Angga Putra Tri Rezeki
Program Studi Magister (S2) Ilmu Administrasi Negara, Fakultas Ilmu Sosial, Universitas Negeri Padang, Jl. Prof. Dr. Hamka, Air Tawar Barat, Padang, Sumatera Barat, Indonesia, 25132

Published : 3 Documents Claim Missing Document
Claim Missing Document
Check
Articles

Found 3 Documents
Search

Akuntabilitas Pengelolaan Keuangan Daerah Pemerintah Kota Padang dalam Perspektif Good Governance Angga Putra Tri Rezeki; Aldri Frinaldi; Nora Eka Putri; Asnil
JOURNAL SAINS STUDENT RESEARCH Vol. 4 No. 3 (2026): Juni: Jurnal Sains Student Research
Publisher : CV. KAMPUS AKADEMIK PUBLISING

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.61722/jssr.v4i3.10730

Abstract

Penelitian ini bertujuan menganalisis akuntabilitas pengelolaan keuangan daerah Pemerintah Kota Padang dalam perspektif good governance. Akuntabilitas pengelolaan keuangan daerah merupakan salah satu unsur penting dalam mewujudkan tata kelola pemerintahan yang transparan, efektif, efisien, dan bertanggung jawab. Penelitian ini mengkaji akuntabilitas pengelolaan keuangan daerah dengan memperhatikan capaian kinerja fiskal, transparansi pengelolaan keuangan, efektivitas Sistem Pengendalian Internal Pemerintah (SPIP), audit sektor publik, kompetensi aparatur, pemanfaatan teknologi informasi, serta penerapan prinsip value for money. Penelitian menggunakan pendekatan kualitatif dengan metode deskriptif melalui studi dokumentasi dan studi kepustakaan. Data yang digunakan berupa data sekunder yang berasal dari laporan keuangan pemerintah daerah, laporan hasil pemeriksaan Badan Pemeriksa Keuangan Republik Indonesia, peraturan daerah, dokumen kinerja pemerintah daerah, serta berbagai publikasi ilmiah yang relevan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa akuntabilitas pengelolaan keuangan daerah Pemerintah Kota Padang berada pada kategori yang relatif baik. Hal tersebut ditunjukkan oleh keberhasilan mempertahankan opini Wajar Tanpa Pengecualian (WTP) selama dua belas tahun berturut-turut, tingginya realisasi pendapatan daerah, serta adanya penerapan transparansi, pengendalian internal, dan teknologi informasi dalam pengelolaan keuangan daerah. Namun demikian, dominasi belanja operasional dibandingkan belanja modal menunjukkan perlunya peningkatan efektivitas alokasi anggaran yang lebih berorientasi pada pembangunan dan pelayanan publik. Penelitian ini memberikan implikasi bahwa penguatan transparansi, SPIP, kompetensi aparatur, pemanfaatan teknologi informasi, serta penerapan prinsip value for money perlu terus ditingkatkan guna mewujudkan pengelolaan keuangan daerah yang semakin akuntabel dan mendukung peningkatan kualitas pelayanan publik.
Dinamika Kajian Birokrasi Pemerintahan Daerah di Indonesia dalam Reformasi Otonomi Daerah dan Kinerja Pelayanan Publik Angga Putra Tri Rezeki; Aldri Frinaldi; Hendra Naldi; Lince Magriasti
JOURNAL SAINS STUDENT RESEARCH Vol. 4 No. 3 (2026): Juni: Jurnal Sains Student Research
Publisher : CV. KAMPUS AKADEMIK PUBLISING

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.61722/jssr.v4i3.10949

Abstract

Penelitian ini membahas dinamika kajian birokrasi pemerintahan daerah di Indonesia dengan memetakan tema dominan, hubungan antarkata kunci, dan arah perkembangan kajian ilmiah. Birokrasi pemerintahan daerah memiliki peran strategis dalam pelaksanaan kebijakan publik, pengelolaan otonomi daerah, penguatan tata kelola pemerintahan, dan penyediaan pelayanan publik yang berhubungan langsung dengan masyarakat. Namun, kajian terdahulu mengenai topik ini masih tersebar dalam berbagai tema, seperti reformasi birokrasi, otonomi daerah, tata kelola, inovasi pelayanan publik, transformasi digital, integritas kelembagaan, dan kinerja birokrasi. Penelitian ini menggunakan metode deskriptif dengan pendekatan analisis bibliometrik. Artikel diperoleh melalui Publish or Perish dan diseleksi menggunakan alur PRISMA agar proses penyaringan berlangsung sistematis dan transparan. Dari 776 artikel awal, diperoleh 33 artikel yang relevan dan dianalisis menggunakan VOSviewer. Hasil penelitian menunjukkan bahwa kajian birokrasi pemerintahan daerah di Indonesia membentuk beberapa tema utama, yaitu kinerja birokrasi, reformasi birokrasi, otonomi daerah, tata kelola pemerintahan, inovasi pelayanan publik, relasi aktor, patologi birokrasi, dan integritas kelembagaan. Visualisasi menunjukkan bahwa kinerja birokrasi menjadi salah satu simpul terkuat, sedangkan reformasi birokrasi dan otonomi daerah memiliki hubungan erat dengan inovasi kebijakan, tata kelola, dan kesenjangan implementasi. Data resmi pemerintah turut memperkuat temuan bahwa kapasitas ASN, akuntabilitas kinerja, digitalisasi pelayanan, kepatuhan pelayanan publik, evaluasi pemerintahan daerah, dan integritas kelembagaan menjadi aspek penting dalam penguatan birokrasi daerah. Implikasi penelitian ini menunjukkan bahwa birokrasi pemerintahan daerah tidak dapat dipahami hanya sebagai struktur administratif, tetapi sebagai sistem pemerintahan yang menentukan efektivitas kebijakan dan kualitas pelayanan publik. Penguatan birokrasi daerah perlu dilakukan secara terpadu melalui reformasi kelembagaan, peningkatan kapasitas ASN, tata kelola kolaboratif, inovasi pelayanan publik, transformasi digital, evaluasi kinerja, dan penguatan integritas.
Peran Informasi Keberlanjutan dalam Green Marketing untuk Mendorong Transformasi Perilaku Konsumen Ega Febrian; Angga Putra Tri Rezeki; Hendri Gunawan; Wike Putri Meilia
JOURNAL SAINS STUDENT RESEARCH Vol. 4 No. 4 (2026): Agustus: Jurnal Sains Student Research
Publisher : CV. KAMPUS AKADEMIK PUBLISING

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.61722/jssr.v4i4.11003

Abstract

Penelitian ini membahas peran informasi keberlanjutan dalam green marketing untuk mendorong transformasi perilaku konsumen menuju konsumsi yang lebih bertanggung jawab. Kajian ini penting karena pola konsumsi masyarakat modern semakin berkaitan dengan tekanan lingkungan, seperti peningkatan penggunaan produk, kemasan sekali pakai, limbah rumah tangga, dan rendahnya pemahaman konsumen terhadap dampak lingkungan dari keputusan pembelian. Tujuan penelitian ini adalah menganalisis bagaimana informasi keberlanjutan dalam green marketing membentuk pengetahuan, sikap, kepercayaan, niat, dan perilaku konsumsi berkelanjutan. Penelitian ini menggunakan metode library research dengan pendekatan systematic literature review berbasis PRISMA. Data diperoleh dari artikel ilmiah yang terindeks Scopus dengan menggunakan kata kunci yang berkaitan dengan green marketing, sustainability information, eco-label, green trust, greenwashing, green consumer behavior, responsible consumption, dan SDG 12. Setelah melalui tahap identification, screening, eligibility, dan included, sebanyak 14 artikel ditetapkan sebagai sumber utama analisis. Data dianalisis menggunakan analisis tematik untuk menemukan pola konseptual dan hubungan antarhasil penelitian terdahulu. Hasil penelitian menunjukkan bahwa informasi keberlanjutan tidak hanya berfungsi sebagai pesan promosi, tetapi juga sebagai mekanisme edukatif dan persuasif yang membantu konsumen memahami dampak lingkungan dari keputusan konsumsi. Informasi keberlanjutan yang disampaikan melalui eco-label, sertifikasi lingkungan, klaim produk, informasi kemasan, komunikasi merek, dan laporan keberlanjutan dapat memperkuat pengetahuan, sikap positif, green trust, dan niat beli hijau. Namun, informasi yang tidak jelas, berlebihan, atau sulit diverifikasi dapat menimbulkan skeptisisme dan meningkatkan risiko greenwashing. Implikasi penelitian ini menegaskan pentingnya komunikasi green marketing yang transparan, kredibel, dan berbasis bukti bagi perusahaan, sekaligus pentingnya penguatan tata kelola informasi keberlanjutan oleh regulator untuk mendukung pencapaian SDG 12.