Asbi
Universitas Muhammadiyah Sumatera Utara

Published : 2 Documents Claim Missing Document
Claim Missing Document
Check
Articles

Found 2 Documents
Search

KESEHATAN MENTAL SELF-CARE SEBAGAI UPAYA PENGEMBANGAN PROFESIONALISME KONSELOR UNTUK MENCEGAH BURNOUT Mutiara Sri Yuni; Asbi; Wan Hanis Masfufah Al; Dhea Nurmaliza
JOURNAL SAINS STUDENT RESEARCH Vol. 4 No. 3 (2026): Juni: Jurnal Sains Student Research
Publisher : CV. KAMPUS AKADEMIK PUBLISING

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.61722/jssr.v4i3.10778

Abstract

Burnout adalah sindrom psikologis yang sering dialami tenaga kesehatan mental (termasuk konselor) akibat stres kerja berlebihan. Self-care atau perawatan diri adalah tindakan proaktif untuk menjaga kesehatan fisik dan mental yang diidentifikasi sebagai faktor protektif penting bagi konselor. Tujuan penelitian ini adalah menganalisis literatur terkait self-care dan profesionalisme konselor sebagai upaya mencegah burnout. Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif normatif melalui studi pustaka terhadap literatur klasik, jurnal ilmiah, pedoman profesi, dan studi kasus terkini. Hasil penelitian menunjukkan bahwa pengembangan aktivitas self-care secara sistematis (misalnya agenda bulanan, istirahat cukup, dukungan sosial, dan pelatihan rutin) berkorelasi dengan penurunan kelelahan emosional dan peningkatan kesejahteraan psikologis. Organisasi pendukung konselor perlu mengimplementasikan kebijakan pro-kesejahteraan, termasuk beban kerja seimbang dan supervisi yang fokus pada self-care. Implikasi praktis mencakup penyusunan modul pelatihan self-care dalam kurikulum pelatihan konselor, penggunaan skala pengukuran resmi (seperti Maslach Burnout Inventory dan ProQOL), serta penerapan program self-care terstruktur.
TRANSFORMASI PERAN GURU BK MENJADI MITRA SISWA: INOVASI TEKNOLOGI DAN PENGEMBANGAN KOMPETENSI DI ERA SOCIETY 5.0 Fitri Wahyuni Azmi; Asbi; Dwi Hairani; Naila Azzahra Lubis
JOURNAL SAINS STUDENT RESEARCH Vol. 4 No. 4 (2026): Agustus: Jurnal Sains Student Research
Publisher : CV. KAMPUS AKADEMIK PUBLISING

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.61722/jssr.v4i4.11121

Abstract

Era Society 5.0 menuntut transformasi mendasar dalam berbagai profesi, termasuk guru Bimbingan dan Konseling (BK). Artikel ini bertujuan mengkaji secara komprehensif bagaimana peran guru BK bertransformasi dari konselor tradisional menjadi mitra kolaboratif siswa melalui integrasi inovasi teknologi dan pengembangan kompetensi di era Society 5.0. Metode penelitian yang digunakan adalah literature review sistematis terhadap 42 artikel ilmiah dari basis data Scopus, Google Scholar, ERIC, dan jurnal nasional terakreditasi SINTA yang diterbitkan antara tahun 2018–2024. Hasil kajian menunjukkan bahwa transformasi peran guru BK mencakup tiga dimensi utama: (1) adopsi teknologi digital seperti aplikasi konseling berbasis AI, platform e-counseling, dan analitik data untuk deteksi dini permasalahan siswa; (2) reorientasi kompetensi dari pendekatan direktif menuju pendekatan kolaboratif-humanistik; dan (3) penguatan literasi digital dan kecerdasan emosional sebagai kompetensi inti abad ke-21. Temuan ini mengimplikasikan perlunya reformasi kurikulum pendidikan BK, pelatihan berkelanjutan bagi guru BK, serta kebijakan pendukung dari lembaga pendidikan untuk memfasilitasi transisi peran tersebut.