Claim Missing Document
Check
Articles

Found 4 Documents
Search

Pengembangan dan Standarisasi Instrumen Berpikir Kritis Matematis dan Self-Confidence Siswa Gharitza Zahira Shofa; Flavia Aurelia Hidajat; Mimi Nur Hajizah; Pinta Deniyanti Sampoerno
JagoMIPA: Jurnal Pendidikan Matematika dan IPA Vol. 6 No. 2 (2026): JagoMIPA: Jurnal Pendidikan Matematika dan IPA
Publisher : Yayasan Pendidikan Bima Berilmu

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.53299/jagomipa.v6i2.4667

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan hasil standarisasi instrumen tes kemampuan berpikir kritis dan skala self-confidence siswa pada materi persamaan garis lurus kelas VIII. Metode penelitian yang digunakan adalah deskriptif dengan pendekatan kuantitatif, melibatkan sampel sebanyak 31 responden di SMP swasta Bekasi. Prosedur penelitian mencakup validasi kualitatif melalui expert judgment oleh tiga akademisi dan validasi kuantitatif melalui uji coba empiris. Hasil validasi isi menggunakan koefisien Aiken’s V menunjukkan nilai antara  untuk instrumen tes dan  untuk instrumen non-tes, yang mengategorikan keduanya dalam klasifikasi sangat valid. Berdasarkan uji validitas empiris, seluruh butir soal tes (8 butir) dan angket (15 butir) dinyatakan valid dengan nilai . Pengujian reliabilitas menggunakan Cronbach's Alpha menghasilkan nilai  untuk instrumen tes dan  untuk instrumen non-tes, yang menunjukkan tingkat konsistensi tinggi. Simpulan dari penelitian ini adalah instrumen kemampuan berpikir kritis dan self-confidence yang dikembangkan telah memenuhi syarat validitas dan reliabilitas yang ketat, sehingga layak digunakan sebagai perangkat evaluasi yang akurat dalam pembelajaran matematika untuk meminimalkan bias pengukuran dan memastikan ketepatan alat ukur.
Systematic Literature Review: Kemampuan Komunikasi Matematis pada Pembelajaran Matematika Peserta Didik Gharitza Zahira Shofa; Meiliasari Meiliasari; Wardani Rahayu
EDUKATIF : JURNAL ILMU PENDIDIKAN Vol 7, No 6 (2025): Desember
Publisher : Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/edukatif.v7i6.8683

Abstract

Kemampuan komunikasi matematis merupakan kompetensi yang diperlukan peserta didik untuk memahami, menginterpretasikan, dan menyampaikan gagasan matematis secara tepat dalam proses pembelajaran. Penelitian ini bertujuan untuk mengidentifikasi pengertian, jenis, dan indikator kemampuan komunikasi matematis melalui kajian literatur sistematis. Kajian ini dilakukan untuk mengisi kekosongan pemetaan indikator komunikasi matematis yang komprehensif berdasarkan publikasi nasional dan internasional terbaru. Metode penelitian menggunakan Systematic Literature Review dengan model PRISMA melalui tahap identifikasi, penyaringan, kelayakan, dan inklusi terhadap artikel yang diperoleh dari Google Scholar dan DOAJ sesuai kriteria yang ditetapkan. Hasil analisis terhadap 15 artikel menunjukkan bahwa kemampuan komunikasi matematis meliputi komunikasi tertulis, lisan, dan visual, yang mendukung peserta didik dalam mengekspresikan serta menafsirkan ide melalui bahasa, simbol, tabel, diagram, dan representasi matematis lainnya. Indikator komunikasi tertulis mencakup pengungkapan ide, pemodelan situasi nyata, dan evaluasi ide secara tertulis; indikator lisan meliputi penjelasan verbal, respons terhadap pertanyaan, dan presentasi solusi; sedangkan komunikasi visual mencakup interpretasi dan penyajian representasi grafis. Temuan ini memberikan landasan bagi pendidik dalam merancang strategi pembelajaran yang dapat meningkatkan kemampuan komunikasi matematis peserta didik
Systematic Literature Review: Geogebra Pada Model Creative Problem Solving (CPS) dalam Pembelajaran Matematika Gharitza Zahira Shofa; Wardani Rahayu
Jurnal Cendekia : Jurnal Pendidikan Matematika Vol 10 No 1 (2025): Jurnal Cendekia: Jurnal Pendidikan Matematika Volume 10 Nomor 1
Publisher : Mathematics Education Study Program

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/cendekia.v10i1.4760

Abstract

Pengembangan kemampuan berpikir tingkat tinggi siswa, seperti pemecahan masalah, berpikir kreatif, dan minat belajar, masih menjadi tantangan utama dalam pembelajaran matematika. Model Creative Problem Solving (CPS) dan penggunaan GeoGebra sebagai perangkat lunak matematika dinamis telah banyak diteliti secara terpisah, namun kajian yang mengintegrasikan keduanya secara sistematis masih terbatas. Penelitian ini bertujuan untuk mengkaji secara sistematis karakteristik serta dampak integrasi GeoGebra dalam model CPS pada pembelajaran matematika. Penelitian ini menggunakan metode Systematic Literature Review (SLR) dengan protokol PRISMA. Artikel diperoleh melalui pencarian pada basis data Google Scholar dan diseleksi melalui tahap identifikasi, penyaringan, kelayakan, dan inklusi. Sebanyak 10 artikel jurnal nasional terbitan tahun 2018–2025 dipilih sebagai sumber data. Hasil kajian menunjukkan bahwa integrasi GeoGebra dalam CPS dominan diterapkan pada jenjang pendidikan menengah dengan fokus utama pada materi geometri dan fungsi. GeoGebra dimanfaatkan sebagai media visualisasi dan eksplorasi interaktif yang mendukung tahap klarifikasi masalah, pengungkapan ide, evaluasi, dan implementasi dalam CPS. Dari sisi dampak pembelajaran, CPS berbantuan GeoGebra secara konsisten meningkatkan kemampuan kognitif siswa, meliputi pemecahan masalah, berpikir kreatif, generalisasi, berpikir kritis, komunikasi matematis, dan pemahaman konsep. Dampak terhadap kemampuan afektif, seperti minat belajar, aktivitas belajar, dan daya juang siswa, juga teridentifikasi meskipun masih terbatas. Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa integrasi GeoGebra dalam CPS berpotensi kuat untuk dikembangkan lebih lanjut, khususnya pada materi non-visual dan jenjang sekolah dasar.
Straight-Linear Equation Learning Design Through Problem Based Learning to Stimulate Junior High School Students' Critical Thinking Skills Gharitza Zahira Shofa; Tian Abdul Aziz; Lukman El Hakim
Mathline : Jurnal Matematika dan Pendidikan Matematika Vol. 11 No. 3 (2026): Mathline : Jurnal Matematika dan Pendidikan Matematika
Publisher : Universitas Wiralodra

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31943/mathline.v11i3.1170

Abstract

A preliminary study in a junior high school revealed that students mathematical critical thinking skills in linear equations remain low, marked by learning barriers dominated by concrete-arithmetic reasoning. This study aims to develop a draft instructional design based on Problem-Based Learning (PBL) specifically formulated to stimulate the four indicators of Facione’s critical thinking framework regarding the concept of pure slope. The method used was instructional design research based on the Instructional Development Model (IDM) by Suparman and was limited to the stage of designing the initial draft product. This design was integrated with the “Future Savings” financial context within the worksheets. The results showed that each designed PBL syntax successfully mapped activities that stimulated critical thinking in a systematic manner. The “interpretation” indicator was triggered through problem orientation; “analysis” through the organization of tabular data; a combination of “analysis” and “evaluation” through the investigation of the  ratio in graphs; “inference” through the formal derivation of the gradient value (m); and “evaluation” through visual challenge questions. The study concludes with an initial draft of instructional design designed to serve as a theoretical basis for bridging students’ transition toward formal algebraic reasoning.