Claim Missing Document
Check
Articles

Found 2 Documents
Search

The Effect of Product Price and Product Quality on Purchase Intention with Consumer Satisfaction as a Mediating Variable at Rumah Literasi Gorontalo Syamsinah Syamsinah; Rahmatullah Lengato; Darman Darman
The Eastasouth Journal of Social Science and Humanities Vol. 3 No. 03 (2026): The Eastasouth Journal of Social Science and Humanities (ESSSH)
Publisher : Eastasouth Institute

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.58812/esssh.v3i03.1103

Abstract

This study aims to analyze the effect of product price and product quality on purchase intention with consumer satisfaction as a mediating variable among consumers of Rumah Literasi Gorontalo. This study is motivated by the importance of understanding the factors that influence consumer behavior in making purchases, particularly those related to price suitability, product quality, and the level of consumer satisfaction in shaping purchase intention. The research method used is a quantitative approach with an explanatory research design. The sampling technique used purposive sampling with the criterion that respondents were consumers who had purchased products at Rumah Literasi Gorontalo. Data were collected by distributing questionnaires using a Likert scale, and the data were then analyzed using the Structural Equation Modeling-Partial Least Square (SEM-PLS) method through the SmartPLS application. The results show that product price has a positive and significant effect on consumer satisfaction, with a T-Statistics value of 4,799 and a P-Values value of 0,000. Product quality also has a positive and significant effect on consumer satisfaction, with a T-Statistics value of 2,952 and a P-Values value of 0,003. In addition, product quality has a positive and significant effect on purchase intention, with a T-Statistics value of 2,852 and a P-Values value of 0,004. However, product price has no significant effect on purchase intention (T-Statistics 1,753; P-Values 0,080), and consumer satisfaction has no significant effect on purchase intention (T-Statistics 1,139; P-Values 0,255). The results of the indirect-effect test show that consumer satisfaction is unable to mediate the effect of product price or product quality on purchase intention. This study concludes that product quality is the factor that plays the strongest role in increasing the purchase intention of Rumah Literasi Gorontalo consumers, while consumer satisfaction has not been able to function as a mediating mechanism in this relationship. The results of this study provide practical implications for the management of Rumah Literasi Gorontalo to focus its strategy more on improving product quality and maintaining price suitability in accordance with the value received by consumers.
Penguatan Kapasitas Aparatur Desa Melalui Pelatihan Perilaku Organisasi dan Pelayanan Prima Syamsinah Syamsinah; Akmal Umar; Rahmatullah Lengato; Mohamad Rizky Pakaya; Nuraini Manenelu; Nurlaela Yusuf
Jurnal Pengabdian West Science Vol 5 No 07 (2026): Jurnal Pengabdian West Science
Publisher : Westscience Press

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.58812/jpws.v5i07.3757

Abstract

Peningkatan kualitas pelayanan publik di tingkat desa sangat dipengaruhi oleh kapasitas aparatur desa dalam menjalankan tugas pemerintahan dan pelayanan kepada masyarakat. Namun demikian, masih terdapat berbagai tantangan yang berkaitan dengan perilaku organisasi, komunikasi kerja, disiplin, profesionalisme, dan penerapan pelayanan prima yang dapat memengaruhi efektivitas pelayanan publik. Oleh karena itu, kegiatan pengabdian kepada masyarakat ini bertujuan untuk memperkuat kapasitas aparatur Desa Butu, Kecamatan Tilongkabila, Kabupaten Bone Bolango melalui pelatihan perilaku organisasi dan pelayanan prima. Metode pelaksanaan kegiatan menggunakan pendekatan partisipatif yang meliputi penyampaian materi, simulasi pelayanan, dan sesi tanya jawab. Materi yang diberikan mencakup perilaku organisasi, komunikasi organisasi, kerja sama tim, etika kerja, profesionalisme aparatur, serta prinsip-prinsip pelayanan prima yang berorientasi pada kepuasan masyarakat. Simulasi pelayanan dilakukan untuk memberikan pengalaman praktis kepada peserta dalam menerapkan standar pelayanan yang cepat, tepat, ramah, transparan, dan responsif terhadap kebutuhan masyarakat. Hasil kegiatan menunjukkan bahwa peserta mengikuti seluruh rangkaian kegiatan dengan antusias dan aktif berpartisipasi dalam diskusi maupun simulasi. Kegiatan ini berhasil meningkatkan pemahaman aparatur desa mengenai pentingnya perilaku organisasi dalam mendukung efektivitas kerja serta penerapan pelayanan prima dalam pelayanan publik. Selain itu, peserta memperoleh wawasan baru terkait komunikasi pelayanan, etika kerja, dan strategi membangun hubungan yang harmonis dengan masyarakat. Kegiatan ini memberikan kontribusi positif terhadap upaya peningkatan kualitas pelayanan publik desa melalui penguatan kompetensi dan perubahan perilaku aparatur. Oleh karena itu, diperlukan program pendampingan dan pelatihan berkelanjutan agar hasil yang diperoleh dapat diimplementasikan secara konsisten dalam penyelenggaraan pelayanan publik yang profesional