Claim Missing Document
Check
Articles

Found 2 Documents
Search

Forecasting the Export Volume of Indonesia’s Cut Flowers to The Southeast Asian Market Using the SARIMA Model Zelania In Haryanto; Sayyidah Maulidatul Afraah; Lorenta In Haryanto; Khalisa Aurelia Listyafaiza
Jurnal Teknologi Vol. 18 No. 2 (2026): Jurnal Teknologi
Publisher : Faculty of Engineering Universitas Muhammadiyah Jakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24853/jurtek.18.2.101-112

Abstract

Indonesia exports many cut flowers to Southeast Asia, mainly to Thailand, Singapore, and Malaysia. However, export amounts fluctuate significantly due to the seasons, weather, and local customs, making it difficult for both producers and decision-makers to predict trends. This study predicts Indonesia’s cut flower exports using the SARIMA method, which helps identify repeating patterns in monthly export data. We used export numbers from April 2018 to August 2024, analyzed with Python, and split the data into a training set (80 percent) and a test set (20 percent). We chose the model’s settings based on patterns found in the data, with the best setup picked using a method called grid search, which aims for the lowest AIC value. The top model was SARIMA(1,0,1)×(2,0,2,12), with an AIC of 876.08. Measures of accuracy showed that SARIMA predicted better than ARIMA(0,1,1), with a MAPE of 0.30 and a MAE of 13.31. These results show SARIMA can effectively handle seasonal changes and make export predictions more reliable. This helps make better plans and policies for flower exports, and can strengthen Indonesia’s position in the market Keywords: Cut flower export, SARIMA, time series forecasting, ARIMA
Literasi Pemasaran Bawang Hitam Bagi Siswa Sekolah Dasar PCIA Malaysia Lorenta In Haryanto; Zelania In Haryanto; Tri Yuni Hendrawati; Sukrianto; Dessy Iriani Putri; Darto Darto; Nurmalia Lusida
Darma Abdi Karya Vol. 5 No. 1 (2026): Darma Abdi Karya: Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat
Publisher : LPPM POLITEKNIK LP3I

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.38204/darmaabdikarya.v5i1.2964

Abstract

Program pengabdian masyarakat internasional ini dilatarbelakangi oleh masih terbatasnya pemahaman siswa sekolah dasar mengenai produk pangan sehat bernilai tambah dan cara sederhana untuk mengenalkan produk kepada orang lain. Kegiatan ini bertujuan menumbuhkan literasi pemasaran awal, kesadaran produk sehat, dan minat kewirausahaan siswa sekolah dasar melalui sosialisasi bawang hitam sebagai pangan fungsional bernilai tambah. Program dilaksanakan di Kampung Bandan, Malaysia, melalui kolaborasi dengan Pimpinan Cabang Istimewa 'Aisyiyah (PCIA) Malaysia dan melibatkan 16 siswa sekolah dasar sebagai peserta utama. Metode pelaksanaan menggunakan pendekatan edukatif-partisipatif yang meliputi koordinasi dengan mitra, pre-test, penyampaian materi melalui presentasi sederhana dan video edukasi, pengenalan sampel bawang hitam, sosialisasi bauran pemasaran 4P, evaluasi sensori, dan post-test. Literasi pemasaran dalam kegiatan ini diperkenalkan secara sederhana melalui pembelajaran tentang kualitas produk, kemasan, harga, tempat penjualan, dan promosi yang disesuaikan dengan tingkat pemahaman peserta. Hasil kegiatan menunjukkan adanya peningkatan pemahaman peserta setelah mengikuti sosialisasi. Peserta lebih mampu mengenali manfaat bawang hitam, menjelaskan pentingnya kemasan yang bersih, memahami logika harga secara sederhana, serta menyampaikan manfaat produk kepada keluarga atau teman. Hasil evaluasi pre-test dan post-test juga menunjukkan peningkatan pemahaman yang signifikan. Secara umum, kegiatan ini memberikan manfaat edukatif bagi peserta dan mitra karena mampu menggabungkan literasi kesehatan, literasi produk, dan literasi pemasaran dasar dalam pembelajaran yang kontekstual bagi siswa sekolah dasar.