Claim Missing Document
Check
Articles

Found 2 Documents
Search

Pemberdayaan Anak Usia Sekolah melalui Pengenalan Anthocya Latte sebagai Media Edukatif dalam Meningkatkan Literasi Gizi dan Alternatif Minuman Sehat Putri Syarifa; Yunita Ayudhia Anzani; Sri Raspati; Rita Fitriani; Dita Agustian
Ruang Pengabdian: Jurnal Pengabdian kepada Masyarakat Vol. 6 No. 1 (2026): RUANG PENGABDIAN: Jurnal Pengabdian kepada Masyarakat
Publisher : Universitas Lampung

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.23960/rp/v6i1.hal.34-45

Abstract

Rendahnya literasi gizi pada anak usia sekolah dasar berdampak pada tingginya konsumsi jajanan dan minuman tinggi gula yang berpotensi menimbulkan berbagai masalah kesehatan. Kondisi ini menunjukkan pentingnya kegiatan edukatif yang kontekstual dan berbasis pengalaman dalam menanamkan kebiasaan konsumsi sehat sejak dini. Kegiatan pengabdian kepada masyarakat ini bertujuan untuk memberdayakan anak usia sekolah melalui pengenalan Anthocya Latte sebagai media edukatif dalam mendukung peningkatan literasi gizi sekaligus memperkenalkan alternatif minuman sehat berbasis bahan alami. Kegiatan dilaksanakan di SDN Mekarjaya, Kecamatan Padakembang, Kabupaten Tasikmalaya dengan melibatkan 44 peserta didik kelas V. Metode yang digunakan yaitu pendekatan partisipatif-edukatif berbasis experiental learning melalui penyuluhan literasi gizi, demonstrasi pembuatan Anthocya Latte, pemanfaatan media digital berbasis QR code, serta evaluasi menggunakan pre-test dan post-test. Data diperoleh melalui observasi, angket respon, dan dokumentasi kegiatan. Peserta didik dilibatkan secara aktif dalam diskusi, praktik, dan penggunaan media digital sehingga proses pembelajaran berlangsung interaktif dan menyenangkan. Hasil kegiatan menunjukkan peningkatan pemahaman peserta didik mengenai pentingnya memilih minuman sehat, yang ditunjukkan oleh kenaikan rata-rata nilai dari 86,7 pada pre-test menjadi 96,4 pada post-test, dengan hasil analisis N-Gain sebesar 0,73 yang termasuk dalam kategori tinggi. Selain itu, peserta didik memberikan respon positif terhadap Anthocya Latte sebagai alternatif minuman sehat serta mampu mengakses media edukasi digital secara mandiri. Kegiatan ini menunjukkan bahwa edukasi gizi berbasis pengalaman langsung dan inovasi pangan lokal berpotensi mendukung peningkatkan literasi gizi serta kesadaran konsumsi sehat pada anak usia sekolah dasar.
An Analysis of the Suitability of Science Laboratory Management at the Junior High School Level Based on National Education Standards Rina Fitriani; Putri Syarifa; Ai Anisa Asaidah; Fauzan Aninnajib Basri; Winda Ismi; Romy Faisal Mustofa; Liah Badriah
EduMatSains : Jurnal Pendidikan, Matematika dan Sains Vol 11 No 1 (2026): July
Publisher : Fakultas Keguruan dan Ilmu Pendidikan, Universitas Kristen Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33541/edumatsains.v11i1.8163

Abstract

This study aimed to evaluate the suitability of science laboratory management at the junior high school level based on the National Education Standards (SNP) and to identify priority areas for improvement. A qualitative case study combined with descriptive quantitative evaluation was conducted at a private junior high school in Tasikmalaya, Indonesia. Data were collected through structured observations, semi-structured interviews, and document analysis using instruments developed from SNP indicators. The findings revealed that the overall suitability of science laboratory management reached 57.89%, indicating a Moderately Suitable category. The highest levels of compliance were found in the availability of electricity and water (86%) and equipment inventory (81%), while laboratory regulations, layout, and procurement of equipment and materials were categorized as suitable (75%). However, several aspects remained suboptimal, particularly laboratory utilization, organization, equipment maintenance, funding, monitoring and evaluation, documentation, and cleanliness. The lowest scores were identified in laboratory safety and security (38%) and laboratory personnel (33%), indicating critical weaknesses requiring immediate attention. These findings suggest that although several management components have complied with the National Education Standards, significant improvements are still needed, particularly in occupational safety, staffing, preventive maintenance, and continuous quality monitoring. Strengthening these aspects is expected to improve laboratory effectiveness and better support practical science learning in junior high schools.