Farah Zaini
IAIN Pontianak

Published : 1 Documents Claim Missing Document
Claim Missing Document
Check
Articles

Found 1 Documents
Search

Optimalisasi Manajemen Surau Darul Rahman: Meningkatkan Kegiatan Islami Melalui Kolaborasi Organisasi Hikmah Ari Widiati; Reni Helvira; Ema Elisa; Eka Junila Saragih; Heny Hidayati; Zarkasi Zarkasi; Ita Nurcholifah; Farah Zaini; Ryan Fathi Farhad; Hani Meilita Purnama Subardi
Jumat Keagamaan: Jurnal Pengabdian Masyarakat Vol. 7 No. 1 (2026): April
Publisher : LPPM Universitas KH. A. Wahab Hasbullah

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.32764/7zq3p554

Abstract

Surau memiliki fungsi penting dalam membentuk spiritualitas Muslim, khususnya pada komunitas mualaf minoritas. Penelitian ini berfokus pada Surau Darul Rahman di Kampung Temaga Dayak, Sarawak, Malaysia, yang dihuni mayoritas mualaf Dayak Melayu. Tujuan penelitian ini adalah mengkaji strategi optimalisasi manajemen surau sebagai pusat agama, sosial, dan budaya melalui kolaborasi dengan organisasi lokal Hikmah guna meningkatkan kualitas kegiatan Islami. Metode penelitian menggunakan pendekatan deskriptif kualitatif melalui teknik observasi partisipatif, wawancara mendalam, dokumentasi, dan analisis data tematik. Hasil penelitian menunjukkan bahwa Surau Darul Rahman berhasil menjadi pusat pembinaan umat dengan mengintegrasikan pendidikan ibadah dasar, muamalah, kajian keislaman, dan program sosial-edukatif. Kegiatan seperti taklim, gotong royong, hingga pelatihan keterampilan praktis terbukti efektif meningkatkan literasi agama sekaligus solidaritas sosial. Kolaborasi strategis bersama organisasi Hikmah memperluas partisipasi masyarakat dan menjaga kesinambungan program keagamaan. Selain itu, keterlibatan aktif warga mentransformasi surau menjadi pusat pemberdayaan yang adaptif, di mana sinergi antara nilai Islam dan adat Dayak Melayu sukses menciptakan harmoni budaya lokal. Penelitian ini menyimpulkan bahwa optimalisasi manajemen surau berbasis kolaborasi partisipatif adalah kunci penguatan keislaman di komunitas minoritas. Model ini menjadikan Surau Darul Rahman sebagai percontohan praktik terbaik lembaga keagamaan yang inklusif, berdaya guna, dan berkelanjutan