Claim Missing Document
Check
Articles

Found 2 Documents
Search

PEMBERDAYAAN MASYARAKAT DESA PARE MAS MELALUI INOVASI PENGOLAHAN KERUPUK BERBASIS LIMBAH CANGKANG KEPITING Nova Febrianti; Wahyu Fitri Maharani; Rangga Febrian; Alifia Najwa Iksal Rizqita; Rion Farmaditya; Muhammad Haikal Avilla Qalbi; Ahmad Agha Iqshan; Saptono Waspodo; Sadikin Amir; Rhojim Wahyudi
Indonesian Journal of Fisheries Community Empowerment Vol 6 No 2 (2026): Jurnal Pengabdian Perikanan Indonesia
Publisher : Program Studi Budidaya Perairan Universitas Mataram

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.29303/jppi.v6i2.10619

Abstract

Desa Pare Mas, Kecamatan Jerowaru, Kabupaten Lombok Timur merupakan kawasan pesisir yang memiliki potensi sumber daya perikanan yang cukup besar. Tingginya aktivitas perikanan di wilayah tersebut menghasilkan limbah cangkang kepiting yang belum dimanfaatkan secara optimal dan berpotensi menimbulkan pencemaran lingkungan. Kegiatan pengabdian ini bertujuan untuk meningkatkan pengetahuan dan keterampilan masyarakat dalam memanfaatkan limbah cangkang kepiting menjadi produk pangan bernilai ekonomi berupa kerupuk. Kegiatan dilaksanakan pada tanggal 18 April 2026 melalui metode pelatihan dan praktik langsung yang meliputi tahapan pengadonan, pengukusan, pemotongan, penjemuran, penggorengan, dan pengemasan produk. Sasaran kegiatan adalah masyarakat Desa Pare Mas, khususnya kelompok ibu rumah tangga dan pelaku usaha kecil. Hasil kegiatan menunjukkan adanya peningkatan pemahaman masyarakat mengenai pemanfaatan limbah hasil perikanan sebagai produk bernilai tambah. Masyarakat mampu mengikuti seluruh tahapan pembuatan kerupuk cangkang kepiting dan memahami peluang pengembangannya sebagai usaha rumah tangga berbasis potensi lokal. Selain memberikan keterampilan baru, kegiatan ini juga meningkatkan kesadaran masyarakat terhadap pentingnya pengelolaan limbah perikanan yang ramah lingkungan. Produk kerupuk yang
PENANAMAN MANGROVE BERBASIS PARTISIPASI MASYARAKAT SEBAGAI UPAYA KONSERVASI EKOSISTEM PESISIR DI DESA PARE MAS, LOMBOK TIMUR Nova Febrianti; Rangga Febrian; Wahyu Fitri Maharani; Alifia Najwa Iksal Rizqita; Rion Farmaditya; Muhammad Haikal Avilla Qalbi; Ahmad Agha Iqshan; Saptono Waspodo; Sadikin Amir
Indonesian Journal of Fisheries Community Empowerment Vol 6 No 2 (2026): Jurnal Pengabdian Perikanan Indonesia
Publisher : Program Studi Budidaya Perairan Universitas Mataram

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.29303/jppi.v6i2.10621

Abstract

Ekosistem mangrove merupakan salah satu sumber daya pesisir yang memiliki peran penting dalam menjaga keseimbangan lingkungan, melindungi wilayah pantai dari abrasi, serta mendukung keberlangsungan berbagai biota perairan. Desa Pare Mas, Kecamatan Jerowaru, Kabupaten Lombok Timur merupakan kawasan pesisir yang memiliki potensi mangrove cukup besar dan dikembangkan sebagai kawasan ekowisata berbasis konservasi. Namun, keberlanjutan ekosistem mangrove memerlukan keterlibatan aktif masyarakat dalam upaya pelestarian dan rehabilitasi kawasan pesisir. Kegiatan pengabdian kepada masyarakat ini bertujuan untuk meningkatkan kesadaran masyarakat mengenai pentingnya pelestarian mangrove sekaligus mendukung rehabilitasi ekosistem pesisir melalui kegiatan penanaman mangrove. Kegiatan dilaksanakan pada tanggal 6 Juni 2026 di Desa Pare Mas dengan metode sosialisasi, demonstrasi, praktik penanaman, dan evaluasi partisipatif. Bahan yang digunakan berupa bibit mangrove Rhizophora mucronata, bambu, dan tali rafia. Hasil kegiatan menunjukkan bahwa masyarakat memiliki antusiasme dan partisipasi yang tinggi selama proses sosialisasi maupun penanaman. Kegiatan ini juga meningkatkan pemahaman masyarakat mengenai fungsi ekologis mangrove sebagai pelindung pantai, habitat biota perairan, serta pendukung keberlanjutan sumber daya pesisir. Selain itu, penanaman mangrove memberikan kontribusi terhadap upaya rehabilitasi kawasan pesisir dan mendukung pengembangan ekowisata berbasis konservasi di Desa Pare Mas. Dengan demikian, kegiatan penanaman mangrove berbasis partisipasi masyarakat dapat menjadi salah satu pendekatan yang efektif dalam meningkatkan kesadaran lingkungan sekaligus mendukung konservasi dan pengelolaan sumber daya pesisir secara berkelanjutan.