Program pengabdian masyarakat internasional ini dilatarbelakangi oleh masih terbatasnya pemahaman siswa sekolah dasar mengenai produk pangan sehat bernilai tambah dan cara sederhana untuk mengenalkan produk kepada orang lain. Kegiatan ini bertujuan menumbuhkan literasi pemasaran awal, kesadaran produk sehat, dan minat kewirausahaan siswa sekolah dasar melalui sosialisasi bawang hitam sebagai pangan fungsional bernilai tambah. Program dilaksanakan di Kampung Bandan, Malaysia, melalui kolaborasi dengan Pimpinan Cabang Istimewa 'Aisyiyah (PCIA) Malaysia dan melibatkan 16 siswa sekolah dasar sebagai peserta utama. Metode pelaksanaan menggunakan pendekatan edukatif-partisipatif yang meliputi koordinasi dengan mitra, pre-test, penyampaian materi melalui presentasi sederhana dan video edukasi, pengenalan sampel bawang hitam, sosialisasi bauran pemasaran 4P, evaluasi sensori, dan post-test. Literasi pemasaran dalam kegiatan ini diperkenalkan secara sederhana melalui pembelajaran tentang kualitas produk, kemasan, harga, tempat penjualan, dan promosi yang disesuaikan dengan tingkat pemahaman peserta. Hasil kegiatan menunjukkan adanya peningkatan pemahaman peserta setelah mengikuti sosialisasi. Peserta lebih mampu mengenali manfaat bawang hitam, menjelaskan pentingnya kemasan yang bersih, memahami logika harga secara sederhana, serta menyampaikan manfaat produk kepada keluarga atau teman. Hasil evaluasi pre-test dan post-test juga menunjukkan peningkatan pemahaman yang signifikan. Secara umum, kegiatan ini memberikan manfaat edukatif bagi peserta dan mitra karena mampu menggabungkan literasi kesehatan, literasi produk, dan literasi pemasaran dasar dalam pembelajaran yang kontekstual bagi siswa sekolah dasar.
Copyrights © 2026