Turnover intention menjadi salah satu tantangan utama dalam pengelolaan sumber daya manusia, terutama pada organisasi yang menghadapi ketidakpastian kerja seperti koperasi simpan pinjam. Kondisi kerja yang tidak pasti seringkali memunculkan job Insecurity yang pada akhirnya berpotensi meningkatkan keinginan karyawan untuk meninggalkan organisasi. Penelitian ini bertujuan untuk memahami hubungan antara job Insecurity dan turnover Intention di kalangan karyawan koperasi simpan pinjam di Kabupaten Karawang. Metode penelitian yang digunakan adalah pendekatan kuantitatif melalui desain kausalitas. Melalui penggunaan convenience sampiling, 210 karyawan dipilih untuk berpartisipasi dalam survei. Instrumen penelitian diuji validitas dengan Aiken’s V dan reliabilitas dengan Cronbach’s Alpha, menghasilkan nilai reliabilitas 0,733 untuk job insecurity dan 0,758 untuk turnover intention. Analisis data dilakukan melalui uji normalitas, linearitas, regresi sederhana, uji ANOVA, koefisien determinasi, dan kategorisasi dengan bantuan SPSS versi 25.0. Hasil penelitian ini menunjukan bahwa job insecurity memiliki pengaruh positif signifikan terhadap turnover intention dengan nilai sig atau p = 0,000 < 0,05, job insecurity memliki nilai pengaruh positif terhadap turnover intention sebesar 32,3%, sementara 67,7% sisanya dipengaruhi oleh faktor variabel yang lain. Berdasarkan temuan tersebut, hipotesis yang menyatakan adanya pengaruh positif dan signifikan job Insecurity terhadap turnover Intention diterima.