Claim Missing Document
Check
Articles

Found 3 Documents
Search

Inklusi Global: Pemberdayaan Keterampilan Membatik dan Edukasi Mitigasi Kegawatdaruratan bagi Peserta Didik Disabilitas di LKP Aora Wistara Surabaya Elga Ceisaria Andani; Ainun Ganisia; Rakhmalia Imeldawati; Nurul Fathiyyah; Putri Gunawan; Angel Erbabley
Health Care : Journal of Community Service Vol. 4 No. 1 (2026)
Publisher : Rena Cipta Mandiri

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.62354/healthcare.v4i1.181

Abstract

LKP Aora Wistara is a training institution for students with disabilities in Surabaya focusing on economic independence through the art of batik, yet it still faces challenges in environmental safety literacy. This community service activity aims to empower disabled students through the integration of vocational skills and emergency mitigation education. The method employed was an inclusive participatory approach involving strategic coordination, digital application-based emergency training, and batik mentoring themed "Resilience Motif." A total of 30 students actively participated with the support of sign language instructors. Evaluation results using a Likert scale showed significant improvements across all indicators, with the highest surge in digital application usage skills (from 1.8 to 4.2) and participant self-confidence (final score of 4.8). The program successfully produced an Inclusive Health Education Application and enhanced independent mitigation capabilities. It is concluded that the synergy between inclusive digital technology and creative art activities is effective in building psychological resilience and independence for vulnerable groups with disabilities.
Penguatan Layanan Kebidanan Esensial pada Kondisi Darurat dan Pasca Bencanadi Desa Nogosari, Kecamatan Pacet, Kabupaten Pasuruan, Provinsi Jawa Timur Elga Ceisaria Andani; Miftahul Khairoh; Arkha Rosyaria Badrus; Rakhmalia Imeldawati; Ainun Ganisia; Nurul Fathiyyah; Kholifatul Ummah; Alief Ayu Purwitasari
Jurnal Pengabdian kepada Masyarakat Vol 3 No 2 (2026)
Publisher : PT. Edutech Inovatif Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.64109/7cz8pc94

Abstract

Bencana alam sering kali memutus akses layanan kesehatan esensial yang berisiko fatal bagi kelompok rentan, terutama di wilayah seperti Desa Nogosari, Kecamatan Pacet, yang memiliki kerentanan geografis dan keterbatasan akses darurat. Kegiatan Pengabdian Kepada Masyarakat (PKM) ini bertujuan untuk memperkuat layanan kebidanan esensial melalui peningkatan kesiapsiagaan komunitas. Pelaksanaan program menggunakan pendekatan partisipatif melalui lima tahapan persiapan dan pemetaan kebutuhan, edukasi layanan darurat, pendampingan ibu hamil dan nifas, simulasi alur rujukan, serta evaluasi. Temuan kunci menunjukkan adanya peningkatan pemahaman masyarakat mengenai kontinuitas layanan kebidanan dalam krisis serta terbentuknya mekanisme pendampingan berbasis komunitas yang melibatkan kader dan relawan. Selain itu, simulasi rujukan berhasil meningkatkan kemampuan teknis peserta dalam memetakan jalur komunikasi dan fasilitas kesehatan darurat. Penguatan layanan kebidanan esensial melalui pendekatan partisipatif terbukti efektif dalam membangun ketahanan sistem kesehatan desa dan meminimalkan risiko keterlambatan penanganan kegawatdaruratan ibu dan bayi di wilayah rawan bencana.
Pemberdayaan Membatik dan Mitigasi Darurat bagi Siswa Disabilitas AORA Elga Ceisaria Andani; Ainun Ganisia; Rakhmalia Imeldawati; Nurul Fathiyyah
Jurnal Pengabdian kepada Masyarakat Vol 3 No 2 (2026)
Publisher : PT. Edutech Inovatif Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.64109/ts9tth30

Abstract

Lembaga Kursus dan Pelatihan Aora Wistara Surabaya merupakan lembaga yang memberikan pelatihan keterampilan bagi peserta didik disabilitas, khususnya melalui aktivitas membatik sebagai bekal kemandirian. Di sisi lain, kelompok ini masih menghadapi keterbatasan literasi kegawatdaruratan dan mitigasi bencana, padahal mereka termasuk kelompok rentan yang membutuhkan media edukasi yang mudah dipahami, visual, dan berulang. Artikel ini bertujuan mendeskripsikan pelaksanaan pengabdian kepada masyarakat yang mengintegrasikan pemberdayaan keterampilan membatik dengan edukasi mitigasi kegawatdaruratan bagi peserta didik disabilitas di LKP Aora Wistara. Kegiatan dilaksanakan dalam bentuk sosialisasi dan pemetaan kebutuhan peserta, edukasi kegawatdaruratan melalui aplikasi digital dan media visual sederhana, pelatihan serta simulasi mitigasi inklusif, pendampingan membatik bertema motif resiliensi, serta evaluasi melalui pre-post test sederhana dan demonstrasi mandiri. Seluruh rangkaian kegiatan didokumentasikan melalui catatan lapangan, foto sesi edukasi, simulasi, proses membatik, dan hasil karya peserta sebagai bagian dari pelaksanaan program. Kegiatan melibatkan 30 peserta didik, staf pendamping, empat dosen, dan dua mahasiswa. Hasil pelaksanaan menunjukkan peningkatan pemahaman peserta dalam mengenali tanda bahaya, langkah awal saat keadaan darurat, dan cara meminta pertolongan; media digital membantu pengulangan materi; sedangkan kegiatan membatik memperkuat ekspresi diri, ketenangan, dan internalisasi pesan keselamatan. Program ini memperlihatkan bahwa model Inclusive Emergency-Creative Hub dapat menjadi pendekatan efektif untuk menghubungkan kemandirian vokasional, literasi kesehatan, dan resiliensi komunitas secara inklusif.