Handoko Handoko
Universitas Islam Negeri Sumatera Utara

Published : 4 Documents Claim Missing Document
Claim Missing Document
Check
Articles

Found 4 Documents
Search

IMPLEMENTASI MANAJEMEN PENDIDIKAN KARAKTER DI SEKOLAH DALAM PERSPEKTIF KAJIAN PUSTAKA Rafika Lutfiyah; Lolya Purnama Sari; Kharan Tasya; Handoko Handoko
JOURNAL SAINS STUDENT RESEARCH Vol. 4 No. 3 (2026): Juni: Jurnal Sains Student Research
Publisher : CV. KAMPUS AKADEMIK PUBLISING

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.61722/jssr.v4i3.10539

Abstract

Pendidikan karakter merupakan komponen vital dari kerangka pendidikan nasional, yang berupaya membina siswa menjadi individu yang berkarakter terpuji, bertanggung jawab, disiplin diri, dan memiliki kemampuan sosial yang mumpuni. Dalam lanskap kontemporer yang ditandai oleh globalisasi dan digitalisasi, lembaga pendidikan memiliki tujuan ganda: mereka bukan hanya tempat penyebaran pengetahuan tetapi juga berperan penting dalam pembinaan karakter siswa. Artikel ini bertujuan untuk mengkaji pelaksanaan manajemen pendidikan karakter di dalam lembaga pendidikan, dengan mengacu pada beragam hasil penelitian dan literatur yang relevan. Pendekatan yang digunakan melibatkan tinjauan literatur komprehensif, yang mencakup pemeriksaan berbagai buku, jurnal ilmiah, dan publikasi akademik. Temuan penelitian menunjukkan bahwa pelaksanaan manajemen pendidikan karakter dilakukan melalui serangkaian fungsi manajemen, yang meliputi perencanaan, pengorganisasian, implementasi, dan evaluasi. Efektivitas implementasi pendidikan karakter dibentuk oleh kepemimpinan kepala sekolah, kompetensi guru, budaya sekolah yang berlaku, keterlibatan orang tua, dan dukungan dari masyarakat. Mengintegrasikan pendidikan karakter ke dalam kurikulum, kegiatan pembelajaran, dan budaya sekolah berpotensi meningkatkan kualitas moral dan sosial siswa secara berkelanjutan. Oleh karena itu, pendekatan yang sistematis dan kooperatif terhadap manajemen sangat penting untuk mewujudkan tujuan-tujuan yang terkait dengan pendidikan karakter secara optimal.
Analisis Implementasi Hidden Curriculum Dalam Penguatan Pendidikan Karakter Najwa Al Fachrani; Tri Yolanda Putri; Amin Ikhlasul Amal; Nazwa Maudina Simamora; Handoko Handoko
Analysis Vol 4 No 1 (2026)
Publisher : CV Edu Tech Jaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.65311/j.analysis.v4i1.2004

Abstract

Pendidikan karakter sangat penting dalam membentuk peserta didik yang memiliki nilai moral, etika, dan tanggung jawab sosial. Namun, penguatan karakter tidak hanya dilakukan melalui kurikulum formal, tetapi juga melalui hidden curriculum yang berkembang dalam lingkungan sekolah. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis implementasi hidden curriculum dalam penguatan pendidikan karakter serta mengidentifikasi bentuk pelaksanaan, kontribusi, dan faktor-faktor yang memengaruhi keberhasilannya. Penelitian ini menggunakan metode library research dengan mengkaji berbagai artikel jurnal, buku, dan sumber ilmiah yang relevan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa implementasi hidden curriculum dilakukan melalui keteladanan guru, budaya sekolah, kegiatan keagamaan, tata tertib, dan interaksi sosial yang mampu membentuk karakter disiplin, tanggung jawab, religius, jujur, dan peduli sosial. Keberhasilan implementasi hidden curriculum dipengaruhi oleh keteladanan pendidik, budaya sekolah yang positif, kepemimpinan sekolah, serta dukungan keluarga. Dengan demikian, hidden curriculum berperan penting sebagai sarana penguatan pendidikan karakter yang mendukung tercapainya tujuan pendidikan secara holistik.
Manajemen Pendidikan Karakter Dalam Menerangkan Minat, Sikap dan Perilaku Positif Hasfi Fiqri Hidayah; Mely Sintya; Sintya Ramadayani; Yani Pajrin Pasaribu; Handoko Handoko
Jurnal Kualitas pendidikan (JKP) Vol 4 No 1 (2026)
Publisher : CV Edu Tech Jaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.65311/jkp.v4i1.1941

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis pengelolaan pendidikan karakter dalam meningkatkan minat, sikap, dan perilaku positif siswa. Pendidikan karakter tidak hanya berfokus pada penanaman nilai-nilai moral tetapi juga pada pengelolaan sistem pendidikan yang terencana, terarah, dan berkelanjutan. Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif dengan tinjauan pustaka dari berbagai jurnal terkait sebelumnya. Hasil penelitian menunjukkan bahwa pengelolaan pendidikan karakter yang efektif melibatkan perencanaan nilai-nilai karakter, penerapannya melalui kegiatan pembelajaran dan budaya sekolah, serta evaluasi berkelanjutan. Lebih lanjut, keterlibatan guru, kepala sekolah, dan lingkungan sekolah secara signifikan memengaruhi perkembangan minat belajar, sikap positif, dan perilaku siswa. Pendidikan karakter yang dikelola dengan baik dapat meningkatkan motivasi intrinsik siswa, menumbuhkan disiplin, dan mendorong perilaku sosial yang positif. Dengan demikian, pengelolaan pendidikan karakter merupakan faktor penting dalam menciptakan lingkungan pendidikan yang tidak hanya berorientasi akademis tetapi juga menumbuhkan pengembangan kepribadian secara holistik.
Tantangan dan Solusi dalam Manajemen Pendidikan Karakter di Indonesia Muhammad Azmi Tanjung; Amelia Br Kaban; Yahra Sal Syabilla; Handoko Handoko
Jurnal Kualitas pendidikan (JKP) Vol 4 No 1 (2026)
Publisher : CV Edu Tech Jaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.65311/jkp.v4i1.1943

Abstract

Pendidikan karakter merupakan komponen esensial dalam sistem pendidikan nasional Indonesia yang bertujuan membentuk generasi muda berkarakter mulia sesuai nilai-nilai Pancasila. Namun, implementasinya dalam manajemen pendidikan menghadapi berbagai tantangan kompleks yang belum terpecahkan secara sistemik. Penelitian ini bertujuan mengidentifikasi tantangan utama dalam manajemen pendidikan karakter di Indonesia serta merumuskan solusi strategis yang dapat diterapkan oleh pemangku kepentingan pendidikan. Metode yang digunakan adalah kajian literatur sistematis dengan analisis terhadap 35 artikel ilmiah yang dipublikasikan pada jurnal nasional dan internasional dalam kurun waktu 2014–2024. Hasil penelitian menunjukkan empat tantangan utama, yaitu: (1) inkonsistensi implementasi antara kebijakan dan praktik di lapangan; (2) keterbatasan kompetensi guru dalam mengintegrasikan nilai karakter ke dalam pembelajaran; (3) lemahnya sinergi antara sekolah, keluarga, dan masyarakat; serta (4) minimnya evaluasi terukur terhadap capaian pendidikan karakter. Solusi yang dirumuskan meliputi penguatan pelatihan guru berbasis nilai karakter, pengembangan model evaluasi holistik, dan penguatan kemitraan tripusat pendidikan. Temuan ini diharapkan dapat menjadi acuan bagi pengambil kebijakan dalam merancang program manajemen pendidikan karakter yang lebih efektif dan berkelanjutan.