Claim Missing Document
Check
Articles

Found 3 Documents
Search

Penyuluhan Hubungan Obat dan Sistem Tubuh Manusia bagi Kader Kesehatan di Posyandu Kelurahan Maleer Meiti Rosmiati; Neneng Yuniarty; Ida Wati; Al Fira Putriyanti; Abdul Qudus
PADMA Vol 3 No 1 (2023): JURNAL PENGABDIAN KEPADA MASYARAKAT (PADMA)
Publisher : LPPM Politeknik Piksi Ganesha

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.56689/padma.v3i1.2917

Abstract

Kader kesehatan memiliki peran penting dalam memberikan informasi kesehatan kepada masyarakat, khususnya terkait penggunaan obat yang benar. Namun, masih banyak kader yang memiliki pengetahuan terbatas mengenai hubungan obat dengan sistem organ tubuh manusia. Kegiatan pengabdian kepada masyarakat ini bertujuan untuk meningkatkan pengetahuan kader kesehatan mengenai hubungan obat dan sistem tubuh manusia. Kegiatan dilaksanakan di Posyandu Kelurahan Maleer Kota Bandung dengan melibatkan 25 kader kesehatan. Metode yang digunakan meliputi penyuluhan melalui ceramah, diskusi interaktif, serta evaluasi menggunakan pre-test dan post-test. Hasil kegiatan menunjukkan adanya peningkatan pengetahuan kader setelah mengikuti penyuluhan. Nilai rata-rata pengetahuan peserta sebelum kegiatan sebesar 60% dan meningkat menjadi 85% setelah kegiatan. Hasil ini menunjukkan bahwa penyuluhan kesehatan efektif dalam meningkatkan pemahaman kader mengenai penggunaan obat dan kaitannya dengan sistem tubuh manusia. Diharapkan kader kesehatan dapat menyebarkan informasi tersebut kepada masyarakat sehingga penggunaan obat menjadi lebih rasional.
Edukasi Kepatuhan Minum Obat pada Pasien Penyakit Kronis di Klinik Prima Husada Rida Emelia; Moh. Rizky Adriansyah; Al Fira Putriyanti; Dewi Wulantresna; Ramdhan Gunawan
PADMA Vol 4 No 1 (2024): JURNAL PENGABDIAN KEPADA MASYARAKAT (PADMA)
Publisher : LPPM Politeknik Piksi Ganesha

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.56689/padma.v4i1.2918

Abstract

Kader Kepatuhan minum obat merupakan faktor penting dalam keberhasilan terapi pada pasien penyakit kronis. Namun, masih banyak pasien yang belum patuh dalam menjalani pengobatan akibat kurangnya pengetahuan dan kesadaran. Kegiatan pengabdian kepada masyarakat ini bertujuan untuk meningkatkan kepatuhan minum obat pada pasien penyakit kronis melalui edukasi di Klinik Prima Husada. Kegiatan ini melibatkan 28 pasien dengan penyakit kronis seperti hipertensi dan diabetes mellitus. Metode yang digunakan adalah penyuluhan, diskusi, serta evaluasi melalui pre-test dan post-test. Hasil menunjukkan adanya peningkatan pengetahuan dan kesadaran pasien, dengan nilai rata-rata meningkat dari 65% sebelum edukasi menjadi 88% setelah edukasi. Kegiatan ini menunjukkan bahwa edukasi kesehatan efektif dalam meningkatkan kepatuhan minum obat dan mendukung keberhasilan terapi pasien.
Edukasi Penggunaan Obat Berbasis Kondisi Kesehatan Individu melalui Media Digital di Klinik Prima Husada Moh. Rizky Adriansyah; Al Fira Putriyanti; Irda Sari; Nadia Rizki Pratami; Safira Wulandari; Heni Kurnia Ningsih; Siti Sofi Dzakia Alawiah
PADMA Vol 5 No 1 (2025): JURNAL PENGABDIAN KEPADA MASYARAKAT (PADMA)
Publisher : LPPM Politeknik Piksi Ganesha

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.56689/padma.v5i1.2923

Abstract

Penggunaan obat yang tidak sesuai dengan kondisi kesehatan individu dapat menimbulkan kesalahan penggunaan obat (medication error) dan menurunkan efektivitas terapi. Edukasi berbasis digital menjadi salah satu solusi untuk meningkatkan akses informasi kesehatan yang akurat dan mudah dipahami masyarakat. Kegiatan Pengabdian kepada Masyarakat (PkM) ini bertujuan untuk meningkatkan pengetahuan dan pemahaman pasien mengenai penggunaan obat yang tepat berdasarkan kondisi kesehatan individu melalui media digital di Klinik Prima Husada. Metode yang digunakan meliputi pre-test, edukasi melalui video dan e-book, diskusi interaktif, serta post-test. Peserta kegiatan sebanyak 25 orang pasien. Hasil menunjukkan peningkatan pengetahuan dari rata-rata pre-test 58,4% menjadi post-test 87,6%, serta peningkatan pemahaman penggunaan obat sebesar 66%. Kegiatan ini efektif dalam meningkatkan literasi kesehatan masyarakat berbasis digital.