Claim Missing Document
Check
Articles

Found 3 Documents
Search

Pengaruh Kinerja Pelayanan Terhadap Pembentukan Public Trust Pada Instansi Publik (Studi Pada BPS Kota Palembang) Aulia Turrahmi; Efrilia Wanda Saputri; Selvi Ramawati; Tarisa Amelia Indriani; Rahma Diana Oktavia Ningsih; Atrika Iriani
Jurnal Ilmu Administrasi Negara Vol. 23 No. 1 (2026): Juni: Jurnal Ilmu Administrasi Negara
Publisher : Universitas Mbojo Bima

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.59050/jian.v23i1.476

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengkaji secara mendalam bagaimana peran kinerja pelayanan dalam membangun kepercayaan publik pada instansi pemerintah. Dalam memahami penelitian lebih lanjut, teori-teori yang digunakan dalam mendukung kedalaman analisis adalah Teori Perilaku Organisasi, Teori Kinerja Organisasi Publik, Teori Pelayanan Publik dan Teori Kepercayaan Publik. Penelitian ini menggunakan metode studi literatur dengan pendekatan kualitatif. Data yang digunakan dalam penelitian ini berasal dari sumber sekunder, seperti jurnal ilmiah, buku, laporan penelitian, serta dokumen resmi laporan kinerja BPS kota Palembang. Data yang telah dikumpulkan dianalisis secara kualitatif menggunakan teknik analisis isi (content analysis). Temuan penelitian ini adalah kinerja pelayanan berpengaruh terhadap pembentukan public trust di instansi publik BPS Kota Palembang. kinerja pelayanan akan memengaruhi kualitas pelayanan publik. kualitas pelayanan yang baik akan menciptakan customer satisifcation yaitu ketika kenyataan bertemu dengan harapan. Kondisi demikian membangun kepercayaan publik kepada instansi bahwa instansi memang kompeten dan mampu menjawab tuntutan pelayanan dari publik. Kata Kunci: Kinerja pelayanan, kualitas pelayanan, public trust, publik, BPS Kota Palembang
Desentralisasi dan Otonomi Daerah: Tantangan dan Peluang dalam Era Reformasi Selvi Ramawati; Rahma Diana Oktavia Ningsih; Aulia Turrahmi; Katriza Imania; Aji Pangestu
Jurnal Media Ilmu Volume 4 No. 2 Desember 2025
Publisher : LPPM Universitas Muhammadiyah Sumatera Barat

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31869/jmiu.v4i2.7457

Abstract

Era Reformasi menandai perubahan signifikan dalam sistem pemerintahan Indonesia melalui penerapan kebijakan desentralisasi dan otonomi daerah. Kebijakan ini bertujuan untuk mendekatkan pengambilan keputusan kepada masyarakat, memperkuat demokrasi lokal, serta meningkatkan kualitas administrasi publik dan kesejahteraan masyarakat. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis pengaruh desentralisasi pada era Reformasi terhadap dinamika politik lokal serta mengidentifikasi tantangan dan peluang penerapan otonomi daerah. Metode penelitian yang digunakan adalah studi literatur dengan menelaah berbagai sumber pustaka berupa artikel ilmiah, buku, dan dokumen kebijakan yang relevan. Hasil kajian menunjukkan bahwa desentralisasi mendorong peningkatan peran aktor politik lokal dan memperluas partisipasi ruang politik di tingkat daerah. Namun implementasinya masih dihadapkan pada berbagai permasalahan, antara lain menguatnya oligarki politik lokal, praktik politik uang dan patronase, keterbatasan kapasitas kelembagaan, serta lemahnya sistem pengawasan dan akuntabilitas. Di sisi lain, otonomi daerah juga membuka peluang bagi daerah untuk mengembangkan inovasi pelayanan publik, mengoptimalkan potensi dan identitas lokal, serta memperkuat hubungan antara pemerintah dan masyarakat. Oleh karena itu, keberhasilan desentralisasi sangat bergantung pada penguatan institusi pemerintahan daerah, kepemimpinan yang berintegritas, dan koordinasi yang efektif antara pemerintah pusat dan daerah.Kata Kunci: Desentralisasi; Otonomi Daerah; Era Reformasi; Dinamika Politik Lokal; Administrasi Publik
PENGINTEGRASIAN PROGRAM JAMINAN SOSIAL KELUARGA TERHADAP MARAKNYA PENGAMEN ANAK-ANAK DI SIMPANG 4 CHARITAS KOTA PALEMBANG Yuni Antika; Aulia Turrahmi; Suryani Damayanti
GOVERNANCE: Jurnal Ilmiah Kajian Politik Lokal dan Pembangunan Vol. 13 No. 6 (2026): 2026 Juni
Publisher : Lembaga Kajian Ilmu Sosial dan Politik (LKISPOL)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.56015/gjikplp.v13i6.939

Abstract

The phenomenon of increasing numbers of child street performers at the Charitas intersection in Palembang reflects social issues closely related to family poverty, low levels of education, and weak child protection. This study aims to analyze the root causes that drive children onto the streets and formulate family-based policy recommendations through the integration of social security. The method used is a descriptive qualitative approach with field observation techniques, interviews with five street children, and a documentation study of regulations and previous research. The results of the study show that family economic factors are the dominant cause, characterized by large family size, unstable income, limited access to education, and the potential for exploitation by adults. The resulting impacts include dropping out of school, loss of growth and development opportunities, and the perpetuation of intergenerational poverty. These findings indicate that the policies that have been implemented so far, such as raids and temporary guidance, have not addressed the root of the problem. The conclusion of this study emphasizes the importance of integrated and sustainable interventions through the strengthening of social security, family assistance, and the restoration of access to education. The main recommendation is the integration of assistance programs such as PKH, KIP, KIS, and social assistance to ensure that children return to school and families receive adequate economic support in an effort to break the cycle of poverty.