p-Index From 2021 - 2026
0.408
P-Index
This Author published in this journals
All Journal SWARNA
Claim Missing Document
Check
Articles

Found 2 Documents
Search

Pendampingan Manajemen Strategis Universitas Melalui Penerapan Balanced Scorecard untuk Transformasi Student Engangement di Universitas Djuanda Dede Nur Zaman; Dwi Ning Wahyuni Budi; Ifa Fachriyah; Ely Nurlaeli Nurlaeli; Waska Warta
SWARNA: Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat Vol. 5 No. 6 (2026): SWARNA : Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat, Juni, 2026
Publisher : LPPM Sekolah Tinggi Ilmu Ekonomi 45 Mataram

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.55681/swarna.v5i6.2879

Abstract

Rendahnya partisipasi mahasiswa dalam kegiatan kampus sering kali berakar pada ketidaksinkronan antara program kerja organisasi dengan kebutuhan riil mahasiswa di era disrupsi. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis efektivitas implementasi Balanced Scorecard (BSC) sebagai instrumen manajemen strategis dalam meningkatkan student engagement di lingkungan Universitas Djuanda. Metode penelitian yang digunakan adalah kuantitatif dengan desain Pre-Experimental (One-Group Pretest-Posttest) terhadap 35 pengurus organisasi kemahasiswaan. Pengumpulan data dilakukan melalui tes objektif yang mengukur empat perspektif BSC dan dimensi keterlibatan mahasiswa sebelum dan sesudah intervensi workshop intensif. Hasil analisis tahap awal (pre-test) menunjukkan bahwa lebih dari 90% peserta belum pernah terpapar materi BSC, dengan rata-rata pemahaman strategis yang rendah (15-45%). Namun, setelah intervensi, hasil post-test menunjukkan lonjakan signifikan pada seluruh instrumen, terutama pada penguasaan empat perspektif BSC yang mencapai 95% dan literasi indikator kinerja (KPI) sebesar 88%. Mahasiswa mampu bertransformasi dari paradigma evaluasi administratif-tradisional menuju manajemen berbasis dampak yang mampu mendiferensiasi dimensi keterlibatan secara kognitif, perilaku, dan sosial. Kesimpulan penelitian ini menegaskan bahwa BSC merupakan alat navigasi strategis yang efektif bagi organisasi mahasiswa untuk menciptakan program kerja yang relevan dan berkelanjutan. Implikasi penelitian menyarankan integrasi BSC ke dalam standar evaluasi universitas guna menjamin kualitas ekosistem akademik dan profesionalisme tata kelola kemahasiswaan.
Adaptive Leadership Bagi Kepala RA dalam Menghadapi Disrupsi Pendidikan Digital untuk Penguatan Karakter Anak Usia Dini di Jakarta Timur Ifa Fachriyah; Elly Nurlaeli; Helmawati Helmawati
SWARNA: Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat Vol. 5 No. 6 (2026): SWARNA : Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat, Juni, 2026
Publisher : LPPM Sekolah Tinggi Ilmu Ekonomi 45 Mataram

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.55681/swarna.v5i6.2880

Abstract

Era disrupsi digital membawa tantangan kompleks bagi Raudhatul Athfal (RA) berupa risiko degradasi karakter anak usia dini dan munculnya technostress pada pendidik. Kondisi ini menuntut kapasitas kepemimpinan yang adaptif dari Kepala RA. Kegiatan Pengabdian Kepada Masyarakat (PKM) ini bertujuan untuk meningkatkan kapasitas kepemimpinan adaptif (adaptive leadership) bagi para Kepala RA di Kecamatan Cakung dalam mengawal program penguatan karakter anak di era digital. Mitra sasaran kegiatan ini adalah 35 Kepala RA se-Kecamatan Cakung, Jakarta Timur, dengan pusat pelaksanaan di RA Al-Madinah Cakung pada 9 Juni 2026. Metode pelaksanaan intervensi menggunakan pendekatan andragogi yang meliputi tahap persiapan (analisis situasi), tahap pelaksanaan (pre-test, pemaparan materi instruksional, workshop rencana aksi), dan tahap evaluasi kuantitatif-kualitatif. Hasil pengabdian menunjukkan adanya peningkatan kapasitas kepemimpinan adaptif peserta yang sangat signifikan secara statistik ($\text{p-value} = 0,000$). Nilai rata-rata kumulatif peserta melonjak dari 20,06 pada saat pre-test menjadi 34,26 pada saat post-test, dengan capaian efektivitas indeks N-Gain Score sebesar 0,71 (Kategori Tinggi). Analisis per dimensi menunjukkan aspek mempertahankan fokus strategis moral keislaman meraih skor tertinggi, sementara kemampuan mengelola stres organisasi akibat transisi teknologi menjadi titik kritis yang masih memerlukan pendampingan berkelanjutan. Luaran kegiatan ini menghasilkan draf dokumen rencana aksi (action plan) taktis sekolah yang siap diimplementasikan demi mewujudkan generasi emas yang melek teknologi dan berakhlak mulia.