Claim Missing Document
Check
Articles

Found 3 Documents
Search

Pencegahan Anemia Untuk Menurunkan Angka Stunting Berbasis Aplikasi Android Fikes-BlesD di SMA Dr. Soetomo Surabaya Arkha Rosyaria Badrus; Nurul Fathiyyah; Kholifatul Ummah; Alief Ayu Purwitasari
Health Care : Journal of Community Service Vol. 4 No. 1 (2026)
Publisher : Rena Cipta Mandiri

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.62354/healthcare.v4i1.179

Abstract

Low reproductive health literacy and a high risk of anemia among adolescents demand sustainable educational interventions. The partner (SMA Dr. Soetomo) has implemented regular health checks and anemia screening; however, these activities are time-limited, do not yet allow for independent screening, and lack digital media support for control and monitoring by the school or health workers. The educational application "Fikes-BleSD" was developed as a digital solution to address these limitations. The objective of this community service (PKM) is to evaluate the effectiveness of Fikes-BleSD empowerment in increasing reproductive health knowledge, compliance with Blood-Added Tablet (TTD) consumption, and hemoglobin (Hb) indicators, as well as strengthening school-based monitoring mechanisms. The method used is a participatory approach including multimedia content development, training for teachers and peer educators, the launch of the application featuring reminders and monitoring dashboards, as well as quantitative pre-post evaluations (knowledge questionnaires, TTD compliance) and Hb screening. The results found that >90% of female students downloaded the application; ≥80% activated TTD reminders; knowledge scores increased significantly (≥30%); compliance and dietary patterns improved; and an increase in Hb was observed in the compliant group. Integration into the School Health Unit (UKS) and the formation of a digital team ensure sustainability. The conclusion of this PKM is that Fikes-BleSD effectively overcomes the limitations of periodic control activities by providing a means for independent screening and digital monitoring, making it feasible for replication in other schools.
Penguatan Layanan Kebidanan Esensial pada Kondisi Darurat dan Pasca Bencanadi Desa Nogosari, Kecamatan Pacet, Kabupaten Pasuruan, Provinsi Jawa Timur Elga Ceisaria Andani; Miftahul Khairoh; Arkha Rosyaria Badrus; Rakhmalia Imeldawati; Ainun Ganisia; Nurul Fathiyyah; Kholifatul Ummah; Alief Ayu Purwitasari
Jurnal Pengabdian kepada Masyarakat Vol 3 No 2 (2026)
Publisher : PT. Edutech Inovatif Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.64109/7cz8pc94

Abstract

Bencana alam sering kali memutus akses layanan kesehatan esensial yang berisiko fatal bagi kelompok rentan, terutama di wilayah seperti Desa Nogosari, Kecamatan Pacet, yang memiliki kerentanan geografis dan keterbatasan akses darurat. Kegiatan Pengabdian Kepada Masyarakat (PKM) ini bertujuan untuk memperkuat layanan kebidanan esensial melalui peningkatan kesiapsiagaan komunitas. Pelaksanaan program menggunakan pendekatan partisipatif melalui lima tahapan persiapan dan pemetaan kebutuhan, edukasi layanan darurat, pendampingan ibu hamil dan nifas, simulasi alur rujukan, serta evaluasi. Temuan kunci menunjukkan adanya peningkatan pemahaman masyarakat mengenai kontinuitas layanan kebidanan dalam krisis serta terbentuknya mekanisme pendampingan berbasis komunitas yang melibatkan kader dan relawan. Selain itu, simulasi rujukan berhasil meningkatkan kemampuan teknis peserta dalam memetakan jalur komunikasi dan fasilitas kesehatan darurat. Penguatan layanan kebidanan esensial melalui pendekatan partisipatif terbukti efektif dalam membangun ketahanan sistem kesehatan desa dan meminimalkan risiko keterlambatan penanganan kegawatdaruratan ibu dan bayi di wilayah rawan bencana.
Pemberdayaan Kader Posyandu Di Kelurahan Paciran Kecamatan Paciran Kabupaten Lamongan Kholifatul Ummah; Puthu Ayu Dhana Reswari
Journal of Community Engagement in Health Vol. 3 No. 1 (2020): Maret
Publisher : Universitas STRADA Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30994/jceh.v3i1.44

Abstract

Permasalahan pada ibu menyusui seperti produksi ASI tidak lancar dapat diatasi dengan partisipsi petugas kesehatan dan perpanjangan tangan dari petugas kesehatan yaitu mitra kader posyandu.berdasarkan hasil studi pendahuluan, kader posyandu di wilayah kerja puskesmas Paciran belum pernah mendapatkan mendapatkan pelatihan oksitocin Massage dalam peningkatan skill mengatasi permasalahan produksi ASI. Berdasarkan hasil didapatkan pelaksanaan pelatihan pijat bayi didapatkan 100% pengetahuan kader posyandu Flamboyan kurang mengetahui tentang pijat oksitocin tetapi setelah dilakukan pelatihan kepada 10 kader dimana terbagi menjadi 5 kader yang pelaksanaannya kurang lebih 2 bulan dan setelah itu dilaksanakan post tes didapatkan peningkatan penegtahuan dan keterampilan pada kader posyandu sebesar 95%. Pelatihan pijat oksitocin pada kader posyandu Flamboyan desa Paciran Kecamatan Paciran kabupaten Lamongan merupakan suatu bentuk pemberdayaan masyarakat dalam upaya meningkatkan derajat kesehatan ibu, bayi dan balita. Pembentukan kelompok ini secara konkrit dapat memberikan dukungan dan motivasi ibu untuk terus menjaga kesehatan bayi dan balitanya