Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui efektivitas pengelolaan dana desa dalam meningkatkan pembangunan desa, faktor penghambat dalam pembangunan desa, dan pembangunan desa dalam perspektif ekonomi islam. Metodologi penelitian yang digunakan adalah penelitian kualitatif. Teknik pengumpulan data dengan metode observasi, wawancara, dan dokumentasi. Hasil penelitian ini yaitu Efektivitas Pengelolaan Dana Desa di desa Peniangan sebesar 80,87%, termasuk dalam kategori cukup efektif. Faktor-faktor yang menghambat efektivitas pengelolaan dana desa dalam meningkatkan pembangunan desa diantaranya pembebasan lahan warga, tiang listrik, pohon-pohon besar dan kendala cuaca. Efektivitas pengelolaan dana desa dalam meningkatkan pembangunan desa menurut perspektif ekonomi islam ada lima pondasi pembangunan islam. Pembangunan islam menjelaskan lima pondasi yaitu tauhid, khalifah, keadilan, tazkiyyah dan al-falah. Pembangunan desa erat kaitannya dengan ekonomi islam yang bisa dikaitkan dengan tauhid, yaitu pembangunan yang dilakukan ditujukan untuk memenuhi kebutuhan masyarakat desa untuk membantu masyarakat dalam melakukan aktivitas. Khalifah erat kaitannya dengan pembangunan yang dilakukan oleh desa dengan tujuan kesejahteraan masyarakat termasuk kedalam fungsi manusia sebagai khalifah. Keadilan erat kaitannya dengan pembangunan yaitu Pembangunan yang dilakukan di Desa Sidoharjotidak hanya berfokus pada satu dusun saja, melainkan di setiap dusun. Tazkiyyah berkaitan dengan pembangunan yang dilakukan desa sebagai tanggungjawab pemerintah desa yang telah diberikan amanah oleh pemerintah pusat.Dan Al-Falah berkaitan dengan keberhasilan yang sudah dicapai oleh desa karena telah berhasil melakukan pembangunan yang membawa kepada kesejahteraan masyarakat