Saifudin Zuhri
Sekolah Tinggi Ilmu Ekonomi SBI

Published : 2 Documents Claim Missing Document
Claim Missing Document
Check
Articles

Found 2 Documents
Search

PERBEDAAN KINERJA MARKETING UMKM KONVENSIONAL DAN UMKM GO DIGITAL Lucia Ika Fitriastuti; Yohannes Vemberi; Arief Dermawan; Saifudin Zuhri
Kajian Ekonomi dan Bisnis Vol. 20 No. 2 (2025)
Publisher : Sekolah Tinggi Ilmu Ekonomi SBI

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.51277/keb.v20i2.285

Abstract

MSMEs play a significant role in developing the national economy. The large number of MSMEs indicates that some still employ conventional marketing strategies, while others have gone digital. The purpose of this study is to quantitatively determine whether there are differences in marketing performance between conventional MSMEs and those that have gone digital, particularly in Daerah Istimewa Yogyakarta. This study utilized primary data obtained from a survey of 100 MSMEs in Daerah Istimewa Yogyakarta. The data analysis technique used was quantitative descriptive analysis with the nonparametric Mann-Whitney U test. The results indicate a difference in marketing performance between conventional MSMEs and those that have gone digital. This study recommends that conventional MSMEs employ alternative strategies to improve their marketing performance, such as developing digital marketing strategies or utilizing e-marketing.
MOTIVASI BISNIS DAN STRATEGI ADAPTASI KOMUNITAS MADURA DALAM FENOMENA WARUNG KELONTONG DI DAERAH ISTIMEWA YOGYAKARTA Saifudin Zuhri; Lucia Ika Fitriastuti; Vetriana Agustiningrum; Syaiko Rosyidi; Christina Dini Ika Handayani
Kajian Ekonomi dan Bisnis Vol. 20 No. 2 (2025)
Publisher : Sekolah Tinggi Ilmu Ekonomi SBI

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.51277/keb.v20i2.291

Abstract

Tujuan penelitian ini untuk menganalisis motivasi bisnis orang asal Madura yang mendirikan usaha warung kelontong di Daerah Istimewa Yogyakarta. Selama ini khazanah kajian terhadap kewirausahaan orang Madura didominasi analisis yang mendeskripsikan perilaku bisnis melalui narasi etos kerja dan karakter budaya yang bersifat esensialistik. Dominasi pendekatan tersebut akan dikritisi dalam penelitian ini dengan menggunakan perspektif kewirausahaan etnis dan konsep ekonomi tertanam (embedded economy). Metode penelitian yang digunakan adalah kualitatif dengan pendekatan etnografi melalui observasi partisipatif dan wawancara mendalam. Penelitian ini menghasilkan temuan bahwa orang Madura dalam berbisnis tidak hanya dimotivasi oleh kebutuhan ekonomi, tetapi juga dipengaruhi oleh nilai-nilai dasar yang melekat dalam identitas, kultur, dan sistem sosialnya, seperti harga diri, tanggung jawab keluarga, pengalaman migrasi, serta jaringan sosial sesama perantau. Fenomena kehadiran usaha warung kelontong Madura di tengah determinasi waralaba modern maupun masyarakat lokal Yogyakarta bermakna sebagai strategi bisnis, kemampuan adaptasi ekonomi, namun juga sekaligus menjadi arena reproduksi identitas dan solidaritas sosial. Temuan penelitian ini memberi kontribusi pengkayaan khazanah kajian manajemen sumber daya manusia untuk konteks UMKM dengan memperkenalkan konsep embedded motivation sebagai pendekatan konseptual dalam memahami manajemen SDM yang bergerak dalam ranah kewirausahaan etnis.