan minat belajar siswa, karena penyajian materi menjadi lebih menarik dan mudah diakses.Lebih lanjut, kolaborasi visual dan teknologi terbukti mampu meningkatkan keterlibatan aktif siswa dalam proses pembelajaran melalui berbagai aktivitas interaktif, seperti diskusi daring, kuis digital, dan simulasi pembelajaran. Hal ini tidak hanya berdampak pada peningkatan hasil belajar, tetapi juga pada pengembangan keterampilan abad ke-21, seperti berpikir kritis, kreativitas, kolaborasi, dan literasi digital.
STRATEGI PENERAPAN KURIKULUM MERDEKA UNTUK MENINGKATKAN MOTIVASI BELAJAR SISWA: 1. Membangun Hubungan Emosional yang Positif antara Guru dan Siswa untuk Meningkatkan Motivasi Belajar, 2. Penerapan Strategi Kurikulum Merdeka dalam Meningkatkan Motivasi Belajar Siswa di SMA Az-Zahrah Palembang, 3. Memberikan Motivasi, Penguatan dan Refleksi untuk Meningkatkan Motivasi Belajar Siswa, 4. Hambatan Dan Tantangan dalam Meningkatkan Motivasi Belajar Siswa di SMA Az-Zahrah Palembang Muhamad Fauzi; Siti Halima Tusya'diyah NST; Agnes Tiara; Intan Pahira; Dea Salsabilla; Hana Nuryoja Juniasti
Didaktik : Jurnal Ilmiah PGSD STKIP Subang Vol. 12 No. 02 (2026): Volume 12 Nomor 02, Juni 2026 Published
Publisher : STKIP Subang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36989/didaktik.v12i02.15604

Abstract

This study aims to analyze the implementation of the Merdeka Curriculum in improving students' learning motivation in the classroom. The background of this research is based on the low level of learning motivation among some students, which is reflected in their lack of engagement, enthusiasm, and active participation during the learning process. This condition is often influenced by conventional teacher-centered learning methods that pay less attention to students' needs, interests, and characteristics. The Merdeka Curriculum offers a student-centered, differentiated, and contextual learning approach that provides students with greater opportunities to develop their potential. This study employed a descriptive qualitative method with data collected through observation, interviews, and documentation. The research subjects consisted of teachers and students who were directly involved in the learning activities. Data were analyzed through data reduction, data display, and conclusion drawing. The findings indicate that the implementation of the Merdeka Curriculum contributes positively to students' learning motivation through more flexible, interactive, and student-oriented learning practices. Furthermore, providing opportunities for students to actively participate in the learning process enhances their self-confidence, responsibility, and interest in learning. Therefore, the implementation of the Merdeka Curriculum can serve as an effective strategy for creating meaningful learning experiences and improving students' learning motivation. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis implementasi Kurikulum Merdeka dalam meningkatkan motivasi belajar siswa di kelas. Latar belakang penelitian ini didasarkan pada masih rendahnya motivasi belajar sebagian siswa yang ditandai dengan kurangnya keterlibatan, antusiasme, serta partisipasi aktif dalam proses pembelajaran. Kondisi tersebut sering kali dipengaruhi oleh penggunaan metode pembelajaran konvensional yang berpusat pada guru dan kurang memperhatikan kebutuhan, minat, serta karakteristik peserta didik. Kurikulum Merdeka hadir sebagai pendekatan pembelajaran yang memberikan kebebasan kepada siswa untuk mengembangkan potensi diri melalui pembelajaran yang berpusat pada peserta didik, diferensiatif, dan kontekstual. Penelitian ini menggunakan metode deskriptif kualitatif dengan teknik pengumpulan data berupa observasi, wawancara, dan dokumentasi. Subjek penelitian terdiri atas guru dan siswa yang terlibat secara langsung dalam proses pembelajaran. Analisis data dilakukan melalui tahap reduksi data, penyajian data, dan penarikan kesimpulan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa implementasi Kurikulum Merdeka mampu meningkatkan motivasi belajar siswa melalui penerapan pembelajaran yang lebih fleksibel, interaktif, dan sesuai dengan kebutuhan peserta didik. Selain itu, pemberian ruang bagi siswa untuk berpartisipasi aktif dalam kegiatan pembelajaran turut meningkatkan rasa percaya diri, tanggung jawab, dan minat belajar mereka. Dengan demikian, implementasi Kurikulum Merdeka dapat menjadi salah satu strategi efektif dalam menciptakan proses pembelajaran yang bermakna dan meningkatkan motivasi belajar siswa.