Claim Missing Document
Check
Articles

Found 3 Documents
Search

KLASIFIKASI PENGUKURAN UTANG PEMERINTAH DAERAH DALAM UPAYA MENINGKATKAN KEMANDIRIAN KEUANGAN PEMERINTAH DAERAH KOTA BINJAI Uchi Lilla Qadri
Jurnal Abdi Ilmu Vol 13 No 2 (2020): JURNAL ILMIAH ABDI ILMU
Publisher : UNIVERSITAS PEMBANGUNAN PANCA BUDI

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui efek klasifikasi yang (Pertumbuhan Utang Publik, Rasio Utang Kapita, Rasio Utang Ekuitas, Aset Modal Rasio Utang, Rasio Utang Daerah, Rasio Utang Pendapatan Daerah, Rasio Utang Pendapatan Domestik Regional Bruto, Rasio Utang Penerimaan Pajak Daerah, Rasio Utang Pendapatan Daerah, dan Rasio Utang Pendapatan Daerah) yang berpengaruh dengan relevan dengan kemandirian daerah. Penelitian ini menggunakan metode deskriptif. Objek penelitian adalah laporan keuangan dari 2010 sampai 2016. Data aplikasi menggunakan SPSS versi 23.0. analisis data menggunakan analisis faktor konfirmasi dan Multiple Linear Regression.. Pengumpulan data mendapatkan dari pengamatan dan mengunduh laporan keuangan dari situs yang tersedia. Hasil penelitian menunjukkan bahwa Rasio Utang Pendapatan Domestik Regional Bruto, Rasio Utang Pendapatan Daerah dan Pertumbuhan Utang Publik tidak berpengaruh dengan Kemandirian Keuangan Daerah.
Pelatihan Akuntansi Keuangan Guna Meningkatkan Literasi Keuangan Kelompok UMKM di Kabupaten Serdang Bedagai Tiara Reizsa Adhitya; Astuti; Uchi Lilla Qadri; Wisnu Rayhan Adhitya
PADMA Vol 6 No 1 (2026): JURNAL PENGABDIAN KEPADA MASYARAKAT (PADMA)
Publisher : LPPM Politeknik Piksi Ganesha

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.56689/padma.v6i1.2904

Abstract

UMKM development in Serdang Bedagai Regency is still constrained by weak financial governance and the mixing of personal and business funds. This community service program aimed to improve UMKM capacity through basic accounting training and strengthening financial literacy. The implementation method involved coordination with local government agencies, partner needs mapping, interactive workshops on bookkeeping and profit-loss analysis, and post-activity evaluation. The evaluation results showed a significant improvement in financial understanding, with 98% of participants providing positive feedback regarding the usefulness of the material and mentoring satisfaction. This program succeeded in equipping UMKM owners with healthy, transparent, and accountable financial governance instruments to support their business sustainability and independence.
Edukasi Interaktif sebagai Langkah Peningkatan Literasi Keuangan pada Anak Usia Sekolah Dasar Ayulita Ramadhani; Uchi Lilla Qadri; Astuti Astuti; Tiara Reizsa Adhitya; Hashfi Siregar
Dedikasi Sains dan Teknologi (DST) Vol. 5 No. 2 (2025): Artikel Pengabdian Nopember 2025
Publisher : Information Technology and Science (ITScience)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.47709/dst.v5i2.7037

Abstract

Literasi keuangan merupakan keterampilan dasar yang harus ditanamkan sejak usia dini untuk menumbuhkan perilaku keuangan yang sehat di masa depan. Namun, survei menunjukkan bahwa literasi keuangan di kalangan anak-anak Indonesia masih rendah, sehingga diperlukan intervensi pendidikan di tingkat sekolah dasar. Program layanan masyarakat ini bertujuan untuk meningkatkan literasi keuangan di kalangan siswa SDIT Swasta An-Naas di Binjai melalui pendekatan pembelajaran interaktif partisipatif. Metode yang digunakan meliputi persiapan, pelaksanaan empat sesi pembelajaran interaktif, pemantauan dan evaluasi, serta tindak lanjut melalui pengembangan modul pembelajaran sederhana. Program ini melibatkan 60 siswa dari kelas 4 dan 5, dengan menggunakan media pembelajaran seperti video animasi, kartu flash, peran permainan “belanja cerdas,” dan simulasi pasar mini. Hasil menunjukkan peningkatan signifikan dalam nilai rata-rata siswa dari 56,2 (pra-tes) menjadi 82,4 (pasca-tes), dengan peningkatan terbesar pada keterampilan pengelolaan uang. Selain itu, siswa menunjukkan antusiasme tinggi dan partisipasi aktif dalam setiap sesi. Kesimpulannya, pendekatan pendidikan interaktif terbukti efektif dalam meningkatkan literasi keuangan siswa sekolah dasar dan dapat direplikasi di sekolah lain dengan penekanan pada literasi keuangan digital dan Islam.