Pertumbuhan eksponensial e-commerce global telah menyebabkan ruang pasar digital yang sangat jenuh, sehingga menyulitkan merek untuk menarik minat konsumen. Studi ini bertujuan untuk menganalisis pengaruh struktural kesadaran merek dan efektivitas iklan personalisasi terhadap niat pembelian konsumen dalam platform e-commerce. Yang terpenting, penelitian ini menyelidiki kondisi batas yang mendasari hubungan ini dengan memeriksa peran kepercayaan konsumen dan ulasan jujur sebagai variabel moderasi. Meskipun algoritma personalisasi komputasional menawarkan relevansi yang tak tertandingi, algoritma tersebut secara bersamaan memicu kekhawatiran privasi yang dapat memicu perilaku defensif konsumen. Metodologi penelitian kuantitatif digunakan, dengan menggunakan kuesioner online terstruktur untuk mengumpulkan data empiris dari pengguna e-commerce aktif. Hubungan struktural dan efek interaksi dievaluasi menggunakan Structural Equation Modeling-Partial Least Squares (SEM-PLS). Temuan empiris menunjukkan bahwa kesadaran merek dan efektivitas iklan personalisasi memberikan pengaruh langsung yang kuat, positif, dan signifikan secara statistik terhadap niat pembelian konsumen. Lebih lanjut, kepercayaan konsumen berfungsi sebagai katalis internal penting yang memperkuat penerjemahan pesan pemasaran personalisasi menjadi niat pembelian langsung. Yang terpenting, analisis moderasi menegaskan bahwa ulasan jujur berfungsi sebagai validator sosial yang ampuh; Konten buatan pengguna yang autentik secara signifikan memperkuat dampak positif iklan digital sekaligus meredam skeptisisme konsumen terhadap pelacakan algoritmik. Studi ini menawarkan kontribusi teoretis yang bermakna bagi teori pensinyalan dan model penerimaan teknologi di ruang daring. Secara pragmatis, studi ini memberikan cetak biru strategis bagi pemasar e-commerce untuk menyeimbangkan algoritma berbasis data dengan transparansi radikal dan bukti sosial untuk mendorong keberlanjutan bisnis jangka panjang.